MENU BUAH APEL UNTUK MENCEGAH MALNUTRISI Apple Menu To Prevent Malnutrition

Moc. Agus Krisno B, Regina Septiningsih

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318

Abstract

Nutrition is one of the major determinants of the quality of human resources. Malnutrition is a condition caused by individual nutrient deficiencies or excess intake of energy, protein, or certain nutrients that have an impact on changes in body composition and organ function. Recent developments suggest that malnutrition is dominated by the more nutrients (over nutrition) exceeds the need for nutrients.

In the development of human need nutrients such as carbohydrates, fats, proteins, vitamins, and minerals in specific amounts. Advantages and disadvantages of the consumption of these nutrients in the long run will interfere with human health. Many factors that cause malnutrition, among which food consumption, food production, the state of infection, the influence of cultural, socioeconomic factors, as well as health and education services.

To prevent malnutrition are many ways you can do, one of which is to create a diet of apples.

 

Keyword: malnutrition, factors that cause malnutrition, to create a diet of apples

 

Abstrak

            Gizi merupakan salah satu faktor penentu utama kualitas sumber daya manusia. Malnutrisi adalah keadaan gizi individu akibat kekurangan maupun kelebihan asupan energi, protein, atau zat gizi tertentu yang berdampak pada perubahan komposisi tubuh dan fungsi organ. Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa  malnutrisi didominasi oleh nutrisi lebih (over nutrition) melebihi kebutuhan akan zat gizi.

Dalam perkembangannya manusia membutuhkan zat gizi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah tertentu. Kelebihan dan kekurangan konsumsi zat gizi tersebut dalam jangka panjang akan mengganggu kesehatan manusia. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya malnutrisi, diantaranya yaitu konsumsi makanan, produksi pangan, keadaan infeksi, pengaruh budaya, faktor sosial ekonomi, serta pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Untuk mencegah terjadinya malnutrisi banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu dengan membuat menu makanan dari buah apel.

 PENDAHULUAN

Malnutrisi adalah keadaan gizi individu akibat kekurangan maupun kelebihan asupan energi, protein, atau zat gizi tertentu yang berdampak pada perubahan komposisi tubuh dan fungsi organ.

Malnutrisi merupakan masalah yang cukup menjadi perhatian di semua kalangan baik masyarakat, pemerintah, bahkan dari kalangan internasional.

Di Indonesia, angka kebutuhan energi untuk kelompok umur 0-6 bulan adalah 550 kkal/hari. Kelompok umur 7-12 bulan 650 kkal/hari.  Kelompok umur 1-3 tahun 1000 kkal/hari, dan  kelompok umur 4-6 tahun 1550 kkal/hari.

Jika konsumsi gizi makanan pada seseorang tidak seimbang dengan kebutuhan tubuhnya maka akan terjadi kesalahan gizi atau malnutrition. Malnutrisi ini mencakup kelebihan gizi yang disebut dengan gizi lebih atau overnutrition dan kekurangan gizi yang disebut dengan gizi kurang atau undernutrition.

Penyakit kurang gizi banyak ditemukan pada masyarakat terutama pada anak-anak. Anak-anak mudah sekali terkena penyakit kekurangan gizi yang disebabkan karena kekurangan makanan misalnya marasmus, kwashiorkor, busung lapar, beri-beri, dan lain sebagainya. Sedangkan penyakit gizi yang disebabkan karena kelebihan makanan yaitu obesitas, diabetes mellitus, dan lain sebagainya.

Macam–macam Penyakit Malnutrisi

Penyakit malnutrisi dibedakan menjadi dua macam yaitu 1) Penyakit gizi lebih (overnutrition) contohnya yaitu obesitas yaitu konsumsi kalori yang berlebih dibandingkan dengan kebutuhan atau pemakaian energi, diabetes mellitus yaitu obesitas dan tekanan darah yang tinggi, jantung koroner yaitu penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah jantung, stroke, kanker paru-paru,   dan lain sebagainya. 2) Penyakit gizi kurang (undernutrition) contohnya yaitu kwashiorkor yaitu penyakit yang disebabkan karena kekurangan kalori dan protein, marasmus yaitu penyakit yang disebabkan karena kekurangan kalori, dan busung lapar yaitu penyakit yang disebabkan karena kekurangan protein.

Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Malnutrisi

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya malnutrisi, antara lain: a) Konsumsi makanan. Konsumsi makanan secara langsung sangat berpengaruh pada tercukupinya kebutuhan asupan gizi bagi tubuh. b) Produksi pangan. Produksi pangan merupakan suatu penyediaan pangan bagi keluarga. Produksi pangan dapat dilakukan dengan cara membeli atau memproduksi sendiri. c) Keadaan infeksi. Ada hubungan erat antara infeksi (virus, bakteri, parasit) dengan malnutrisi. Ada interaksi yang kuat antara penyakit infeksi dengan malnutrisi. Infeksi akan mempengaruhi status gizi dan mempercepat malnutrisi. Mekanismenyapun bermacam-macam dapat secara sendiri-sendiri maupun secara bersamaan seperti penurunan asupan gizi akibat kurangnya nafsu makan, menurunnya absorbsi, pengurangan makan pada saat sakit, peningkatan kehilangan cairan atau zat gizi akibat muntah-muntah dan diare, meningkatnya kebutuhan baik dari kebutuhan akibat sakit dan parasit yang ada didalam tubuh (Scrimshaw et al 1995). d) Pengaruh budaya. Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam pengaruh budaya antara lain sikap terhadap makanan, produksi pangan, dan penyebab penyakit.  Konsumsi makanan yang rendah dapat disebabkan dengan adanya penyakit terutama penyakit saluran pencernaan. Produksi pangan juga dapat mempengaruhi konsumsi zat gizi keluarga. e) Faktor sosial dan ekonomi. Faktor sosial dan ekonomi ini meliputi keadaan keluarga (hubungan antar setiap anggota keluarga, jarak kelahiran setiap anak), pendidikan, keadaaan penduduk dalam suatu masyarakat, pekerjaa, pendapatan dan pengeluaran setiap keluarga, harga makanan tergantung pada pasar dan variasi musim. f) Pelayanan kesehatan dan pendidikan. Meskipun tidak secara langsung berpengaruh, faktor pelayanan kesehatan dan pendidikan merupakan  faktor tidak langsung dari penyebab terjadinya malnutrisi.

Upaya Untuk Mencegah dan Mengatasi Malnutrisi

Berbagai macam cara dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi malnutrisi. Pemerintahpun juga telah menetapkan langkah jangka pendek dan langkah jangka panjang untuk mengatasi malnutrisi.    Langkah jangka pendek dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak penderita gizi buruk serta mencegah kecacatan dan kematian. Langkah jangka panjang dilakukan untuk mencegah timbulnya gizi buruk serta upaya penyembuhan dan pemulihan.

Selain itu cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi malnutrisi yaitu dengan membuat menu makanan sehat seperti membuat  menu makanan dari buah apel.

Kandungan Zat Gizi yang Ada Dalam Buah Apel

Apel merupakan salah satu buah yang disukai banyak orang. Apel dapat ditemukan diberbagai negara. Rasa manis dan segar dari buah apel membuat orang banyak menyukainya meskipun sebagian besar orang tidak mengetahui tentang kandungan zat gizi yang terdapat dalam buah ini.

 

Kandungan zat gizi dalam buah apel yaitu energi 58,00 kal, protein 0,30 g, lemak 0,40 g, karbohidrat 14,0 g, kalsium 6,00 mg, fosfor 10,00 mg, serat 0,70 g, besi 1,30 mg, vitamin A 24,00 mg, vitamin B1 0,04 mg, vitamin B2 0,03 mg, vitamin C 5,00 mg, dan niacin 0,10 mg. Berikut ini adalah manfaat dari kandungan zat gizi yang ada didalam buah apel yaitu a) Vitamin A. Vitamin A dalam apel berfungsi untuk menjaga mata dalam kondisi baik dan mencegah kebutaan. Dibandingkan dengan buah jeruk, apel memiliki lebih banyak mengandung vitamin A. Apel juga memiliki kandungan vitamin B dan C yang berfungsi untuk mempertahankan kesehatan syaraf dan untuk pembentukan tulang dan gigi. b) Mineral. Selain buah apel kaya akan vitamin, buah apel juga kaya akan mineral. Mineral yang terdapat pada buah apel antara lain kalsium, besi, potasium, magnesium, dan zinc. Besi pada buah apel memiliki kemampuan untuk membantu penyerapan besi dari makanan lain. Sedangkan kalsium dalam apel dapat membantu proses pencernaan untuk menyerap kalsium dari makanan lain. c) Fitokimia. Buah apel juga mengandung fitokimia. Zat ini berfungsi untuk mencegah jumlah kolestrol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. d) Serat. Serat yang terdapat dalam buah apel sangat cocok untuk orang yang sedang mekakukan program diet. Selain untuk memperlancar proses pencernaan, serat juga berguna untuk mengikat lemak dan kolestrol jahat dalam tubuh yang selanjutnya akan dibuang. e) Tanin. Tanin dalam buah apel berfungsi untuk membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit pada gusi. f) Baron. Baron berfungsi untuk mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh wanita. g) Flavoid. Zat ini dalam buah apel berfungsi menurunkan resiko kanker. h) Quercetin. Quercetin merupakan zat berfungsi untuk meningkatkan kadar antioksidan, sehingga tubuh akan terasa lebih sehat. i) Sari apel berfungsi untuk melawan serangan infeksi virus sehingga stamina dan kekebalan tubuh akan lebih kuat.

Manfaat Buah Apel

Ternyata begitu banyak manfaat dan khasiat dari buah apel yang belum diketahui oleh banyak orang. Buah apel memiliki kegunaan untuk mencegah dan mengobati malnutrisi. Macam-macam penyakit malnutrisi yang dapat dicegah dan diobati dari mengkonsumsi buah apel yaitu a) Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus ternyata dapat dicegah bahkan dapat disembuhkan jika sudah terkena penyakit ini. Caranya yaitu dengan cara mengkonsumsi buah apel ini setiap hari selama kurun waktu 3 sampai 4 bulan. Pada diabetes, kerja pankreas terganggu dan tidak bisa menghasilkan insulin dengan baik. Dengan memakan buah apel, pankreas akan kembali memproduksi insulin. b) Stroke. Stroke dapat dicegah dengan mengkonsumsi buah apel. Karena dalam buah apel terdapat kandungan mineral kalium yang berfungsi untuk meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel-sel, mengendalikan keseimbangan cairan dalam jaringan dan sel tubuh, serta membantu mengatur tekanan darah. Menurut penelitian, satu buah apel mampu menurunkan resiko terkena stroke hingga 40%. c) Jantung Koroner. Pektin yang terdapat pada buah apel dapat menurunkan kandungan kolestrol LDL hingga 10% serta menurunkan kandungan kolestrol HDL hingga 20%, yang mana keduanya merupakan penyebab dari jantung koroner. d) Kanker Paru-paru. Flavonoid quercetin dan naringin dalam apel dapat mencegah kanker paru-paru. e) Sindrom Metabolik. Orang yang sering makan buah apel beresiko sangat kecil untuk terkena sindrom metabolik. f) Obesitas. Apel juga dapat mencegah terjadinya obesitas. Karena apel merupakan buah yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Apel memiliki kadar lemak yang rendah tetapi serat yang dimiliki memiliki kadar yang tinggi. Serat dalam buah apel ini membuat orang yang memakan buah ini cepat kenyang. Jadi meskipun hanya memakan satu buah apel saja orang akan merasa kenyang. g) Anemia. Buah apel berguna untuk mencegah dan mengobati penyakit anemia. Karena dalam buah apel terdapat kandungan zat besi yang mana pada zat besi itu berfungsi untuk meningkatkan hemoglobin dalam darah.

Selain memiliki manfaat untuk mencegah dan mengobati penyakit malnutrisi, buah apel juga dapat mencegah dan mengobati gangguan pada mata serta berfungsi sebagai perawatan gigi dan perawatan kulit. Buah apel dapat membuat mata lebih kuat dan meningkatkan penglihatan lebih bagus. Hal ini secara tidak langsung akan membantu dalam mengobati rabun senja.

Makan apel membantu dalam membersihkan gigi dan gusi. Hal ini jelas dapat mengurangi gigi berlubang pada gigi. Ketika mengkonsumsi apel, serat yang terdapat dalam apel akan membersihkan gigi. Selain itu jika mengkonsumsi apel dengan susu atau madu akan membuat kulit kita bersinar.

Menu Makanan dan Minuman yang terbuat dari Buah Apel

Banyak cara yang dilakukan untuk mengkonsumsi buah apel. Jika bosan hanya mengkonsumsi buahnya langsung kini bisa mengolah buah apel menjadi suatu makanan atau minuman. Apalagi untuk anak-anak, buah apel yang diolah sebagai makanan atau minuman akan menjadi suatu hal yang menarik untuk dikonsumsi tanpa harus menghilangkan bahan dasarnya. Berikut ini merupakan menu suatu makanan dan minuman yang terbuat dari buah apel antara lain: a) Cake Apel.

 

Bahan yang digunakan untuk membuat cake apel yaitu 125 g tepung terigu, 3 sendok teh baking powder, 100 g mentega, 100 g gula putih, 2 butir telur, 1 sendok vanili, ½ sendok teh garam, dan 500 g apel. Cara membuatnya yaitu 1) Mengayak tepung terigu dengan baking powder menjadi satu. 2) Mengocok mentega sampai putih. 3)  Memasukkan vanili dan gula sesendok demi sesendok. 4) Setelah semuanya tercampur rata, memasukkan garam dan telur satu persatu. 5) Mencampurkan tepungnya sedikit demi sedikit dan mengaduk sampai rata. 6) Menyiapkan loyang bulat bergaris tengah 25 cm, mengolesi dengan mentega, melapisi kertas roti, mengolesi lagi dengan mentega. 7) Memasukkan adonan kue dengan rata. 8) Mengupas apel, membelah empat, lalu membentuk kipas. 9) Memenuhi permukaan cake dengan apel tersebut (dengan model hiasan sesuai selera). 10) Memanggang selama 30 menit dalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu. Kemudian mengolesi selai dan menaburi dengan gula halus. Selanjutnya menghidangkan cake setelah matang dan dingin. b) Jus Apel.

 

Bahan yang digunakan untuk membuat jus apel yaitu 2 buah apel hijau segar pilihan, susu kental manis putih, gula pasir secukupnya, dan es batu secukupnya. Cara membuatnya yaitu 1) Memotong apel menjadi bagian kecil-kecil. 2) Menyiapkan blender, kemudian memasukkan potongan-potongan apel. 3) Menuangkan susu kental secukupnya. 4) Memblender hingga halus. 5) Menuangkan ke dalam gelas saji bersama dengan es batu secukupnya. 6) Jus siap untuk dihidangkan. c) Sup Apel Ikan Patin.

Bahan yang digunakan yaitu 2 buah apel, 1 ekor ikan patin, 2 liter air, 2 sendok makan kecap asin, 5 potong tipis jahe, 4 siung bawang putih, ½ sendok teh lada. Cara membuatnya yaitu 1) Mengupas apel dan merendam apel kupas ke dalam air jeruk. 2) Menyalakan api. 3) Memasukkan 2 liter air dan tunggu hingga mendidih. 4). Memasukkan semua bahan kedalam panci, menutup dan menunggu hingga 1 jam. Masak dengan menggunakan api kecil. 5) Menuangkan ke dalam mangkuk hidang dan menyajikannya selagi hangat. d) Smoothie Apel Tabur Kayu Manis. Bahan-bahan yang digunakan yaitu 1 buah apel, ½ lemon, 150 liter air, gla putih atau madu secukupnya, ¼ sendok teh bubuk kayu manis, dan es batu secukupnya. Cara ,embuatnya yaitu 1) Mengupas kulit buah apel dan menghilangkan bijinya. 2) Memasukkan air dan semua bahan kecuali bubuk kayu manis ke dalam blender. 3) Blender menjadi satu hingga lembut. 4) Menuangkan ke dalam gelas saji. 5) Memberi taburan bubuk kayu manis di atas smoothie, kemudian siap untuk dihidangkan.

Kesimpulan

  1. Malnutrisi adalah keadaan gizi individu akibat kekurangan maupun kelebihan asupan energi, protein, atau zat gizi tertentu yang berdampak pada perubahan komposisi tubuh dan fungsi organ.
  2.  Malnutrisi dibedakan menjadi dua macam yaitu kekurangan gizi atau undernutrition dan kelebihan gizi atau overnutrition.
  3.  Macam-macam penyakit malnutrisi yaitu obesitas, jantung koroner, kwashiorkor, marasmus, busung lapar, dan lain sebagainya.
  4. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya malnutrisi yaitu konsumsi makan, produksi pangan, pengaruh budaya, keadaan infeksi, faktor sosial dan ekonomi, serta pelayanan kesehatan dan pendidikan.
  5. Banyak upaya untuk mencegah dan mengatasi malnutrisi diantaranya yaitu dengan mengkonsumsi buah apel.
  6. Kandungan yang terdapat dalam buah apel yaitu energi, karbohidrat, lemak, protein, kalsium, fosfor, vitamin, dan lain-lain.
  7.  Buah apel dapat dibuat menjadi berbagai menu makanan dan minuman yang berkhasiat untuk mencegah dan mengobati penyakit malnutrisi.

Daftar Pustaka

Anggara. 2010. Manfaat dan Kandungan Vitamin yang ada dalam Buah Apel. (Online) www.Anggara.Blogspot.com (Diakses 14 Juni 2012)

Bagus. 2008. Khasiat Buah Apel Bagi Tubuh dan Kesehatan. (Online) www.Bagus.Blogspot.com (Diakses 14 Juni 2012)

Demedia. 2008. Menu Sehat Praktis & Lezat. Jagakarsa. Jakarta: 72 hlm.

Soenardi, Tuti. 2000. Variasi Makanan Anak. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta: 56 hlm.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: