MENU DAUN KUMIS KUCING UNTUK MENGOBATI BERBAGAI PENYAKIT

MENU DAUN KUMIS KUCING UNTUK MENGOBATI BERBAGAI PENYAKIT

 

Menu Leaf  Cat’s   Whiskers To Treat Various Diseases

Kurnia sya’ban pattymoa, Moch. Agus Krisno B.

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318

 

Abstract

 

            Indonesia is a country that is very fertile and there are many plants that can cure the disease. At first people did not realize that many plants, which can be used either for consumption or for treating disease. But now this has changed the mindset of society, that not only in pharmacies but can be from plants. One of them is the cat’s whiskers plant. Cat’s whiskers is a medicinal plant of wet trunked plants upright. Leaves wet and dry cat whiskers are used as Menu tackling a variety of diseases,

In Indonesia, the dried leaves are used (simplicia) as a menu of drugs that facilitate the expenditure of urine (diuretic) while in India to treat arthritis. Public use as a cat’s whiskers menu of traditional medicine for curing rheumatism coughs, colds and constipation. Besides, the menu leaves of this plant are also useful for the treatment of kidney inflammation, kidney stones, diabetes, albuminuria, and the disease syphilis., Rheumatism, and lower blood glucose levels.

 

Keyword: menu Leaf cat’s whiskers, the benefits, as a drug.

 

Abstrak

 

 

            Indonesia merupakan Negara yang sangat subur dan banyak terdapat tanaman yang dapat menyembuhkan bagian penyakit. Pada awalnya masyarakat tidak menyadari bahwa banyak tanaman, yang bisa dimanfaatkan baik untuk dikonsumsi ataupun untuk mengobati penyakit. Akan tetapi sekarang ini pola pikir masyarakat sudah berubah, bahwa tidak hanya di apotik melainkan bisa di dapat dari tanaman. Salah satu diantaranya adalah  tanaman kumis kucing. Kumis kucing merupakan tanaman obat berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Daun Kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai  Menu menanggulangi berbagai penyakit. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai menu obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan menu kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu menu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit syphilis., rematik dan menurunkan kadar glukosa darah.

 

 

 

 


 


 

 

 

 


PENDAHULUAN

Kumis kucing merupakan tanaman obat berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti: kidney tea plants/java tea (Inggris), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koneng (Madura). Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia. Nama daerah: Kumis kucing (Melayu – Sumatra), kumis kucing (Sunda), remujung (Jawa), se-salaseyan, songkot koceng (Madura). Spesies kumis kucing yang terdapat di Pulau Jawa adalah O. aristatus, O.thymiflorus, O. petiolaris dan O. tementosus var. glabratus. Klon kumis kucing yang ditanam di Indonesia adalah Klon berbunga putih dan ungu. Daun kumis kucing basah maupun kering bermanfaat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis,dan penyakit syphilis.

Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus BBS) adalah tanaman sejenis rumput akan tetapi memiliki manfaat yang sangat bagus dan baik untuk kesehatan. Kumis kucing ini sangat terkenal bahkan sampai di luar negri. Kumis kucing ini sangat mahal di luar negri karena dapat di manfaatkan sebagai obat. Orthosiphon aristatus atau dikenal dengan nama kumis kucing termasuk tanaman dari famili Lamiaceae/Labiatae. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit. Kumis kucing memang tanaman obat yang satu ini sangat aneh kedengaran namanya, namun jangan salah, dibalik keanehan namanya kumis kucing mengandung sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Biasanya kumis kucing tumbuh liar di ladang, tepi sungai atau di tempat-tempat yang mengandung udara lembab.

 

Klasifikasi Kumis Kucing

 

Kingdom        :  Plantae

Divisi              :  Spermatophyta

Subdivis        :  Angiospermae

Kelas              :  Dicotyledonae

Subkelas       :  Sympetable

Ordo               :  Tubiflorae

Famili             :  Labitae (Lamiaceae)

Genus            :  Orthosiphon

Spesies        :  Orthosiphon aristatus Mig

Sumber : www.plantamor.com.php/index

 

 

 

 

 

 

 

Gambar kumis kucing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

http://indonetwork.co.id/dipokusumo_farm/1096221/rumput-kumis-kucing-

 

 

Daun Kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai menanggulangi berbagai penyakit, Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untu pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit syphilis., reumatik dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri(Sudarsono,1996).

Khasiat kumis kucing sudah dikenal sejak lama untuk mengatasi gangguan saluran kencing dan batu ginjal . Ginjal dan organ saluran kencing lainnya merupakan salah satu alat ekskresi, yaitu pembuangan sisa sisa metabolisme tubuh. Bila organ-organ tersebut terganggu maka proses pembuangan racun-racun dalam tubuh akan terganggu pula. Salah satu cara mengatasi yang salah satunya bersifat sebagai peluruh kencing (diuretikum ). Efek diuretikum tanaman obat juga penting untuk mengatasi keluhan penyakit batu salura kencing. Volume urine yang banyak cukup memebantu pembuanagn timbunan batu disaluran kencing (Barnes,1966).

 

Pengunaan atau juga cara pengobatan mengunakan tanaman kumis kucing sebagai berikut :

 

Cara pengobatan tanaman kumis kucing bisa dilakukan secara tradisional, langkahnya anda bisa mencampurkan semua tanaman yang dirasa manfaat dan khasiat-nya sama dengan tanaman kumis kucing tersebut. Atau anda bisa memanfaatkan khasiat kumis kucing dengan cara yang lebih modern, diantaranya tanaman kumis kucing yang sudah dikemas menjadi sebuah Pil atau pun jamu.

            Bagian yang dapat digunakan untuk herbal biasanya daun, tetapi seluruh bagian tanaman juga dapat dimanfaatkan Secara umum kumis kucing bisa mendorong pengeluaran air melalui urin (air seni) atau biasanya disebut sebagai diuretic, kemudian dapat digunakan sebagai antiradang, menghancurkan batu di saluran kencing, dan penurun panas.

Penduduk di Jawa sudah lama mengenal kumis kucing sebagai penyembuh penyakit gangguan ginjal, batu ginjal, nyeri sendi, dan kencing berdarah. Di Eropa kumis kucing dipakai sebagai obat kencing. Kumis kucing dipercaya membantu pembuangan racun dalam tubuh tanpa gejala dehidrasi, sekaligus memperlancar fungsi ginjal. Masyarakat juga mengenal tanaman ini sebagai obat penyakit batu ginjal, asam urat, batuk, encok, masuk angin, sembelit, radang ginjal, kencing manis dan sifilis.

Daun kumis kucing mengandung kalium dan glikosida orthosifonin yang berkhasiat melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh terutama dari kandung kemih, empedu, dan ginjal.

Ada 2 jenis kumis kucing yang dikenal, yaitu Orthosiphon stamineus ungu yang berbungan ungu, dan Orthosiphon stamineus putih. Kandungan senyawa kimia didalamnya adalah : saponin,polifenol, flavonoi, sapofonin, myoinositol, orthosipon glikosida, minyak atsiri, dan garam kalium. Sifat kimiawi dan Efek Farmakologi: Manis sedikit pahit, sejuk, anti-inflammatory (anti radang), peluruh air seni (diuretic), menghancurkan batu saluran kencing.

Orthosiphon glikosida adalah senyawa khusus yang memiliki daya diuretic (peluruh air seni) dan sedikit antiinflamasi. Dalam klorofil daun kumis kucing terdapat sedikit zat besi, jumlahnya tidak banyak dan sifatnya mudah menguap jika terkena sinar matahari langsung.

 

Menu Minuman Daun kumis kucing untuk mengobati penyakit-penyakit sebagai berikut :

Untuk memperlancar pengeluaran air kemih

Bahan bahan meliputi :

  • Kumis Kucing 30 gram
  • Akar Alang-alang 30 gram
  • Meniran 30 gram

 

Cara membuat :

  • Semua dicuci sampai bersih, kemudian rebus dengan air sebanyak tiga gelas.
  • Tunggu sampai mendidih, sampai tersisa kira-kira 1.5 gelas air.
  • Kemudian ramuan tersebut diminum 3x sehari sebanyak setengah gelas.

 

 

http://www.googleimage.com

 

Untuk menstabilkan gula darah

Bahan-bahan meliputi  :

  • Daun kumis kucing 11 lembar
  • Daun sambiloto 11 lembar
  • Kulit pohon pule 3 jari tangan
  • ·         Daun pegagan 17 lembar
  • ·         Cara membuat :
    • Cuci semua bahan, lalu rebus dalam 5 gelas air hingga tersisa 4 gelas. Angkat lalu saring.
    • Minum 3 kali sehari 2/3 gelas sesudah makan.
    • Lakukan selama 3 minggu.
    • Cek kadar gula darah, jika sudah stabil dosis bisa diturunkan menjadi 2 kali sehari.

 

Untuk mengobati penyakit batu ginjal

Bahan-bahan meliputi :

  • Daun kumis kucing 25 gram
  • Daun ngokilo 25 gram
  • Daun meniran dengan akarnya 25 gram
  • Daun keji beling, dicuci 25 gram

Cara membuat :

 

  • Semua bahan diatas direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih.
  • Minum semua air rebusan itu dalam sehari.
    Atau bisa juga dengan cara berikut ini:
    – Daun kumis kucing 3 genggam
    – Daun keji beling dicuci 5 helai
  • Kedua bahan tadi direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih.
  • Diminum airnya 2x sehari, pagi dan sore, selama 10 hari.
  • Sesudah 10 hari, ganti dengan air rebusan jagung muda, 1 x sehari.
    Agar pengobatan berjalan dengan lancar,
  • Hindari makan durian, daging kambing, serta makanan pedas. Semoga bermanfaat buat anda yang membaca

 

Kencing manis:

  • Daun kumis kucing 20 helai;
  • Daun sambiloto 20 helai;
  • Air 110 ml, Dibuat infus,
  • Diminum 1 kali sehari; 100 ml.

 

Untuk sakit Demam

  • Siapkan 100 g akar kumis kucing.
  • Cuci hingga bersih.
  • Selanjutnya rebus dengan air sebanyak 2000 cc.
  • Setelah mendidih diamkan air sampai tidak terlalu panas,
  • kemudian disaring dan diambil airnya. Air rebusan ini cukup diminum segelas sehariSakit

untuk Sakit rematik                                                                                              

  • Siapkan 1 sendok kecil daun kumis kucing yang dilumatkan,
  • 1 sendok makan daun meniran yang sudah dilumatkan juga, direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal ¾ gelas.
  • Kemudian disaring dan diminum 1x sehari.

 

Untuk sakit Pinggang                                                                                                                       

  • Daun kumis kucing segar 1 genggam; Kulit batang pepaya seluas 4 cm2;
  • Air 110 ml, Dibuat infus,
  • Diminum 1 kali sehari 100 ml.
  • Dan masih banyak khasiat kumis kucing  untuk mengobati penyakit-penyakit.

 

Untuk gangguan ginjal

Bahan-bahan meliputi :

  • Daun kumis kucing 11 lembar
  • Kencur 5 biji
  • Jahe merah 1 jari tangan
  • Beras direndam dulu selama 3 jam ¼ gelas

 

Cara membuat :

  • Semua bahan dicuci sampai bersih, lalu direbus bersamaan dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas.
  • Angkat dan saring.
  • Ramuan ini diminum 3 kali sehari masing-masing ½ gelas sesudah makan.
  • Jika setelah 1 minggu ada perubahan membaik,
  • teruskan lagi minum selama 1 minggu.
  • Selama mengikuti terapi ini penderita tidak boleh minum kopi, the kental, makanan berlemak dan bersantan dan mengurangi garam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

www.googleimage.com

 

Untuk Radang ginjal:

  • 40 helai bunga dan daun kumis kucing,
  • 3 belimbing wuluh tua dicuci, dihaluskan.
  • Seduh dengan 2 gelas air. Minum 3x sehari.
  • Lakukan selama 1 minggu.

Demikian bertapa besar manfaat tanaman kumis kucing. Maka kita harus memanfaatkan tumbuhan semak yang satu ini untuk menyembuhkan penyakit yang kalian derita agar sehat dengan obat yang alami.

 

 

 

 

Kesimpulan :

 

  1. Tanaman obat yang ada di pekarangan seperti kumis kucing sangat berkhasiat untuk penyembuhan berbagai penyakit seperti radang kandung kemih, ginjal, rematik, dan masuk angin.
  2. Tumbuh-tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan berasal dari berbagai macam familia, dan mengandung berbagai, macam zat kimia yang berbeda-beda.
  3. Daun kumis kucing mengandung kalium dan glikosida orthosifonin yang berkhasiat melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh terutama dari kandung kemih, empedu, dan ginjal.
  4. Ada 2 jenis kumis kucing yang dikenal, yaitu Orthosiphon stamineus ungu yang berbungan ungu, dan Orthosiphon stamineus putih. Kandungan senyawa kimia didalamnya adalah : saponin, polifenol, flavonoi, sapofonin, myoinositol, orthosipon glikosida, minyak atsiri, dan garam kalium. Sifat kimiawi dan Efek Farmakologi : Manis sedikit pahit, sejuk, anti-inflammatory (anti radang), peluruh air seni (diuretic), menghancurkan batu saluran kencing.
  5. Orthosiphon glikosida adalah senyawa khusus yang memiliki daya diuretic (peluruh air seni) dan sedikit antiinflamasi. Dalam klorofil daun kumis kucing terdapat sedikit zat besi, jumlahnya tidak banyak dan sifatnya mudah menguap jika terkena sinar matahari langsung.

 

 

Daftar Pustaka

 

Rahmat   Rukmana,Ir.Kumis Kucing.   Penerbit   Kanisius.   Yogyakarta,  Februari  2000  Sumber  :  Sistim  Informasi  Manajemen  Pembangunan  di Perdesaan, BAPPENAS Editor : Kemal Prihatman

 

http://tanamanherbal.wordpress.com/2007/12/16/kumis-kucing/

 

http://www.republika.co.id/berita/37105/Kumis_Kucing_Obat_Ginjal_Hingga_Sifilis

http://alfinjazz.blogspot.com/2009/03/tanaman-obat-kumis-kucing.html 

http://www.klipingku.com/2009/09/manfaat-tanaman-kumis-kucing-untuk-pengobatan-dan-kesehatan/

 

http://herbalpengobatan.blogspot.com/2012/01/kumis-kucing.html

 

http://hasbihtc.blogspot.com/2012/06/obat-alami-menyembuhkan-radang-ginjal.html#ixzz1yJFzdZzL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: