MENU DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI ANTI KANKER

MENU DAUN PEPAYA (Carica papaya L ) SEBAGAI ANTI KANKER

 Ahmad Najmul Abidin, Dr. H. Moch. Agus Krisno B, M.Kes 

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318

Abstract

            Papaya (Carica papaya L.), or betik are plants that originated from southern Mexico and northern parts of South America, and is now widespread and widely grown throughout the tropics for its fruit is taken. Carica papaya is the only species in the genus Carica. Name of papaya in the Indonesian language is taken from the Dutch papaja, which in turn also took from the name of the Arawak language papaya (Suharno, 1995). The purpose of this article is to know the content found on papaya leaves as an anti cancer.

              Cancer is a disease caused by single cells that grow abnormally and out of control so it can be a malignant tumor that can destroy and damage healthy cells or tissue. Cancer is one type of disease that is feared by many people, so it helps us to prevent cancer rather than treat it. In this paper will be given a more detailed explanation of cancer (Priadi, 2005).

Keyword : Papaya, Cancer

Abstrak

          Pepaya (Carica papaya L ), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. Carica papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa indonesia diambil dari bahasa belanda yakni papaja, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa arawak yaitu papaya (Suharno, 1995). Tujuan dari artikel ini adalah mengetahui kandungan yang terdapat pada daun pepaya sebagai anti kanker.

          Kanker adalah suatu penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal dan tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat menghancurkan dan merusak sel atau jaringan sehat. Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang sehingga ada baiknya kita mencegah kanker daripada mengobatinya. Pada tulisan ini akan diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kanker (Priadi, 2005).

Kata Kunci : Pepaya , Kanker

     PENDAHULUAN

             Penyakit didunia ini sangat banyak sekali. Terkadang seorang tidak menyadari bahwa mereka sedang merasakan penyakit yang dideritanya. Mereka baru sadar ketika usia mereka sudah tua. Memang kebayakan penyakit baru tersa pada tubuh kita pada saat kita menjelang usia tua. Penyakit tersebut seperti kanker.

            Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi tubuh kita. Terkadang banyak orang tidak menyadari akan penyakit ini. Mereka kebayakan mengkonsumsi makanan yang sangat membahayakan bagi tubuh mereka seperti hal nya mengkonsumsi minuman kopi, makan yang manis manis dan lain sebagainya. Tetapi semua itu bisa diatasi dengan cara mencegah sebelum terserang atau terjangkit penyakit kanker, yaitu dengan cara mengkonsumsi kandungan yang terdapat pada daun papaya. Daun papaya merupakan daun yang sangat pahit rasanya ketika sudah menempel dilidah kita. Tetapi dalam artikel  saya ini menjelaskan resep bagaimana mengatasi supaya tidak pahit. Karena kandungan daun papaya ini sangat terbukti khasiatnya. Maka dari itu saya mengajukan judul artikel ini sesuai dengan manfaat yang bisa diterapakan untuk mencegah terjadinya penyakit didalam tubuh kita.

Pengertian Pepaya

           Pepaya (Carica papaya L, atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. Carica papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa indonesia diambil dari bahasa belanda yakni papaja, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa arawak yaitu papaya (Suharno, 1995).

Pengertian kanker

               Kanker adalah suatu penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal dan tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat menghancurkan dan merusak sel atau jaringan sehat. Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang sehingga ada baiknya kita mencegah kanker daripada mengobatinya. Pada tulisan ini akan diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kanker (Priadi, 2005).

              Kanker akan tumbuh dan berkembang dengan subur apabila mendapatkan asupan zat-zat yang didapat dari makanan atau kegiatan seperti berikut ini :

  1. Terlalu banyak minum kopi, coklat dan teh yang memiliki kandungan kafein tinggi. Minuman berkadar kafein tinggi tersebut dapat diganti dengan minum teh hijau yang memerangi kanker atau minum air putih / air mineral saja.
  2. Yang manis-manis seperti gula dan pemanis buatan disukai oleh kanker serta dapat merusak kesehatan bila dikonsumsi tidak sesuai dengan batasan. Sebaiknya dalam kehidupan sehari-hari tidak usah banyak konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula. Gula dapat diganti dengan madu murni atau molases.
  3. Hindari menggunakan garam meja untuk makanan dan minuman kita dan sebaiknya gunakan saja garam laut dan pastikan juga garam laut yang kita pakai mengandung yodium serta bersih dan higienis memiliki kualitas yang baik.
  4. Hati-hati dengan minum susu hewani yang dapat menghasilkan zat mukus yang sangat disenangi kanker sehingga alangkah baik mengganti konsumsi susu hewan dengan susu nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti susu kedelai. Walaupun rasanya mungkin bagi anda tidak enak, namun susu kedele tersebut sangat kaya akan gizi nutrisi bagi tubuh kita.
  5. Bagi anda yang menggemari makan daging merah sebaiknya mulai dibatasi karena mengandung kadar asam yang cukup tinggi yang sangat disukai oleh sel kanker. Terkadang daging yang kita konsumsi juga dapat mengandung hal berbahaya seperti hormon tambahan, residu antibiotik, parasit dan lain sebagainya yang merugikan kesehatan tubuh kita.

        Tips umum berikut ini memang sulit dan berat untuk dijalankan sepenuhnya karena kondisi lingkungan di sekitar kita serta emosi kita kurang mendukung untuk dapat bebas dari kanker. Situs organisasi.org akan mencoba memaparkan kepada anda.

  1. Hindari stres, sedih, pesimis, depresi, dan lain-lain yang bersifat negatif dan ubah konsisi mental anda menjadi positif seperti bebas stres, optimis, senang hati, proaktif, dan lain-lain. Sikat batin negatif dapat meningkatkan kadar asam tubuh yang disukai kanker.
  2. Jalankan pola diet yang sehat dengan menjaga berat badan yang ideal di mana terjadi kesesuaian antara berat badan dengan tinggi badan. Bila perlu jalani saja pola diet vegetarian yaitu diet yang mengandalkan asupan nutrisi alami nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayur-sayuran dan buah-buahan.
  3. Perhatikan makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum setiap hari. Makanan minuman berserat tinggi, mengandung sayuran hijau, bebas bahan kimia serta sedikit mengandung lemak hewani akan membantu kita untuk memberantas dan mencegah sel kanker yang membahayakan kita.
  4. Makanan yang diolah dengan cara dibakar dan diasapi mengandung banyak zat radikal bebas yang memicu kanker. Sebaiknya perbanyak mengolah makanan dengan cara direbus. Untuk sayuran sebaiknya tidak dimasak terlalu lama agar kandungan nutrisi tidak banyak yang rusak karena suhu panas.
  5. Batasi pemakaian gula dan garam pada makanan dan minuman kita karena pada dasarnya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Ubah selera kita dari rasa hambar / tawar, asin dan manis menjadi pahit dan asam. Jangan pula banyak-banyak mencampur bahan kimia pada makanan kita.
  6. Konsumsilah zat yang mampu mencegah atau melawan kanker yang baik untuk tubuh kita seperti vitamin A, Vitamin C, teh hijau, dan lain sebagainya yang mengandung zat antioksidan. Terlalu banyak vitamin dan zat lain pun tidak baik untuk badan kita, sehingga kita harus terus memperhatikan batasan kandungan gizi kita agar tidak kekurangan atau kelebihan.
  7. Ubah pola hidup kita menjadi lebih baik dengan tidak menggunakan narkoba, tidak merokok, tidak minum minuman keras mengandung alkohol yang merusak kesehatan. Ganti saja kebiasaan buruk tersebut dengan yang baik seperti makan sayur atau buah segar dan bersih.
  8. Dengan olah raga yang teratur maka tubuh kita akan kaya akan oksigen yang sangat tidak disukai kanker karena kangker sangat menyukai inang yang tidak banyak oksigennya.
  9. Jaga kondisi lingkungan kita dari masalah-masalah yang memicu kanker seperti polusi udara yang penuh polusi dapat menimbun zat radikal bebas seperti asap dan debu. Polusi lainnya pun dapat embuat kita stress yang juga memicu pertumbuhan sel kanker.

Kandungan Daun Pepaya

           Daun papaya merupakan bagaian dari tumbuhan papaya yang mempunyai banyak manfaat. Daun pepaya rasanya memang pahit, tetapi dibalik rasa pahit itulah ternyata daun pepaya banyak sekali manfaatnya untuk tubuh kita, namun sayang sekali banyak diantara kita yang masih belum mengetahuinya, padahal ada sebagian yang sangat menyukai daun pepaya ini. Biasanya mereka mengkonsumsinya bersama nasi dibuat sebagai lalapan.

      Dari beberapa penelitian dijelaskan batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu ( white milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai anti kanker. Manfaat getah papaya untuk kesehatan dibuktikan secara ilmiah bersifat antitumor atau kanker. Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh  kelompok rantai metilen.

             Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan karpain teryata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang mengganggu fungsi pencernaan. Sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus. Daun papaya juga mengandung berbagai macam zat antara lain vitamin A, B1, kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi dan air.

          Khasiat Daun Pepaya, Dalam riset yang dilakukan atau yang diketahui, ekstrak daun pepaya akan menghasilkan molekul yang disebut Th1 tipe sitokin yang membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Hal ini akan mendukung terapi yang memanfaatkan sistem imun untuk melawan kanker (Anonymous, 2012).

        Para ahli mengatakan, ekstrak pepaya tidak memiliki efek toksik pada sel normal sehingga lebih aman dari pada terapi kanker pada umumnya. Dalam penelitiannya, 10 tipe kultur sel kanker dipajang dengan ekstrak daun pepaya untuk kemudian diamati selama 24 jam. Ternyata, pepaya memperlambat pertumbuhan sel tumor pada semua jenis tipe kanker. Jadi konsumsi daun papaya secara teratur dapat menjauhkan kita dari bibit penyakit.

 

Artinya:

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (Q.S Al-Baqarah 168)

      Dari penjelasan diatas bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika tidak ditangani secara cepat. Sebab penyakit kanker ini jika sudah terjangkit pada tubuh manusia sulit untuk di tangani. Berikut ini merupakan cara pengolahan menu makanan yaitu daun pepaya  yang bisa mencegah kanker.

Cara pengolahan daun pepaya secara tradisional

           Daun pepaya muda ditumbuk sampai lembut lalu diperas dan air perasannya diberi gula. Air perasan ini dapat disimpan selama 12 jam. Ramuan daun pepaya muda ini dapat diberikan pada anak umur satu tahun. Pemberian biasanya dilakukan selama 5 hari. Seiring kemajuan zaman, daun pepaya sudah banyak dibuat dalam bentuk ekstrak yang sudah dikemas dalam sediaan kapsul sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi.

Menu makanan daun pepaya tanpa rasa pahit dengan cara ditumis

           Daun pepaya ini bentuknya hampir menyerupai daun singkong. Daun Pepaya Tetapi rasanya berbeda. Terkadang jika memakan daun pepaya akan terasa pahit dilidah. Bagi yang tidak menyukai rasa pahit, jangan berkecil hati karena tidak bisa memakan daun yang bermanfaat ini. Ada beberapa tips yang dapat kita ambil dari resep berikut ini :

Adapun bahan-bahan yang digunakan meliputi :

  1. Daun Bawang merah 5 siung,
  2. cabe hijau, bawang putih 3 siung,
  3. daun salam secukupnya,
  4. cabe merah secukupnya,
  5. ampo minyak sayur secukupnya, lengkuas 3 potong (2 mm),
  6. 3 lembar (tanah liat yang sudah dikeringkan) /  daun jambu mede.
  7. Serta bumbu pelengkapnya seperti gula dan garam.

Adapun cara membuat menu masakan tumis daun pepaya :

  • Step 1( Merebus daun pepaya & menghilangkanrasa pahit)

Pilihlah daun pepaya yang muda saja. Panaskan air untuk sebagai rebusan daun pepaya. Cuci daun pepaya yang akan direbus. Rebus daun pepaya. Masukkan ampo (tanah liat kering) / daun jambu mede / daun jambu batu. Rebus hingga mendidih. Setelah direbus, diamkan selama ± 30 menit. Angkat daun pepaya yang sudah di rebus tersebut. Cuci hingga bersih.

  • Step 2 (Cara memasak)

Panaskan minyak sayur secukupnya sesuai kebutuhan anda. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang sudah di iris. Tumis bawang2 hingga aromanya harum. Kemudian masukkan bumbu yang dibutuhkan sesuai selera seperti garam gula merica atau penyedap rasa lainnya

  • Step 3 Setelah bumbu sudah jadi (sesuai dengan selera)

Masukkan daun pepaya yang sebelumnya sudah di rebus dan di bersihkan. Tumis daun pepaya bersama bumbu-bumbunya. Aduk hingga merata. Pastikan bumbu merata dan sesuai selera dengan mencicipinya. Setelah matang, tiriskan daun papaya. Taburi dengan ikan teri dan bawang goreng. Sajikan yang menarik dari resep ini

Gambar : Tumis Daun Pepaya

http://www.google.co.id/imgres?q=tumis+daun+pepaya&num

Menu Rebusan Daun Pepaya

 Adapun bahan-bahan yang digunakan meliputi :

  1. Daun Pepaya Muda 2 Lembar
  2. Garam secukupnya(menghilangkan rasa pahit dan membuat daun tetap hijau)
  3. Gula secukup nya.
  4. Ajinomoto (micin) secukupnya
  5. Air mineral 2 gelas

 Cara pengolahan rebusan daun papaya

  1. Rebus air mineral sebanyak 2 gelas kedalam panci hingga mendidih
  2. Masukkan garam, gula, ajinomoto (micin) kedalam panci
  3. Kemudian masukkan daun pepaya muda kedalam panci tersebut.
  4. Setelah empuk, angkat rebusan tersebut kedalam mangkuk atau piring.
  5. Sajiakan secara hangat atau dingin menurut selera

  Gambar rebusan daun papaya

http://www.google.co.id/imgres?q=rebus+daun+pepaya&num

 Menu Urap Daun Pepaya

 Adapun bahan dan bumbu pembuatan urap meliputi :

  • 2 lembar Daun papaya
  • ¼ kecambah segar
  • Kelapa parutan secukupnya
  • Kacang panjang secukupnya
  • 3 buah cabai merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sendok teh air asam
  • 1 1/2 sendok teh kencur cincang
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 1 sendok teh garam
  • 2 sendok teh gula merah

Cara Membuat Urap Sayuran :

  1. Rebus taoge dalam air mendidih 1 menit, tiriskan.
  2. Rebus terpisah :Daun papaya, kacang panjang. Masing-masing tiriskan.
  3. Sambal urap : campur rata kelapa parut dengan bumbu halus, aduk rata, kukus kurang lebih 15 menit supaya lebih tahan lama. Angkat dan dinginkan. Campur sayuran dengan sambal kelapa, hidangkan.

      Gambar Urap Daun Pepaya

http://www.google.co.id/imgres?q=urap+daun+pepaya&num

Minuman daun pepaya dengan cara direbus

Pilih daun pepaya muda yang segar. Kemudian rebus sampai warna air berubah kehijauan. Tambahkan sedikit garam atau gula. Saringlah air tersebut. Minuman hangat daun pepaya siap disajikan.

Gambar minuman rebusan daun papay

http://www.google.co.id/imgres?q=minuman+daun+pepaya&num

Tips menambah nafsu makan

  1. Usahakan tetap makan makanan utama 3x sehari.
  2. Kurangi makan cemilan.
  3. Buatlah variasi menu makanan yang menarik.
  4. Rajin berolahraga, biasanya setelah berolahraga akan merasa lapar.
  5. Minum ramuan penambah nafsu makan.

Kesimpulan

              Kanker bukanlah suatu penyakit yang ringan. Langkah awal dalam pengobatan kanker adalah deteksi dengan benar bahwa gejala yang muncul pada tubuh pasien adalah benar-benar sel kanker ganas. Deteksi ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan biopsy, sehingga langkah pengobatan bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Langkah berikutnya adalah terapi pengobatan dengan cara konvensional. Namun pada kenyataannya pengobatan dengan cara ini sering kali kanker belum bisa diatasi secara total.

          Oleh karena itu, teh sebagai alternatif pencegah kanker dapat dijadikan sebagai suatu cara atau metode untuk pencegahan kanker karena ekstrak daun pepaya dapat berguna sebagai pencegah beberapa jenis penyakit kanker. Diduga juga unsur aktif dalam daun pepaya dapat berfungsi sebagai obat bagi penyakit tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

 

Priadi, Arifin. 2005. Peyakit Kanker. Erlangga: Jakarta

Suharno, M. 1995. Manfaat Buah Pepaya. Yudistira : Bandung

Anonymous. 2012. http//id (online) Kandungan Pepaya. Diakases 10 Juli 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: