MENU BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) SEBAGAI PENURUN HIPERTENSI

M. Agus Krisno Buditanto M,Kes,Yayuk Robidah (201110070311029)

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

            Jl. Tlogomas 246 Malang Telp. 464318

Abstract

            Rosella flower is a flower that is said to originate from Africa and the Middle East. Rosella flower has the scientific name of Hibiscus sabdariffa. Rosella flowers have many sources of vitamin content contained in the  rosella flower petals contain vitamin C, A, D, B1, B2 and amino acids the body needs amino acids, 18 are in the rosella flower petals including arginine and lysine that is involved in the process of rejuvenation of body cells. Gossipetin addition, anthocyanin, and glucoside hibiscin that have a diuretic effect, accelerate blood circulation, prevent high blood pressure, improve the performance of the intestine and serves as a tonic (tonic)  (Mardiah, 2009).

Hypertensionis amedical condition where an increase in blood pressure is chronic (long term). According Organication World Health Organization (WHO) limit of the normal blood pressure is less than130/85 mmHg.When blood pressure is more from 140/90 mmHg revealed hypertension (Susalit, 2011). Hypertension caused by the intake of nutrition and lifestyleis not good and could be triggered because of the genetic factors of an individual.

Rosella flower is one of alternative herbal medicine to reduce hypertension. Rosella flowers can be processed into a variety of dishes, such as jelly rosella flowers, ice cream rosella flower, rosella flowers and jam.

Keyword: Rosella Flower, Hypertension

Abstrak

            Bunga rosella merupakan bunga yang konon berasal dari Afrika dan Timur Tengah. Bunga rosella ini memiliki nama ilmiah Hibiscus sabdariffa. Bunga rosella  memiliki banyak kandungan sumber vitamin yang terdapat  dalam kelopak bunga rosella mengandung vitamin C, A, D,B1,B2 dan asam amino Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 terdapat pada kelopak bunga rosella termasuk arginin dan lisin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin yang mempunyai efek diuretik, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagi tonik (obat kuat).

Hipertensi merupakan kondisi medis dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang lama). Menurut World Health Organication (WHO) batas tekanan darah yang normal adalah kurang dari 130/85 mm Hg. Bila tekanan darah lebih dari 140/90 mm Hg dinyatakan hipertensi(Susalit,2011). Hipertensi disebabkan oleh adanya asupan gizi dan pola hidup yang kurang baik serta bisa dipicu karena adanya faktor genetik dari suatu individu.

Bunga rosella merupakan salah satu obat herbal alternatif untuk menurunkan hipertensi. Bunga rosella bisa diolah menjadi berbagai macam menu makanan, seperti agar-agar bunga rosella, es krim bunga rosella, dan selai bunga rosella.

Kata Kunci: Bunga Rosella, Hipertensi.

PENDAHULUAN

Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat dan kuat untuk terhindari dari terjengkitnya penyakit. Namun, kecenderungan masyarakat akan gaya hidup yang kurang baik dan sehat dapat mengakibatkan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, yang sering kita jumpai bahkan menjadi masalah kesehatan  yang umum terjadi dibeberapa negara maju seperti Amerika Serikat.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengindikasi bahwa terdapat 97,2 juta jiwa atau setara dengan 24,6% populasi orang dewasa yang menderita akibat hipertensi.

Di Indonesia penderita  hipertensi merupakan penyebab angka kematian nomer tiga setelah stroke dan tuberculosis. Prevalensi penderita hipertensi di Indonesia cukup tinggi, 8,3 per 1.000 anggota rumah tangga, pada tahun 2002 sekitar 15-20% masyarakat yang menderita hipertensi (Depkes RI 2003).

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yangyang dipicu  karena asupan gizi yang salah serta pola hidup yang kurang baik. Seseorang bisa dibilang hipertensi bila tekanan darah melebihi 140/90 mmHg dari tekanan darah yang normal.

Didalam Al- Qur’an Surat Al- Ar’aaf ayat 31 Allah berfirman:

Artinya : ‘’Hai anak adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, janganlah berlebih-lebihan . Sesungguhnya Allah tidah menyukai orang – orang yang berlebih -lebihan’’.

Dari ayat diatas, Allah melarang manusia supaya tidak berlebihan dalam hal makan dan minum karena dapat menggangu kesehatan. Misalnya hipertensi, hipertensi merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena pola makan yang kurang baik sehingga hal tersebut dapat menganggu organ lain yang berada didalam tubuh.

Hipertensi bisa dikatakan sebagai penyakit yang serius karena hipertensi dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit diantaranya stroke, gagal ginjal, serangan jantung dan kepikunan dini serta hipertensi dapat memicu terjadinya kematian bagi penderitanya.

Sangat banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Namun disini saya akan mengangkat khasiat dari bunga rosella sebagai penurun hipertensi.  Bunga rosella merupakan jenis tanaman herbal yang mempunyai banyak kandungan vitamin yang cukup lengkap. Didalam artikel ini saya akan mencoba membahas bagaiman mengelola bunga rosella yang baik sehingga mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Pengertian Bunga Rosella

 

            Bunga rosella merupakan bunga yang konon berasal dari Afrika dam Timur Tengah. Bunga ini berasal dari genus Hibiscus yang berarti sejenis bunga sepatu. Bunga rosella memiliki nama ilmiah Hibiscus sabdariffa L.

Bunga rosella merupakan tanaman keluarga bunga sepatu yang memiliki ketinggian tanaman mencapai 3-5 meter .Pada bunga rosella memiliki bentuk kelopak berwarna merah gelap dan lebih tebal daripada bunga sepatu. Bunga rosella banyak dikenal di berbagai negara seperti Afrika,  dan Indonesia yang biasa digunakan untuk bahan campuran membuat agar- agar.

Kandungan antioksidan  kelopak bunga rosella  sangat baik digunakan untuk untuk mencegah tekanan darah tinggi.

Sumber vitamin yang terdapat  dalam kelopak bunga rosella mengandung vitamin C, A, D,B1, B2 dan asam amino.

Pengertian Hipertensi

 

            Hipertensi merupakan kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis ( dalam jangka waktu yang lama). Menurut World Health Organication (WHO) batas tekanan darah yang normal adalah kurang dari 130/85 mm Hg. Bila tekanan darah lebih dari140/90 mmHg dinyatakan hipertensi

(Susalit, 2011).

Klasifikasi Hipertensi

            Hipertensi pada dasarnya dapat diklasifikasikan berdasarkan tinggi tekanan darah dan etiologinya.Berdasarkan tinggi tekanan darah, seseorang dikatakan hipertensi bila tekanan darahnya melebihi 140/90 mm Hg.

Menurut The Join National Committeen prevention, detection, evaluation and treatment of high blood pleasure (JNC), membuat klasifikasi yang mengalami perubahan dari turun waktu ke waktu. Pada JNC V(1992) hipertensi dibagi menjadi 4 tingkatan: ringan, sedang, berat dan sangat berat, sedangkan pada JNC VI (1997) hipertensi dibagi menjadi tingkat 1, tingkat 2, tingkat 3  dan ditambah satu kelompok hipertensi sistolik terisolasi, lalu klasifikasi terbaru JNC pada tahun 2003 hipertensi dibagi menjadi  tingkat 1 dan tingkat 2 dan menghilangkan hipertensi sistolik terisolasi.

Dibawah ini merupakan table klasifikasi menurut JNC; klasifikasi tekanan darah untuk umur

18 Tahun Atau Lebih Berdasarkan JNC VI Tahun 1997

 

”18 Tahun Atau Lebih Berdasarkan JCN VII Tahun 2003

Berdasarkan etiologinya hipertensi dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

  •  Hipertensi Esensial

Hipertensi esensial (primer) merupakan hipertensi yang disebabkan tanpa adanya kelainan dasar patologi yang jelas.Penyebab terjadinya  hipertensi ensensial meliputi faktor genetik dan lingkungan. Faktor genetik mempengaruhi kepekaan terhadap stress sedangkan faktor lingkungan antara lain seperti emosi,obesitas kebiasaan merokok, stress.Kurang lebih 90% penderita hipertensi tergolong dalam hipertensi esensial.

  • Hipertensi Sekunder

Hipertensi sekunder merupakan hipertensi yang dapat diketahui penyebabnya seperti kelainan pada pembuluh darah, kelainan pada syaraf pusatdan hipertiroid.Kurang lebih 10% penderita hipertensi tergolong dalam hipertensi sekunder

(Susalit, 2011).

Komplikasi Pada Hipertensi

Komplikasi pada hipertensi termasuk dalam penyakit yang kronis yang dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti:

1. Gagal ginjal

Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis kerusakan ginjal yang progresif dan irreversible dari berbagai penyebab, salah satu diantaranya adalah bagian yang menuju ke kardiovaskular. Mekanisme terjadinya hipertensi pada gagal ginjal kronik oleh karena adanya penimbunan garam dan  air .

2. Stroke

Stroke pada dasarnya disebabkan oleh suatu kebocoran darah dari  pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak. Sebuah stroke dapat menyebabkan kelemahan dan kelumpuhan dari tangan maupun kaki serta kesulitan bicara.

3. Kerusakan Jantung

Tekanan darah yang tinggi menyebabkan pembesaran otot jantung kiri sehingga mengalami gagal fungsi.Perbesaran otot jantung disebabkan jantung kbekerja keras untuk memompa darah.

Cara Mencegah dan  Mengatasi Hipertensi

 

  1. Tidur dengan kualitas yang baik dan waktu yang cukup yaitu selama 8 jam, minimal dalam sehari  semalam.
  2. Mengkonsumsi makanan yang sehat rendah lemak dan kaya akan sumber vitamin serta mineral alami seperti buah dan sayur.
  3. Melakukan gaya hidup yang sehat dengan cara mengurangi atau menghilangkan kebiasaan merokok, minum – minuman yang mengandung alkohol dan kafein.
  4. Mengurangi mengkonsumsi garam. Bila seseorang ingin terhindar dari penyakit hipertensi harus mengurangi konsumsi garam, karena dengan mengkonsumsi garam yang berlebihan akan lenih cepat meningkatkan faktor resiko terjadinya hipertensi.
  5. Mengusahakan supaya berat badan untuk tidak berlebihan dengan cara melakukan diet sehat serta olahraga secara teratur. Bila telah menderita hipertensi  maka olahraga yang disarankan adalah olahraga yang ringan selama 30 menit dan seminggu paling tidak 3 kali. Olahraga  seperti halnya bersepeda dan juga jalan kaki.
  6. Menghindari mengkonsumsi gula yang berlebihan. Gula merupakan salah satu ancaman berbahaya untuk penderita tekanan darah tinggi.

Kandungan Bunga Rosella

 

Bunga rosella merupakan tanaman herbal yang kaya akan sumber vitamin C, A, B1, B2 dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 terdapat pada kelopak bunga rosella termasuk arginin dan lisin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Bahkan  kandungan vitamin C-nya 3 kali lebih banyak dari pada anggur hitam dan 2,5 kali dari jambu biji. Kandungan omega-3 yang terdapat pada kelopak bunga rosella bermanfaat untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak anak.

Menurut Depkes RI No SPP 1065/35.15/05, setiap 100 gram kelopak dari bunga rosella mempunyai kandungan gizi sebagai berikut; protein 1,145 g, lemak 2,61g, serat 12g, kalsium 1,263g, fosfor 273,2 mg, zat besi 8,98 mg, malic acid 3,31%, fruktosa 0,82%, sukrosa 0,24%, karoten 0,029%, tiamin 0,0117 mg, niasin 3,765 mg, dan vitamin C 244,4.

Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kelopak bunga rosella terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin yang mempunyai efek diuretik, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagi tonik (obat kuat). Antosianin merupakan pigmen alami yang member warna merah pada seduhan kelopak bunga rosella dan bersifat antioksidan.

 

Menu makanan dari olahan bunga rosella

  • Agar – agar Rosella

 

(http://www.resepmasakanmu.com/resep-minuman-rosella-agar-agar.htm)

Bahan:

  • 20 kuntum bunga rosella
  • 1 sachet agar- agar putih
  • 3 gelas belimbing air
  • Gula secukupnya

Cara Membuat Resep Agar- agar Rosella :

  1. Masak air hingga mendidih, masukkan bunga rosella, rebus hingga berwarna merah. Angkat dan saring.
  2. Masukkan agar- agar sachet putih kedalam air saringan bunga rosella dan didihkan lagi.
  3. Masukkan gula secukupnya sesuai selera, aduh hingga merata.
  4. Matikan api dan dinginkan selama 15 menit.
  5. Tuangkan agar- agar rosella ke dalam cetakan agar- agar sesuai selera, dinginkan atau taruh di lemari es.
  6. Agar- agar siap dihidangkan.
  • Es Kelapa Rosella

 

(http://resepherbal.e-salim.com/2009/02/es-kelapa-sirup-rosella/)

Bahan:

  • 1 buah kelapa muda
  • 1 kaleng nata de coco
  • 50 gr rosella kering
  • ½ kg gula pasir
  • 1000 ml air

Cara Membuat Sirup:

  1. Didihkan 1000 ml air, masukkan 50 gr Rosella kering.
  2. Matikan api dan tutup panic samapai +/- 30 menit.
  3. Setelah seluruh rosella tenggelam, angkat seluruh rosella tersebut sampai tersisa airnya saja dalam panci tersebut kemudian masak kembali air teh rosella bersama ½ kg gula pasir.

Penyajian:

  1. Masukkan 5 atau lebih nata de coco pada gelas saji, serut daging kelapa muda.
  2. Tuangkan dengan air kelapa dan sirup rosella.
  3. Siap dihidangkan dengan tambahan es batu.
  • Rosella Ice Cream

(http://momheritage.blogspot.com/2008/06/rosella-ice-cream.html)

Bahan:

  • 500 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 100 gram gula pasir
  • 150 gram ROSELLA segar, blender
  • 50 gram tepung sagu
  • 1/4 sdt garam
  • 1 lembar daun pandan, sobek-sobek
  • Cetakan es loli atau cup-cup kecil

Cara Membuat:

  1. Campur santan dengan gula pasir, ROSELLA, tepung sagu, dan garam, aduk rata.
  2. Tambahkan daun pandan, setelah mendidih, angkat, dinginkan.
  3. Tuangkan kedalam cetakan es loli atau dalam cup kecil dan simpan dalam freezer sedikitnya 3 jam hingga beku.
  4. Sajikan setelah beku dan mengeras.

Untuk: 6 buah

  • Jus Rosella

http://momheritage.blogspot.com/2008/06/rosella-juice.html)

Bahan:

  • 1 sdm bunga rosella kering
  • 1 sdm gula buah
  • Es serut secukupnya
  • Air panas secukupnya
  • 1 buah strawberry untuk hiasan

Cara Membuat (untuk 1 porsi):

  1. Rendam bunga rosella kering dalam air panas, selama +/- 10 menit, lalu saring dan dinginkan.
  2.  Siapkan blender, masukkan es serut, 150 ml air bunga rosella dan gula buah, lalu blender hingga tercampur rata dan lembut.
  3.  Siapkan gelas saji, tuangkan jus ke dalamnya.
  4. Sajikan dalam kondisi dingin dan beri hiasan buah strawberry.
  • Ø  Selai Rosella

(http://www.resepmasakanmu.com/resep-makanan-rosella-selai.htm)

Bahan:

  • 250 gr kuntum bunga rosella,
  • 1 sdm tepung maizena,
  • air 150 ml,
  • gula pasir 150 g,
  • air jeruk lemon/nipis 3 sdm,
  • 1/4 sdt vanilla pasta
  • 1/4 sdt garam halus.

Cara Membuat:

  1. Blender bunga rosella dengan air dan tepung maizena hingga halus. Angkat.
  2. Tuang ke dalam panci, tambahkan gula dan air.
  3.  Masak hingga mendidih, masukkan jeruk nipis, pasta vanili dan garam.
  4. Masak hingga tekstur saus mengental.
  5. 5.    Angkat. Simpan di dalam stoples kedap udara.

Kesimpulan

Hipertensi merupakan kondisi medis dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang lama).Secara etiologinya hipertensi dapat dibagi menjadi dua yaitu hipertensi esensial (primer) dan hipertensi sekunder. Hipertensi esensial lebih dominan meliputi  faktor genetik dan lingkungan.

Komplikasi pada hipertensi dapat memicu tejadi penyakit seperti gagal ginjal, stroke dan kerusakan jantung.

Hipertensi dapat disembuhkan dengan cara memakan makanan yang segar, bergizi dan banyak vitamin, seperti mengkonsumsi kelopak bunga rosella. Bunga rosella merupakan alternatif tanaman herbal yang bisa dibuat menu makanan pada penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kelopak yang terdapat pada bunga rosella mempunyai kandungan vitamin dan antioksidan yang terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin  yang sangat banyak yang bisa digunakan untuk mencegah  terjadinya tekanan darah tinggi dan memperlancar peredaran darah.

Oleh karena itu, pengolahan kelopak yang berda dalam bunga rosella secara tepat dapat membantu penurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi.

 

Daftar Pustaka

Mardiah, S. 2009. Manfaat Bunga Rosella. Yudhistira; Bandung

Sulalit, M. 2011. Penyakit Hipertensi. Erlangga;Jakarta

Anonymous. 2009. (Online). http://ikaray.net/kitchen/?p=60. Diakses tanggal 5 Juni 2011.

Intan.2010. (Online). http://intanpsikologi.wordpress.com/2010/05/29/penyebab-hipertensi/. Diakses tanggal 16 Juni 2011.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: