Manisan Buah Cermei (Phyllanthus acidus) Untuk Diet Terapi Tumor

Moch. Agus Krisno Budiyanto M, Kes, Nur Lailatul Fitri

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318

Abstract

Cermei, cereme or ceremai is the name of a type of fruit trees with the same name. Ceremai fruit color yellowish white, both are still young and ripe (Anonymous, 2005). Cermei fruit has many benefits such as to relieve the tumor disease. Nutritional values in fruit cermei calculated per 100 gram portion of food energy is 28 kkl energy, 91.7 grams of water, 0.7 grams protein, 6.4 grams carbohydrates, 0.6 grams of crude fiber, calcium, 5 g ml portions is 28 KKL energy, 91.7 grams of water, 0.7 grams protein, 6.4 grams carbohydrates, 0.6 grams of crude fiber, calcium, 5 g ml, 23 ml g of phosphorus, iron 0.4 g ml, 0.01 ml g thiamin, riboflavin 0.05 g ml and 8 ml grams of vitamin C (Anonymous, 2010).

Tumor is a disease caused by DNA mutations that accumulate in cells. Tumor seedlings emerge when there is a problem in the growth and cell turnover in the body.

Cermei sweets can inhibit tumor even deadly. Cermei sweets will also be killing the seeds of a potential tumor disease malignant disease. Tumor in the body will be turned off by the chemical compounds contained in fruits cermei like vitamin C, thiamin, riboflavin, and others (Anonymous, 2010).

Keywords : Otaheite gooseberry, Tumor

 

Abstrak

Cermei, cereme atau ceremai adalah nama sejenis pohon dengan buah yang sama namanya. Warna buah Ceremai putih kekuning-kuningan, baik yang masih muda maupun yang sudah masak ()Anonymous, 2005). Buah cermei mempunyai banyak manfaat diantaranya untuk meringankan penyakit tumor. Nilai kandungan gizi pada buah cermei dihitung per 100 gram porsi makan adalah 28 kkl energi, 91,7 gram air, 0,7 gram protein, 6,4 gram karbohidrat, 0,6 gram serat kasar, kalsium 5 ml gram porsi makan adalah 28 kkl energi, 91,7 gram air, 0,7 gram protein, 6,4 gram karbohidrat, 0,6 gram serat kasar, kalsium 5 ml gram, 23 ml gram fosfor, 0,4 ml gram besi, 0,01 ml gram thiamin, 0,05 ml gram riboflavin, dan 8 ml gram vitamin C (Anonymous, 2010).

Tumor adalah penyakit yang disebabkan oleh mutasi DNA didalam sel yang terakumulasi. Bibit tumor muncul ketika ada semacam masalah dalam pertumbuhan dan pergantian sel di dalam tubuh.

Manisan cermei dapat menghambat bahkan mematikan tumor. Manisan cermei nantinya juga akan membunuh benih-benih penyakit tumor yang berpotensi menjadi penyakit tumor ganas. Tumor dalam tubuh akan dimatikan oleh senyawa-senyawa kimia yang terkandung dalam buah cermei seperti vitamin C, thiamin, riboflavin, dan lain-lain (Anonymous, 2010).

Kata kunci : Cermei, Tumor

PENDAHULUAN

Cermei, cereme atau ceremai adalah nama sejenis pohon dengan buah yang sama namanya. Buah yang masam ini dikenal pula dengan nama-nama lain seperti ceremoi (Aceh), chermai (Malaysia), karmay (Fillipina), mayom (Thailand) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris dinamai Otaheite gooseberry, Malay gooseberry dan beberapa sebutan yang lain. Nama ilmiahnya adalah Phyllanthus acidus.

(http://www.google.co.id/search?q=manisan+cermei.html)

Cermei diperkirakan memiliki asal-usul dari Madagaskar. Kini cermei telah menyebar ke berbagai wilayah tropis seperti di Asia Tenggara (Vietnam selatan, Laos, Indonesia dan Malaya bagian utara), kepulauan-kepulauan Mauritius, Réunion dan Rodrigues di Samudra Hindia, serta di Guam, Hawaii dan beberapa kepulauan lain di Samudra Pasifik. Buah Ceremai rasanya masam walaupun sudah masak. Biasanya buah Ceremai dibuat manisan atau sebagai campuran membuat rujak. Warna buah Ceremai putih kekuning-kuningan, baik yang masih muda maupun yang sudah masak. Untuk membedakan mana yang telah masak, cukup dilihat besar kecil buahnya saja. Buah yang masih muda ukurannya lebih kecil (Anonymous, 2005).

Penyakit tumor merupakan salah satu penyakit yang paling menghantui manusia. Penyakit ini tergolong penyakit ganas yang melumpuhkan tubuh penderitanya, dan menggerogoti berbagai fungsi organ tubuhnya sehingga tak berfungsi normal kembali. Munculnya penyakit tumor berawal dari tidak normalnya pertumbuhan sel pada jaringan atau organ dalam tubuh. Ketidaknormalan itu menyebabkan berbagai masalah yang berakibat buruk pada tubuh kita. Ditinjau berdasarkan tingkat keparahannya, penyakit tumor ada dua jenis yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Penyakit tumor jinak ini pertumbuhannya tidak cepat. Berbeda dengan tumor ganas yang sangat cepat menyebar dan mengancam nyawa penderitanya. Dilihat dari jenisnya, penyakit tumor ada yang bersarang di kulit maka disebut dengan tumor kulit. Ada yang disebut dengan tumor payudara karena tumbuhnya di payudara. Juga ada tumor rahim dimana penyakit ini menyerang bagian rahim wanita. Selain itu, masih ada lagi penyakit tumor paru, tumor kolon, dan jenis tumor lainnya yang tumbuh pada bagian tubuh tertentu.

Penyebab Penyakit Tumor

Mutasi DNA didalam sel yang terakumulasi merupakan faktor utama penyebab tumor. Sebenarnya sel manusia memiliki mekanisme perbaikan DNA (DNA repair) dan mekanisme lainya yang menyebabkan sel merusak dirinya dengan apoptosis jika kerusakan DNA terlalu berat. Apoptosis adalah proses aktif kematian sel yang ditandai dengan pembelahan DNA kromosom, kondensasi kromatin, serta fragmentasi nukleus, dan sel itu sendiri (Anonymous, 2010).

Beberapa penyebab tumor yang sering terjadi pada masyarakat umumnya yaitu ketergantungan rokok yang mengandung nikotin dan zat-zat aditif lainya, mengkonsumsi minuman beralkohol, gaya hidup yang tidak sehat, obesitas (kegemukan), benzena dan zat kimia lain yang berada di lingkungan yang diserap oleh darah sehingga meracuni seluruh jaringan tubuh, masalah genetis, dan sinar radiasi matahari yang tidak mampu di tahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan membuat karakteristik kulit berubah (Arisandi, 2008).

Virus tertentu dapat juga menyebabkan tumor tumbuh menjadi tidak terkendali. Virus itu antara lain cervical cancer (human papilomavirus), dan hepatocellular carcinoma atau yang biasa kita sebut sebagai virus hepatitis B.

Penyakit tumor dapat dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu jenis kelamin, umur, lingkungan, genetika, dan faktor diet (Wasripin, 2007). Diet yang tidak sehat dapat pula menyebabkan tumor. Penyakit-penyakit yang menunjukkan gejala tumor adalah batuk yang berkepanjangan, napas pendek-pendek dan menekan dada, pada kasus tumor kolon sering kali penderita mengalami penurunan berat badan, terjadi diare berat, konstipasi, anemia, dan tekanan darah yang tak terkontrol.

Untuk gejala-gejala yang harus kita waspadai antara lain  munculnya benjolan yang tumbuh dan membesar pada bagian tubuh tertentu, terjadinya penebalan jaringan, pendarahan atau keluarnya cairan dari tubuh, nyeri haid yang rutin dan berkepanjangan pada wanita, sakit atau luka lama yang tidak sembuh-sembuh, dan kehilangan berat badan secara cepat.

Perawatan Penderita Penyakit Tumor

Perawatan yang diberikan pada penderita tumor sangatlah bergantung pada tipe tumornya, penyebabnya, juga lokasi tumor itu tumbuh. Jika dalam pemeriksaan tumor yang dimaksut tidak mempunyai kemungkinan untuk menyebar, dan areanya sangat aman dan tidak menimbulkan kerusakan pada organ didekatnya, maka tidak diperlukan perawatan yang serius.

Seringkali tumor dapat dihilangkan dengan perawatan standart. Tapi untuk tumor otak, harus dilakukan operasi yang harus mengikuti prosedur tingkat tinggi dan sangat ketat. Hal ini dilakukan untuk mengurangi efek merusak yang bisa terjadi di sekitar lokasi pembedahan. Perawatan yang dilakukan untuk tumor berat antara lain pembedahan, radiasi, kemotherapi, dan kombinasi antara ketiga model perawatan tadi.

Manfaat buah Cermei

Pada umumnya semua jenis buah pasti mempunyai banyak manfaat, salah satunya buah cermei. Bagian-bagian dari tumbuhan cermei yang dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan hidup antara lain daun, kulit akar, dan bijinya. Daun pohon cermei dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk berdahak, mual, kanker, sariawan, dan menguruskan badan ataupun menurunkan berat badan. Pada kulit akar sendiri mempunyai manfaat yaitu untuk meredakan atau menyembuhkan penyakit asma. Selain itu kulit akar pohon cermei juga sangat bermanfaat untuk penyembuhan luka ataupun sakit pada kulit. Biji dari buah cermei dapat dimanfaatkan sebagai obat sembelit dan mual-mual akibat perut kotor (Anonymous, 2010).

 

(http://www.google.co.id/search?q=manisan+cermei.html)

Kandungan Gizi Buah Cermei

Nilai kandungan gizi pada buah cermei dihitung per 100 gram porsi makan adalah 28 kkl energi, 91,7 gram air, 0,7 gram protein, 6,4 gram karbohidrat, 0,6 gram serat kasar, kalsium 5 ml gram, 23 ml gram fosfor, 0,4 ml gram besi, 0,01 ml gram thiamin, 0,05 ml gram riboflavin, dan 8 ml gram vitamin C (Anonymous, 2010).

Pengobatan Tumor

Pengobatan tumor dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu pengobatan secara medis dan pengobatan secara herbal.

1. Pengobatan secara Medis

Pengobatan tumor secara medis dilakukan dengan mengangkat tumor yang ada pada tubuh pasien. Biasanya pengobatan ini dilakukan dengan pembedahan atau operasi. Sementara metode lain selain pembedahan yaitu kemotherapi. Kemotherapi merupakan sebuah cara untuk menyembuhkan penyakit tumor dengan meluruhkan sel-sel tumor tersebut.

Upaya pengobatan ini mempunyai efek samping yaitu bisa merontokkan rambut dan merusak kulit pasien. Hal itu disebabkan karena kuatnya efek dari kemoterapi. Pengobatan terbaru untuk menangani penyakit tumor yaitu pengobatan dengan menggunakan terapi gen. Dalam metode ini pertumbuhan sel tumor dihentikan pertumbuhanya dengan menggunakan komposisi sel.

2. pengobatan secara herbal

Disamping pengobatan medis, tak sedikit penderita penyakit tumor yang mencoba menyembuhkan tumor dengan pengobatan herbal. Sejak dulu pengobatan herbal menjadi solusi untuk berbagai penyakit. Untuk penyakit tumor, pengobatan herbal yang dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat herbal yang dihasilkan dari tanaman-tanaman berkhasiat.

Manisan Cermei Menyembuhkan Tumor

Manisan cermei merupakan produk yang diolah dari bahan dasar buah cermei. Buah yang pada awalnya berasa masam ini akan diolah sedemikian rupa untuk mendapatkan produk yang disukai oleh masyarakat. Buah cermei juga merupakan buah yang dapat menyembuhkan penyakit tumor. Kandungan gizi seperti vitamin C sangat berperan aktif sebagai antioksidan alami yang dapat menangkal radikal bebas di sekitar lingkungan kita. Selain itu vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga resiko timbulnya penyakit semacam kanker dan tumor dapat diminimalisir (Anonymous, 2010).

(http://www.google.co.id/search?q=manisan+cermei.html)

Selain kaya akan kandungan vitamin C-nya, cermei juga mengandung thiamin (B1) dan riboflavin (B2) yang masing-masing mempunyai kelebihan dan fungsi tersendiri. Thiamin merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi sumber energi yang diperlukan tubuh kita. Riboflavin banyak berperan penting dalam metabolisme tubuh kita. Didalam tubuh, vitamin B2 berperan sebagai salah satu komponen koenzim flavin mononukleotida dan flavin adenine dinukleotida. Kedua enzim ini sangat berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh melalui proses respirasi. Vitamin B1 dan B2 dalam cermei ini dapat membantu kinerja vitamin C yang dapat menekan radikal bebas penyebab tumor. Harapanya ketika vitamin C bekerja sebagai antioksidan yang menekan radikal bebas penyebab tumor ini, disertai dengan kerja vitamin B1 yang berfungsi menjaga kesehatan kulit agar tidak terjadi pertumbuhan tonjolan-tonjolan yang ada dikulit. Selanjutnya secara bersamaan vitamin B2 meregenerasi tubuh agar tidak mengalami kerusakan sel akibat radikal bebas penyebab tumor (Anonymous, 2010).

Terapi Tumor Dengan Menggunakan Manisan Cermei

Untuk terapinya dianjurkan menyesuaikan dengan kebutuhan takaran saji per gramnya. Pada tiap harinya pasien penderita penyakit tumor dianjurkan secara rutin untuk memakan manisan buah cermai sebanyak 2 kali sehari. Dengan rincian pada waktu pagi hari disarankan untuk memakan ¼ ons dan pada waktu sorenya juga diberlakukan perlakuan yang sama yaitu ¼ ons sehabis makan. ¼ ons kira-kira sekitar 15 biji manisan cermei (Anonymous, 2011).

Manisan cermei dapat menghambat bahkan mematikan tumor. Manisan cermei nantinya juga akan membunuh benih-benih penyakit tumor yang berpotensi menjadi penyakit tumor ganas. Tumor dalam tubuh akan dimatikan oleh senyawa-senyawa kimia yang terkandung dalam buah cermei seperti vitamin C, thiamin, riboflavin, dan lain-lain.

Cara pembuatan manisan cermei ini cukuplah sederhana yaitu dengan merebus buah cermei dengan sedikit gula sampai masak. Pemberian gula jangan terlalu berlebihan agar tidak memicu terjadinya penyakit lain seperti diabetes. Penyajiannya bisa dalam bentuk manisan atau minuman.

Dalam Al- Qur’an Surat Al-A’raaf ayat 31, Allah SWT berfirman:

Artinya : “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-oarng yang berlebih-lebihan” (QS, Al-A’raaf:31).

Kesimpulan

            Tumor adalah penyakit yang disebabkan oleh mutasi DNA didalam sel yang terakumulasi. Bibit tumor muncul ketika ada semacam masalah dalam pertumbuhan dan pergantian sel di dalam tubuh.

Diantara faktor-faktor penyebab tumor yaitu rokok yang mengandung nikotin tinggi, zat aditif, mengkonsumsi minuman beralkohol, benzene dan zat kimia lainnya yang berada di lingkungan yang diserap oleh darah sehingga meracuni jaringan tubuh, masalah genetis, dan sinar radiasi matahari yang tidak mampu di tahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan membuat karakteristik kulit berubah.

Tumor dapat disembuhkan dengan cara diet therapy dengan  memakan makanan yang mengandung antioksidan seperti buah cermei, buah cermei kaya akan vitamin C yang berguna sebagai antioksidan dlm tubuh, selain itu cermei juga mengandung vitamin B1, B2 dan zat-zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

karena buah cermei rasanya masam maka agar lebih disukai buah cermei bisa dijadikan manisan, dengan pengolahan yang aman, sederhan dan tidak mengurangi kandungan gizinya.

DAFTAR PUSTAKA

Arisandi, Defa. 2008. Asuhan Keperawatan Prada Klien Dengan Kanker Paru. Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah. Pontianak

Wasripin, 2007. Pemeriksaan CT SCAN THORAX Pada Kasus Kanker Paru. Denpasar Bali

Anonymous, 2005. http://www.scribd.com/doc/28437248/Phyllanthus-acidus Diakses tanggal 15 Juni 2012.

Anonymous, 2010. http://alamendah.wordpress.com/2010/09/25/pohon-dan-buah-ceremai-dan-aneka-manfaat/ Diakses tanggal 15 Juni 2012.

Anonymous,2010. http://www.ceritamu.com/forum/khasiat-buah-cermai-m27261.aspx Diakses tanggal 15 Juni 2012.

Anonymous, 2010. http://ms.wikipedia.org/wiki/pokokcermai Diakses tanggal 15 Juni 2012.

Anonymous, 2010. http://cozyeslife.blogspot.com/2010/04/bermanfaatkah-ceremai-itu.html Diakses tanggal 15 JUni 2012.

Anonymous, 2011. http://www.obatherbalalami.com/2011/04/atasi-kanker-dengan-manisan-cermai.html Diakses tanggal 15 Juni 2012.

Anonymous, 2010. http://www.cancerhelps.com/tumor.htm Diakses tanggal 15 Juni 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: