MENU DAUN MURBEI UNTUK DIABETES MELITUS

Moc. Agus Krisno B, Nela Asiah

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

 Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318

Abstract

Mulberry is a genus that consists of 10-16 species of trees indigenous to certain regions are hot and subtropics of Asia, Africa and the Americas. The majority of native species from Asia. One of them is the famous Andaleh village, district Batipuh, Tanah Datar regency, West Sumatra, which has reached more than 120 years of age. Mulberry growing fast enough at the time was young, but then grow slowly and rarely exceed 10-15 m high. Mulberry especially famous for its foliage as silkworm food besides mulberry plant parts can be used as natural herbal remedies such as levels of the chemical to lower blood sugar levels or diabetes mellitus, hypertension, hypercholesterolemia and disorders of the gastrointestinal tract.

Diabetes mellitus is a disease characterized by increased blood sugar levels. High levels of sugar because it is less the maximum utilization of sugar by the body as an energy source because of the lack of the hormone insulin produced by the pancreas. Here mulberry leaves can lower blood sugar levels, we can enjoy an alternative to the efficacy of mulberry leaves, among others, by way of boiling them.

Keyword: mulberry, diabetes mellitus, natural herbal

 

Abstrak

            Murbei adalah sebuah genus yang terdiri dari 10-16 spesies pohon tertentu yang asli berasal dari daerah panas sedang dan subtropics di Asia, Afrika dan Amerika. Mayoritas spesies asli berasal dari Asia. Salah satunya yang terkenal adalah di desa Andaleh, kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang telah mencapai usia lebih dari 120 tahun. Murbei tumbuh cukup cepat pada saat masih muda, namun kemudian tumbuh lambat dan tingginya jarang melebihi 10-15 m. Murbei terutama terkenal karena dedaunannya sebagai makanan ulat sutra selain itu bagian-bagian tumbuhan murbei dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal alami seperti kandungan kimianya untuk menurunkan kadar gula dalam darah atau Diabetes Melitus, hipertensi, hiperkolesterolemia dan gangguan pada saluran cerna.

Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Tingginya kadar gula karena kurang maksimalnya pemanfaatan gula oleh tubuh sebagai sumber energi karena kurangnya hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Disini daun muerbei dapat menurunkan kadar gula dalam darah, alternatif untuk kita bisa menikmati khasiat daun murbei ini antara lain dengan cara merebusnya.

Kata kunci: murbei, diabetes mellitus, obat herbal.


PENDAHULUAN

 

Indonesia memiliki keanekaragaman hasil alam yang melimpah. masyarakat Indonesia pada umumnya masih memperhatikan terhadap hasil-hasil alam yang dimiliki, baik yang dapat digunakan sebagai bahan makanan maupun yang dapat digunakan untuk pengobatan terhadap suatu penyakit. Dari sekian banyak tumbuh-tumbuhan hasil alam yang dimiliki tersebut salah satu diantaranya adalah Murbei (Morus alba L).

Perubahan gaya hidup masyarakat pada saat ini, ditambah dengan banyaknya aktivitas memberikan potensi berbagai penyakit yang bisa dialami masyarakat, misalnya saja hipertensi (darah tinggi), gangguan pencernaan, sakit kepala, kolesterol tinggi, dan diabetes (kencing manis). Penanggulangan yang dilakukan masyarakat terhadap penyakit-penyakit tersebut umumnya dengan mengkonsumsi obat-obatan sintetis, yang berpotensi menimbulkan efek samping yang tidak dikehendaki penderita.

Menurut penelitian daun murbei banyak mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Diantaranya adalah senyawa 1-deoxynojirimycin (DNJ) yang berfungsi untuk mengobati diabetes mellitus. Senyawa DNJ telah ditemukan dalam bentuk sintetis sejak tahun 1976 oleh peneliti-peneliti yang berasal dari jepang. DNJ ini merupakan enzim untuk memecah karbohidrat kita menjadi glukosa.

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang berdampak pada produktifitas dan dapat menurunkan Sumber Daya Manusia. Penyakit ini tidak hanya berpengaruh secara individu, tetapi sistem kesehatan suatu Negara.

Diabetes Mellitus merupakan penyakit endokrin yang paling umum ditemukan. Diabetes Mellitus ini merupakan gangguan kesehatan yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Tingginya kadar gula karena kurang maksimalnya pemanfaatan gula oleh tubuh sebagai sumber energi karena kurangnya hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas atau tidak berfungsinya hormon insulin dalam menyerap gula secara maksimal oleh sebab itu penyakit ini juga biasa disebut atau didefinisikan sebagai penyakit gula darah. Perkataan diabetes berasal dari bahasa Yunani (Diabetes) yang berarti “Bocor” sedangkan kata mellitus berasal dari bahasa Latin (Mellitus) yang berarti “madu”, mungkin diambil sebagai nama penyakit itu untuk menggambarkan tingginya kandungan gula urin penderita. Dalam bahasa Indonesia penyakit itu disebut sebgai penyakit “ kencing manis ”.

Umumnya penyakit diabetes dianggap sebagai penyakit keturunan. Jika seseorang menderita diabetes biasanya ia juga mengetahui siapa sanak keluarganya yang juga menderita penyakit yang sama.

Sebagaimana Allah berfirman surat Al-Baqaroh ayat 168.

Yang artinya : “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (Q.S Al-Baqoroh 168).

              Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degenerative yang terus bertambah jumlahnya di Indonesia. Jumlah kasus penyakit Diabetes Mellitus (DM) di propinsi Jawa Tengah dari tahun 2003 sampai tahun 2004 meningkat dari 54.560 menjadi 113.572, sedangkan jumlah kematian akibat DM meningkat dari 98  menjadi 313 (Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, 2004). Meningkatnya prevalensi DM ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat. DM timbul akibat terjadinya defisiensi hormon insulin absolut dan relative yang berfungsi memanfaatkan glukosa sebagai sumber energy dan mensintesa lemak. Kekurangan insulin absolut terjadi jika pankreas tidak berfungsi lagi untuk mensekresi insulin, sedangkan kekurangan insulin relatif terjadi jika produksi insulin tidak sesuai dengan kebutuhannya.

              Kadar glukosa yang tinggi dalam tubuh penderita diabetes tidak bisa diserap semua dan tidak mengalami metabolism dalam sel. Kadar glukosa yang berlebihan dikeluarkan melalui ginjal dan dikeluarkan bersama urin.

              Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia kini menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Melitus setelah India, China dan Amerika Serikat. Tercatat pada tahun 2006, jumlah penyandang diabetes di Indonesia mencapai 14 juta orang, dan baru 50% penderita yang sadar mengidap diabetes, sekitar 30% diantaranya melakukan pengobatan secara teratur. Menurut beberapa penelitian epidemiologi, prevalensi diabetes di Indonesia berkisar 1,5 kecuali di Manado yang cenderung lebih tinggi yaitu 6,1%. Beberapa waktu yang lalu International Diabetes Federation (IDF) menyatakan bahwa tahun 2003 terdapat 194 juta orang terkena diabetes tipe 2. Namun pada tahun 2030 diperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia meningkat tajam menjadi 366 juta orang.

Grafik penderita diabetes di Indonesia

(Anonymous,2007)

Mengingat bahayanya penyakit DM tidak dapat disembuhkan, maka penggunaan obat merupakan pilihan utama dalam menanganinya. Obat yang sering dipergunakan untuk terapi DM adalah golongan sulfonilurea dan biguanid. Penggunaan obat anti diabetes biasanya berlangsung lama dengan efek samping yang ditimbulkan cukup besar, sehingga biaya yang ditanggung oleh penderita secara keseluruhan juga besar, sehingga biaya yang ditanggung oleh penderita secara keseluruhan juga besar. Maka diperlukan suatu alternatif pengobatan yang harganya relatif murah dan khasiatnya tidak berbeda jauh dengan obat sintetik.

Penderita DM atau Diabetes Mellitus biasanya tidak hanya terganggu kadar gula darahnya tapi juga berimbas pada memburuknya kolesterol darah. Untuk itu ada beberapa resep dari berbagai jenis tanaman sayur dan buah yang bermanfaat untuk menetralisir kadar kolesterol. Beberapa jenis tanaman ada yang juga sekaligus bermanfaat menurunkan gula darah seperti daun murbei.

 

Gambaran Umum Murbei (Morus)


Murbei merupakan tanaman yang berasal dari Cina, di Indonesia biasanya tumbuh di daerah basah, di lereng gunung yang banyak terkena sinar matahari . Tinggi pohon antara 5 sampai 9 meter. Daunnya berwarna hijau lebar dan memanjang dan berbunga sepanjang tahun. Buah tanaman ini yang muda berwarna hijau, yang tua berwarna merah dan rasanya masam, yang sudah matang berwarna hitam dan rasanya manis .

Gambar  Morus alba L (Murbei)

(Anonymous,2011)

Murbei tumbuh baik pada ketinggian lebih dari 100M diatas permukaan laut, dan memerlukan cukup sinar matahari. Tumbuhan yang sudah dibudidayakan ini menyukai tempat yang cukup basa seperti lereng gunung. Tanaman ini kadang ditemukan tumbuh liar. Murbei memiliki percabangan banyak, cabang muda berambut halus, daun tunggal, letak berseling, dan bertangkai panjang 4 cm. Helai daun murbei bulat telur sampai berbentuk jantung, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5 – 20 cm, lebar 1,5 – 12 cm, dan warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk tandan, keluar dari ketiak daun, mahkota bentuk taju, warnanya putih.  Dalam satu pohon terdapat bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna yang terpisah. Murbei berbunga sepanjang tahun. Tumbuhan ini dibudidayakan karena daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera dan dapat pula dijadikan sebagai bahan baku pakan ternak.

Klasifikasi ilmiah murbei

Kingdom      :    Plantae

Divisi             :    Spermatophyta

Subdivisi      :    Angiospermae

Kelas            :    Dicotyledonae

Bangsa         :    Morales

Suku             :    Moraceae

Marga           :    Morus

Spesies        :    Morus alba L.

 

               Tanaman murbei (Morus alba L)  berbentuk semak (perdu) yang dapat juga berbentuk pohon yang tingginya mencapai 20-25 meter. Curah hujan yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman murbei antara 635-2500 mm/tahun dengan suhu optimal antara 23,9° C dan 26,6° C, tetapi pada umumnya tanaman murbei dapat tumbuh dengan baik pada suhu minimum 13° C dan suhu maksimum 38° C. Adaptasi tumbuh tanaman murbei relative baik dan tanaman ini dapat tumbuh pada lokasi dengan variasi suhu, pH tanah dan ketinggian dari permukaan laut yang sangat besar, oleh karena itu tanaman ini mudah dikembangkan untuk kebutuhan lain.

 

              Tanaman murbei berbentuk semak yang memiliki tinggi mencapai 5-6 meter. Adaptasi tumbuh tanaman murbei juga relatif baik dan tanaman ini dapat tumbuh pada lokasi dengan variasi suhu, pH tanah dan ketinggian permukaan laut yang besar. Murbei dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan lain seperti sebagai sumber obat alami untuk manusia.

Kandungan Murbei

 

Daun murbei mengandung ecdysterone, inokosterone, lupeol, beta-sitosterol, rutin, moracetin, isoquersetin, scopoletin, scopolin, alfa, beta-hexenal, cis-beta-hexenol, cis-lamda-hexenol, benzaidehide, eugenol, linalool, benzyl alcohol, butylamine, aceto’ne, trigonelline, choline, adenine, asam amino, copper, zinc, vitamin (A,B1,C dan karoten), asam klorogenik, asam fumarat, asam folat, asam formyltetrahydrofilik, dan mioinositol, juga mengandung phytoestrogens .

 

Kandungan tannin daun murbei sebesar 0,85% nilai yang sangat kecil untuk berpotensi mengikat protein dibandingkan dengan daun kaliandra yang mengandung tanin sebesar 11,3% dan Leucaena leucocephala sebesar 13,9%. Kandungan asam askorbat daun murbei sebesar 2-3 mg/g. Selain asam askorbat, juga teridentifikasi adanya karotene, vitamin B1, asam folat dan vitamin D pada daun murbei. Daun murbei juga mengandung n-butanol, beta-gamma-hexenol, methyl-ethyl ,acetaldehyde,n-butylaldehyde, isobutylaldehyde, valeraldehyde, hexaldehyde, alpha-beta-hexenal, acetone, methyl-ethyl ketone, methyl-hexyl ketone, dan acetic, propionic, isobutyric acids, calcium malate, succinic, dan tartaric acids, xanthophylls dan isoquercitrin.

Potensi Daun Murbei Untuk Diabetes Melitus

 

Kualitas daun murbei di cina telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk pencegahan dan perawatan diabetes mellitus. Menurut para tabib di cina daun murbei dapat menekan kadar gula darah yang tinggi. Selain daunnya buah murbei juga berkhasiat istimewa untuk memperkuat ginjal dan meningkatkan sirkulasi darah. Praktisnya buah murbei juga dapat menghilangkan sembelit dan mengatasi gangguan pencernaan. Para ilmuwan di Jepang menunjuk sejumlah biologis senyawa aktif dalam ekstrak daun murbei putih (Morus alba). Tanaman yang disukai ulat sutra itu, daunnya juga dapat diekstrak yang efektif menekan perkembangan aterosklerois, penumpukan plak kolesterol di arteriesn (Sanchez, 2000).

Sebuah penelitian yang dilakukan dengan cara mengambil segenggam daun murbei kemudian merebusnya dengan air 2 liter dan kira-kira air perebusnya tinggal 1,5 liter, kemudian diminum 3kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murbei signifikan mengurangi kadar gula dalam darah, dan itu menunjukkan bahwa daun murbei bisa berguna untuk mengendalikan diabetes.

Daun murbei bersifat pahit, manis, dingin, masuk meridian paru dan hati. Dan di luar negeri daum murbei sudah dibuat obat suntik. Obat suntik tersebut menyebabkan nyeri di tempat local suntikan kadang timbul menggigil demam dan sakit kepala yang tidak memerlukan pengobatan khusus.

Menu sehat daun murbei untuk Diabetes Melitus

 

Alat dan Bahan

  1. 10 gram daun murbei segar
  2. 3 gelas air
  3. Saringan

Cara kerja

  1. Daun dicuci bersih
  2. Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas
  3. Setelah dingin saring air rebusan daun murbei dengan saringan
  4. Lakukan setiap hari

             “Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obat dan menjadikan bagi setiap penyakit obatnya, maka (berobatlah kamu sekalian, tetapi) jangan berobat dengan yang haram.” (HR.Abu Dawud).

Dari Jabir berkata, “Rasulullah bersabda, bagi tiap-tiap penyakit itu ada obatnya, apa bila obat yang dengan penyakitnya maka ia sembuh dengan izin Allah. “

KESIMPULAN

 

  1. Murbei merupakan tanaman yang berasal dari Cina, di Indonesia biasanya tumbuh di daerah basah, di lereng gunung yang banyak terkena sinar matahari .
  2. Tanaman murbei berbentuk semak yang memiliki tinggi mencapai 5-6 meter.
  3. Menurut penelitian daun murbei banyak mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Diantaranya adalah senyawa 1-deoxynojirimycin (DNJ) yang berfungsi untuk mengobati diabetes mellitus.
  4. Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah.

DAFTAR PUSTAKA

 

Atomeodarjo, S.J., dkk, 2000. Sutera Alam Indah. Yayasan Sarana Jaya. Jakarta.

Crampton, E. W., dkk. 1969. Applied Animal Nutrition. 1 Ed. The Ensiminger Publishing Company. California. U.S.A.

Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. 2005.  Tanaman Murbei di Indonesia.  Jakarta.

Ekastuti, D. R. !996. Pemeliharaan Berbagai Jenis Tanaman Murbei. Laporan Penelitian. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor.

Sunarto, H. 1997. Budidaya Murbei & Usaha Pesutraan Alam. Kanisius. Yogyakarta

Anonymous.2012. http://catatansehat.blogspot.com/2010/07/sayur-dan-buah-penetralisir-kadar.html Diakses : 19 Juni 2012

Anonymous.2012. http://ayhie13.wordpress.com/tag/morus-alba/ Diakses : 19 Juni 2012

Anonymous. 2012.

           http://www.iwf.or.id/detail_flora/67 Diakses : 19 Juni 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: