Menu Bayam Merah (Amaranthacea gangeticus) Sebagai Alternatif Pengobatan Anemia

Menu Bayam Merah (Amaranthacea gangeticus) Sebagai Alternatif Pengobatan Anemia

Moch. Agus Krisno B, Elgi Zulfakar Diniy

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang Telp 464318

Abstract

Anemia (in Greek: Without Blood) is a state when the number of red blood cells or amount of hemoglobin (oxygen carrying protein) in red blood cells is below normal. Red blood cells contain hemoglobin that allows them to carry oxygen from the lungs, and deliver to all parts of the body.

Iron deficiency can cause anemia, which resulted in oxygen carried to the network decreases. Anemia leads to reduced number of red blood cells or amount of hemoglobin in red blood cells, so that blood can not transport oxygen in the body as needed. The result is a lack of energy, lethargy, headaches, and dizziness. More anemia experienced by women because the women happen to lose more iron due to blood loss during menstruation. This can be prevented by eating foods that contain iron are quite high. Spinach is one source of the iron content of 3.9 mg / g.

In 100 grams of spinach contains a power of 21.0 kcal, 92.9 g water, 2.1 grams protein, 0.2 grams fat, 2.7 g carbohydrates, 0.7 grams fiber, 1.4 g ash, calcium 90 , 0 mg, phosphorus 29.0 mg, iron 3.8 mg, 131.0 mg sodium, potassium 385.0 mg, 4080.0 ug beta-carotene, 0.08 mg vitamin B1, vitamin B2 0.15 mg, niacin 0 , 7 mg, and 76.7 mg vitamin C

Keywords : Anemia, deficiensy, haemoglobin, red spinach.

 

Abstrak

Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Defisiensi zat besi dapat menyebabkan anemia, yang mengakibatkan oksigen yang dibawa ke jaringan menurun. Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh. Akibatnya terjadi kekurangan energi, kelesuan, sakit kepala, dan pusing-pusing. Anemia lebih banyak dialami oleh wanita karena pada wanita terjadi kehilangan zat besi yang lebih banyak akibat kehilangan darah selama menstruasi. Hal ini dapat dicegah dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi yang cukup tinggi. Bayam merupakan salah satu sumber zat besi dengan kandungan sebesar 3.9 mg/g.

Dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr.karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg.

PENDAHULUAN

Sejumlah jenis zat gizi memeggang peranan dalam pembentukan darah merah (hemopoiesis). Yang biasa dimaksud dengan pembentukan darah ialah pembentukan arythrocyt dengan hemoglobin didalamnya. Zat-zat gizi yang berperan dalam homopoiesis ialah protein, berbagai vitamin dan mineral. Diantara vitamin-vitamin ialah asam folat.vitamin B12, vitamin C dan Vitamin E, sedangkan di antara mineral ialah fe, Cu, dan mungkin pula Co. yang paling menonjol menimbulkan hambatan homopoiesis ada dua kelompok. a)Vitamin : asam Folat dan vitamin B12, b) Mineral: Fe dan Cu.

Fe (zat besi) merupakan mineral penting yang berperan dalam metabolisme tubuh. Fe berfungsi sebagai pembentuk hemoglobin, katalisator perubahan betakaroten menjadi vitamin A, sintesis purin dan kolagen, produksi antibodi, dan detoksifikasi obat-obatan dalam hati (Hadisoeganda, 1996).

Fe dalam tubuh secara otomatis diperbaharui oleh makanan. Namun bila kehilangan Fe tidak segera diganti, lama kelamaan akan terjadi defisiensi Fe yang mengakibatkan metabolisme tubuh terganggu. Dalam urin, keringat, hasil pernafasan, dan feses yang diekskresikan manusia setiap hah terkandung sejumlah Fe. Melalui proses itulah terjadi kehilangan Fe dari tubuh. Total Fe yang hilang dari tubuh per hari mencapai 0.7-1.0 mg (Guthrie, 1975). Angka tersebut merupakan kisaran jumlah Fe yang hilang secara umum pada orang dewasa pria.

Pada wanita terjadi peningkatan kehilangan Fe akibat proses menstruasi 28 hah sekali. Jumlah Fe yang hilang sekitar 16-32 mg per bulan atau 0.5-1.0 mg per hari. Ini berarti, wanita menstruasi membutuhkan sekitar 0.5-1.0 mg Fe per hari untuk mengganti Fe yang hilang. Dengan asumsi bahwa daya absorbsi tubuh adalah 20% dari total zat besi yang dikonsumsi dalam satu hari maka jumlah konsumsi Fe per hari harus digandakan beberapa kali lipat sesuai kebutuhannya.

Bayam mempunyai kandungan Fe yang tinggi, yaitu 3.9 mg/100 g. Selain itu, bayam juga kaya serat, harganya murah, dan siklus pemanenannya sangat cepat (2 minggu ) (Hadisoeganda 1996). Oleh  karena  itu,   produk yang dihasilkan dari penambahan bayam diharapkan memiliki kadar Fe yang tinggi, baik untuk dikonsumsi wanita menstruasi, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hal yang tidak kalah penting adalah kandungan vitamin C bayam yang cukup tinggi, yaitu 80.0 mg/100 g. Vitamin C ini sangat penting untuk membantu reduksi Fe3+ menjadi Fe2+ sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Vitamin C ini juga membantu penyerapan zat besi 3-6 kali.

Anemia

Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.

Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.

Hemoglobin adalah unsur utama penyusun sel darah merah yang merupakan protein kaya zat besi dan berfungsi membantu sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Proses Terjadinya Anemia

Mekanisme dasar terjadinya anemia dalam tubuh disebabkan 3 proses utama yaitu kurangnya produksi sel darah merah yang sehat oleh “Pabrik” nya, kehilangan sel darah merah dalam jumlah besar dan dihancurkannya sel darah merah dalam jumlah yang besar dalam tubuh  itu sendiri.

Timbulnya anemia mencerminkan adanya kegagalan sum-sum tulang atau kehilangan sel darah merah berlebihan atau keduanya. Kegagalan sum-sum tulang dapat terjadi akibat kekurangan nutrisi, pajanan toksik, tumor atau kebanyakan akibat penyebab yang tidak diketahui.

Sel darah merah dapat hilang melalui pendarahan atau hemolisis (destruksi) pada kasus yang disebut terakhir, masalah dapat akibat efek sel darah merah yang tidak sesuai dengan ketahanan sel darah merah normal atau akibat beberapa faktor diluar sel darah merah yang menyebabkan destruksi sel darah merah. Lisis sel darah merah (disolusi) terjadi terutama dalam sistem fagositik atau dalam sistem retikulo endotelial terutama dalam hati dan limpa.

Sebagai hasil samping proses ini bilirubin yang sedang terbentuk dalam fagosit akan masuk dalam aliran darah. Setiap kenaikan destruksi sel darah merah  (hemolisis) segera  direpleksikan dengan meningkatkan bilirubin plasma (konsentrasi normalnya 1 mg/dl atau kurang ; kadar 1,5 mg/dl mengakibatkan ikterik pada sclera.

Akibat yang Ditimbulkan Anemia

Gejala anemia defisiensi besi  : mudah lelah, jantung sering berdebar-debar (terutama saat berolahraga), napas pendek dan kepala sakit (terutama saat berolahraga), sulit berkonsentrasi dan kepala pusing, kulit menjadi pucat, kram kaki, insomnia, merasa lapar dan ingin makan sesuatu yang aneh, semisal kertas, es, ata ubahkan kotoran (kelainan ini dikenal dengan “pica”), kuku berbentuk kurva keatas, rasa sakit dan terdapat luka pada bagian mulut.

Dampak dari anemia dapat meningkatkan risiko menderita infeksi karena daya tahan tubuh menurun. Anemia juga dapat berpengaruh dalam penentuan prestasi akademik mahasiswa. Mahasiswa yang mengalami anemia dapat mengalami penurunan kemampuan dan konsentrasi belajar, menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan otak.

Bayam Merah

Bayam merah adalah dari tumbuhan keluarga Amaranthacea, merah sering juga disebut bayam glatik. Di Jawa, tanaman ini dinamai bayem abrit, bayem lemag atau bayem sekul. Sedangkan di Maluku, ia disebut dengan jawa lufife, tona magaahu atau baya rohiha. Sementara nama asingnya lebih dikenal dengan Chinese spinach. Nama saintifiknya adalah Amaranthacea gangeticus. Nama Inggrisnya adalah Red Spinach, la adalah pokok berbunga tahunan yang mempunyai bunga ungu gelap.

Bayam berasal dari Amerikatropik. Hingga sekarang, tumbuhan ini sudaht ersebar di daerah tropis dan subtropis seluruh dunia. Di Indonesia, bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan ditemukan pada ketinggian 5 – 2 m dpl, tumbuh di daerah panas dan dingin, tetapi tumbuh lebih subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas. Tingginya mencapai 0,4 – 1 m dan bercabang. Batangnya lemahd an berair. Daun bertangkai berbentuk bulat telur, lemas dengan panjang 2-8 cm. Ujungnya tumpul, pangkal runcing dan berwarna hijau, merah atau hijau keputihan. Bunganya berbentuk bulir.

Kandungan dan Sifat Bayam Merah

Tanaman ini banyak mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalium, zatbesi, amarantin, rutin, purin dan vitamin (A,Bdan C). Di setiap 100 g bayam mengandung 45 kkal, protein 3.5 g, lemak 0.5 g, karbohidrat 6.5 g, kalsium 267 mg, fosfor 67 mg, besi 3.9 mg, retinol 1827 meg, thiamine 0.08 danasamaskorbat 60 mg. Tak kalah pentingnya, bayam mengandung betakaroten, lutein, klorofil, asam folat dan mangan.

Khasiat dari bayam secara umum adalah dapat meningkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Akar bayam merah berkhasiat sebagai obat disentri. Bayam termasuk sayuran berserat yang dapat digunakan untuk melancarkan proses buang air besar. Makanan berserat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kanker usus besar, penderita kencing man is (diabetes mellitus), kolesterol, darah tinggi dan menurunnya berat badan. Infus daun bayam merah 30% per oral dapat meningkatkan kadar besi serum, hemoglobin dan hematokrit kelinci yang dibuat anemia secaranyata.

Sayuran ini sangat baik dikonsumsi terutama untuk penderita anemia, karena mengandung zat besi yang sangat banyak. Sehingga dapat terjadi fortifikasi besi tubuh oleh bayam kandungan bayam merah yang akan mengurangi bahkan mengobati penyakit anemia.

Fortifikasi Besi

Dibandingkan dengan strategi lain yang digunakan untuk perbaikan anemia gizi besi, fortifikasi zat gizi besi dipandang oleh beberapa peneliti sebagai strategi termurah untuk memulai,  mempertahankan, mencapai / mencakup jumlah populasi yang terbesar. Dan menjamin pendekatan jangka panjang.  Fortifikasi zat besi tidak menyebabkan efek samping pada saluran pencernaan. Inilah keuntungan pokok dalam hal keterterimaannya oleh konsumen dan pemasaran produk-produk yang   diperkaya dengan besi.

Penetapan target penerima fortifikasi zat besi, yaitu mereka yang rentan defisiensi zat besi, merupakan strategi yang aman dan efektif untuk mengatasi masalah anemia besi. Pilihan pendekatan ditentukan oleh prevalensi dan beratnya kekurangan zat besi. Tahapan kritis dalam perencanaan program fortifikasi besi adalah pemilihan senyawa besi yang dapat diterima dan dapat diserap. Terdapat beberapa fiortifikan yang umum digunakan untuk fortifikasi besi seperti besi sulfat besi glukonat, besi laktat, besi ammonium sulfat, dan Iain-Iain.

Menu bayam

Pengolahan yang dianjurkan untuk bayam juga sangat beragam, antara lain:

  1. Burur Ayam Bayam Merah

Sumber : www.dcaracara.com

Bahan: 70 gr beras merah, 500 cc kaldu ayam sayuran (lihat resep kaldu ayam sayuran), 50 gr daging ayam, potong dadu, 50 gr wortel, kupas, potong dadu, 50 gr bayam merah, cincang kasar, 2 sdt margarin

Cara Membuat:

1. Masukkan beras dan ayam ke dalam kaldu ayam sayuran hingga lunak. Masukkan wortel dan teruskan merebus.

2. Tambahkan bayam, garam, dan margarin, rebus selama 3 menit. Angkat.

3. Masukkan ke dalam blender dan haluskan. Tuangkan ke dalam wadah dan sajikan saat sudah dingin.

2. Rempeyek Bayam Merah

 

http://www.resepkomplit.com

100 g tepung beras, 3 sdm tepung kanji, 500 ml santan, 1/2 sdt garam, 1/2 sdt merica bubuk, 1 btr telur, 10 lbr daun jeruk, iris halus, 100 g bayam merah besar, petik per lembar,

Bumbu Halus: 5 siung bawang putih, 1btr kemiri, 2 sdm ketumbar, 2 cm kencur

Cara Membuat:

Campur tepung beras dan tepung kanji, aduk bersama santan, garam dan merica, aduk hingga licin. Tambahkan telur dan bumbu halus, aduk rata. Masukkan irisan daun jeruk dan bayam, aduk rata.

Panaskan wajan besar, tuang minyak, goreng bayam berbalut adonan hingga kuning keemasan.

3. Rolade Bayam Merah

 

Sumber : http://www.sajiansedap.com

Bahan:

300 gram tahu putih

100 gram ayam giling

1 butir telur, dikocok lepas

1 sendok makan tepung sagu

50 gram bayam merah, dipetiki daunnya

1 sendok makan kecap ikan

1/4 sendok teh garam

1/4 sendok teh merica bubuk

1/4 sendok teh pala bubuk

1 buah wortel, dipotong kotak memanjang

50 gram buncis

Bahan Pelengkap:

100 gram sambal bangkok

Cara membuat:

Campur tahu, ayam giling, telur, bayam merah, kecap ikan, garam, merica bubuk, dan pala bubuk. Aduk rata.

Tambahkan tepung sagu. Aduk rata.

Ambil selembar plastik. Sendokkan campuran tahu. Beri buncis dan wortel. Gulung. Ikat kedua ujung plastik.

Kukus 30 menit diatas api sedang sampai matang.

Sajikan rolade bersama sambal bangkok.

Penggunaan bayam

Bayam merupakan obat alternati dan murah bagi penderita berbagai penyakit khususnya anemia. Berbagai cara pengolahan dapat dilakukan untuk mengkonsumsi sayuran ini, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, bagi para penderita kadar asam urat darah yang cukup tinggi dan rematik gout di larang mengkonsumsi bayam terlalu banyak. Bayam mengandung purin yang cukup tinggi. Sedangkan tubuh memetabolisir purin menjadi asa murat karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asa murat kambuh.

Kedua, jika untuk pengobatan, bayam merah dianggap lebih berkhasiat daripada bayam hijau.

Ketiga, tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci aluminium. Aluminium ini bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam. Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sayur tersebut sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena hal itu menyebabkan gizi pada bayam banyak terbuang.

Kesimpulan

  1. Anemia keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal.
  2. Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya keseluruh bagian tubuh
  3. Gejala Anemia antara lain : Lesu, lemah, letih, lelah, lalai, Nafsu makan berkurang, Pucat (mata, bibir, telapak tangan), Mudah terkena penyakit infeksi, Menganggu pengaturan suhu tubuh, Lebih mudah keracunan timbal, Refleks berkurang
  4. Fortifikasi merupakan penambahan zatgizi pada tubuh yang kekurangan asupan gizi tertentu.
  5. Hemoglobin adalah unsur utama penyusun sel darah merah yang merupakan protein kaya zat besi dan berfungsi membantu sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru keseluruh tubuh.
  6. Bayam mempunyai kandungan Fe yang tinggi, yaitu 3.9 mg/100 g. Selain itu, bayam juga kaya serat, harganya murah, dan siklus pemanenannya sangat cepat.
  7. Penderita asam urat tidak dianjurkan mengkonsumsi bayam dalam jumlah banyak karena kandungan purin dapat menyebabkan asam urat dan rasa ngilu yang berlebihan.
  8. Pengolahan bayam yang terlalu lama akan mengakibatkan gizi yang terkandung dalam bayam banyak terbuang.

Daftar Pustaka

Hadisoeganda, A.W. 1996. Bayam: Sayuran Penyangga Petani di Indonesia. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.

Adina, 2009. Ramuan Bayam Atasi Anemia sampai Sembelit (online) blog.unsri.ac.id.

Anonymous, 2009. Khasiat Bayam Merah (online) aneka-khasiat.blogspot.com

Anonymous, 2012. Anemia (online) id.wikipedia.org.

Dhina, 2010. Obat Alami Untuk Anemia Dengan Bayam (online) dhianawati.blogspot.com.

Izumio, 2012. Penyakit dan Pengobatan Anemia (kurang darah) (online) naturallyplusinfo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: