DIET HERBAL DENGAN TANAMAN LIDAH BUAYA UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS

 Pendahuluan

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit yang dikarenakan kurang atau tidak adanya insulin di dalam tubuh. Insulin merupakan suatu hormon yang dihasilkan oleh pankreas. Insulin berfungsi untuk meningkatkan penyimpanan karbohidrat, lemak, dan protein. Insulin mempunyai peran yang sangat penting dalam proses glikogenesis, yaitu perombakan glukosa menjadi glikogen dalam hati dan otot.Insulin juga bertanggung jawab dalam proses lipogenesis yang merupakan proses pembentukan trigliserida dan lemak. Diabetes Mellitus biasanya merupakan penyakit seumur hidup. Diabetes Melitus (DM) adalah keadaan hyperglikemia (kadar gula darah tinggi) yang kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal. Akibat gangguan hormonal tersebut dapat menimbulkan komplikasi pada  mata seperti katarak ,ginjal (nefropati) ,sarafdan pembuluh darah. Ada dua type DM, yang pertama adalah yang tergantung dengan insulin, type ini biasanya disebabkan karena destruksi dari sel beta langerhans akibat proses auto imun. Sedangkan type yang kedua adalah DM yang tidak tergantung pada insulin akibat dari kegagalan relatif sel beta langerhans.

Tujuan pengobatan Diabetes Mellitus adalah untuk mengurangi gejala yang terjadi , mengembalikan tingkat gula darah dalam keadaan normal, serta untuk mencegah terjadinya komplikasi. Diabetes yang dibiarkan tanpa pengobatan bisa menyebabkan komplikasi dan akan sangat berbahaya bagi tubuh. Penderita Diabetes hendaknya mengurangi makanan yang digoreng, menghindari alcohol, dan makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi, karena pemasukan kalori kedalam tubuh haruslah dijaga agar tubuh tetap bisa mengendalikan glukosa atau kadar gula dalam darah.

Sebelum ditemukan insulin (1928) dan obat oral hipoglikemik, bentuk terapi utama penderita diabetes mellitus adalah terapi dengan menggunakan tanaman obat ( Bailey dan Flat, 1990). Para orang tua dan nenek moyang kita dengan pengetahuan dan peralatan yang sederhana telah mampu mengatasi problem kesehatan. Berbagai macam penyakit dan keluhan ringan maupun berat diobati dengan memanfaatkan ramuan dari tumbuh-tumbuhan tertentu yang mudah didapat di sekitar pekarangan rumah dan hasilnya pun cukup memuaskan(Thomas,1992). Salah satu obat tradisional yang digunakan secara turun temurun adalah lidah buaya sebagai penurun kadar glukosa darah.

Komplikasi Diabetes Mellitus :

a.      Komplikasi Akut

Komplikasi akut terjadi jika kadar glukosa darah seseorang meningkat atau menurun dengan tajam dalam waktu relative singkat. Kadar glukosa darah bisa menurun drastis jika penderita menjalani diet yang terlalu ketat. Perubahan yang besar dan mendadak dapat berakibat fatal. Dalam komplikasi akut dikenal beberapa istilah berikut :

  1. Hipoglekimia adalah keadaan seseorang denga keadaan kadar gula diatas normal. Gejalanya ditandai dengan munculnya rasa lapar, gemetar, mengeluarkan keringat, berdebar-debar, pusing, gelisah, dan penderita bisa menjadi koma.
  2. Ketoasidosis diabetik-koma diabetic yang diartikan sebagai keadaan tubuh yang kekurangan insulin dan bersifat mendadak akibat infeksi, lupa suntik insulin, pola makan yang terlalu bebas atau stress.
  3. Koma hiperosmoler non ketotik yang diakibatkan adanya dehidrasi berat, hipotensi, dan shock.
  4. Koma lakto asidosis yang diartikan sebagai keadaan tubuh dengan asam laktat yang tidak dapat diubah menjadi bikarbonat. Akibatnya, kadar asam laktat dalam darah meningkat dan seseorang bisa mengalami koma   b.Komplikasi Kronis
    1.  Komplikasi spesifik
      1. Retinopati diabetika, gejalanya penglihatan mendadak buram dan berkabut.
      2. Nefropati diabetika terjadi pembengkakan, hipertensi dan kegagalan fungsi ginjal yang menahun.
      3. Neuropatika diabetika, gejalanya kemampuan untuk merasakan sesuatu menjadi lemah, impotensi, penglihatan kembar, mengeluarkan banyak keringat.
      4. Diabetik foot, gejalanya tidak berfungsinya kulit, adanya gelembung berisi cairan pada kulit dn mudah terinfeksi.
    2. Komplikasi tak spesifik
      1. Kelainan pembuluh darah
      2. Kekeruhan pada lensa mata
      3. Adanya infeksi seperti infeksi saluran kencing atau Tuberkulosis (TBC) paru.

Kandungan dan Manfaat Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloevera bukanlah tanaman asing bagi setiap orang. meski sudah dikenal lama, hanya sedikit masyarakat yang mengetahui manfaat dan khasiat tanaman ini. Ternyata dalam daun lidah buaya terkandung beberapa zat yang sangat baik untuk perawatan kecantikan dan obat. tanaman lidah buaya sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. tanaman ini berasal dari Afrika. Lidah buaya masuk ke Indonesia dibawa oleh petani keturunan Cina pada abad ke-17. Sebutan untuk tanaman ini sangat bervariasi, tergantung negara tempat tumbuh.

Lidah buaya bisa tumbuh di daerah kering, seperti Afrika, Asia dan Amerika. hal ini disebabkan tumbuhan tersebut bisa menutup stomata (mulut) daun hingga rapat pada musim kemarau untuk menghindari kehilangan air dari daunnya. lidah buaya juga bisa tumbuh di daerah beriklim dingin. kelemahannya, jika ditanam di daerah basah dengan curah hujan tinggi, mudah terserang cendawan. batang tananan lidah buaya berserat atau berkayu. pada umumnya sangat pendek dan hampir tidak terlihat karena tertutup oleh daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah.

Daun lidah buaya berbentuk tombak dengan helaian memanjang, berdaging tebal, tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, dan memiliki lapisan lilin dipermukaan. daun lidah buaya bersifat sekulen, yakni mengandung air, getah dan lendir. bunga lidah buaya berbentuk terompet sepanjang 2 – 3 cm, berwarna kuning dan tersusun berjuntai melingkari ujung tangkai menjulang ke atas. Lidah buaya berakar serabut. Berikut sistematika tanaman lidah buaya :

Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)                                       
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Ordo                : Asparagales
Famili              : Asphodelaceae
Genus              : Aloe
Spesies            : Aloe vera L.

Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.

Lidah buaya mengandung dua jenis cairan, yakni bening seperti jelly dan cairan berwarna kekuningan yang mengandung aloein. Jelly lidah buaya bisa diperoleh dengan belah batangnya. Jelly mengandung zat anti bakteri dan anti jamur. Di dalam jelly juga terkandung salisilat, sehingga bisa meredam sakit dan anti bengkak. Sedangkan cairan berwarna kekuningan yang mengandung aloin berasal dari lateks yang terdapat dibagian luar kulit. Cairan ini bisa digunakan untuk obat pencahar. Cairan lidah buaya memiliki keasaman (PH) seperti kulit manusia. Hal ini bisa menghindari terjadinya alergi kulit bagi pemakaiannya. Adanya senyawa lignin dan polisakarida memberi kemampuan untuk menembus kulit secara baik, sekaligus sebagai media pembawa zat-zat nutrisi yang diperlukan kulit. Asam amino yang terkandung didalamnya akan membantu perkembangan sel-sel baru, sekaligus menghilangkan sel-sel yang telah mati.

Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.

Ada beberapa khasiat dari tanaman lidah buaya serta cara meramu yang tepat untuk berbagai penyakit yang mampu dicegah ataupun diobati oleh khasiat lidah buaya.

Penyubur rambut
Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan

Radang tenggorokan
Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.

Ambeien
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.

Sembelit
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.

Batuk (yang membandel)
Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari.

Tak ada salahnya Anda memelihara lidah buaya di halaman rumah. Anda juga bisa menanamnya dalam pot kecil kemudian diletakkan di dapur. Jadi, sewaktu-waktu membutuhkannya Anda bisa langsung memetiknya.

Lidah Buaya Sebagai Diet Terapi.

Lidah buaya yang sering juga disebut dengan nama Aloevera sangat berkasiat untuk menumbuhkan rambut . Selain itu juga lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. di antaranya diabetes melitus. Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. “Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal,” katanya.Kandungan nutrisi dalam lidah buaya juga bisa mempercepat penyembuhan luka pada penderita diabetes. Caranya, dengan mengoleskan saja bagian gel dalam kulit lidah buaya pada luka. Hal itu tidak hanya berlaku bagi luka penderita diabetes, tetapi juga luka lain seperti luka bakar. Saat dioleskan di daerah luka, lidah buaya akan mempercepat sel-sel penyembuhan.

Vitamin dan mineral yang sangat tinggi dalam lidah buaya juga membuat tubuh kita memiliki penangkal bakteri dan jamur yang handal. Jadi, saat Anda mengalami diare yang disebabkan bakteri atau jamur minumlah jus lidah buaya. Manfaat lainnya adalah dapat mengontrol gula darah agar tetap dalam kadar seimbang, terutama bagi penderita diabetes.

Penelitian menunjukkan mengonsumsi satu sendok makan jus lidah buaya dua kali sehari dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Untuk penderita diabetes mengonsumsi jus lidah buaya secara teratur memang sangat dianjurkan.

Diabetes melitus
Cara Meramu:2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Penurun kadar gula darah
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari.

Menu Olahan Lidah Buaya

Minuman segar dari daging lidah buaya.

Bahan:
-Daun lidah buaya (Aloe vera)
-Jeruk nipis atau asam sitrat
-Garam dapur
-Gula pasir

Cara membuat :

1.         Ambil daun lidah buaya segar.

2.         Pilih daun yang cukup umur dan tebal. Daun cukup umur berwarna hijau tua, bagian tepi daun berduri lunak dan pucat.

3          Cuci bersih daun lidah buaya, kupas kulit daun hijaunya sehingga nampak daging daun lidah buaya yang bening.

4.         Potong daging daun lidah buaya menjadi ukuran kubus, sesuai selera

5.         Cuci dengan air hingga lendirnya hilang, kemudian dibilas dengan air bersih

6.         Didihkan air, masukkan potongan daging lidah buaya, diamkan selama 10 menit (matikan api kompor agar daging lidah buaya tidak lembek).

7.         Rendam daging lidah buaya dalam larutan asam yang terbuat dari satu liter air matang, kemudian tambahkan satu sendok makan perasan jeruk nipis atau 1/4 sendok teh asam sitrat

8.         Bilas potongan daging daun lidah buaya dengan air matang, tambahkan larutan gula sesuai selera

9.         Dikemas

Jus Lidah Buaya

Bahan :

  1. Daun Lidah Buaya
  2. Jeruk Nipis
  3. Gula
  4. Susu kental
  5. Daun Pandan

Cara Membuat :

  1. Ambil daun lidah buaya segar
  2. Pilih daun yang cukup umur dan tebal. Daun cukup umur berwarna hijau tua, bagian tepi daun berduri lunak dan pucat.
  3. Cuci bersih daun lidah buaya, kupas kulit daun hijaunya sehingga nampak daging daun lidah buaya yang bening
  4. Ambil daging buahnya
  5. Cuci dengan air hingga lendirnya hilang, kemudian dibilas dengan air bersih
  6. Masukkan daging buah kedalam blender, tambahkan air, gula, susu kental, air perasan jeruk nipis dan sari daun pandan.
  7. Hidangkan

 

Es Aloe Vera

Bahan Es Aloe Vera :

  1. Aloe vera/lidah buaya ukuran besar 3 batang
  2. Gula merah, 250 gram
  3. Santan cair, 650 ml
  4. Vanili bubuk, secukupnya
  5. Es batu secukupnya
  6. Air, 1,5 liter

Cara membuat Es Aloe Vera :

  1. Buang kulit lidah buaya, buang isinya berbentuk dadu 1,5 x 1,5 cm. Rebus selama 5 menit, angkat dan tiriskan.
  2. Rebus santan, gula merah dan vanili. Masak hingga matang sambil diaduk hingga gula larut. Angkat.
  3. Masukkan aloe vera dalam gelas saji. Tuangkan rebusan santan. Beri es batu diatasnya, sajikan.

Untuk 5 gelas Es Aloe Vera

Dawet Lidah Buaya



Bahan :
Lidah buaya + 10 buah
Jeruk nipis 5-6 buah
Santan dari 5 butir kelapa

Daun pandan
Gula merah/sirup
Es batu

Cara Membuat
Lidah buaya dikupas dan dipotong berbentuk dadu. Kemudian rendam dengan air jeruk nipis selama 3 hari. Setiap hari, air jeruk nipis diganti dan dicuci bersih. Panaskan santan, tambahkan daun pandan dan dinginkan. Gula merah dicampur dengan air, panaskan, kemudian saring dan dinginkan. Siapkan gelas/mangkok. Masukkan potongan dadu lidah buaya, es batu dan siram dengan santan, tambahkan gula merah/sirup. Hidangan untuk 10 orang.

Kue Bolu Lidah Buaya

Bahan:
A. 625 gr margarin

B. 575 gr gula halus, diayak
12 butir telur
10 butir kuning telur
20 gr cake emulsifier
15 gr cake softener
pewarna hijau secukupnya

C. 600 gr tepung terigu segitiga biru
100 gr susu bubuk fullcream
5 gr baking powder
Ayak dan campur hingga merata

D. 300 gr lidah buaya

Bahan Toping:

1 kg butter cream
250 gr  lidah buaya yang dihaluskan (puree)
100 gr chocolate cooking, diserut kasar
Manisan buah seperti cherry, jeruk mandarin secukupnya

Cara membuat:
1. cairkan bahan A, sisihkan
2. Campur dan kocok bahan B dengan mixer kecepatan tinggi hingga mengembang.
3. Kurangi kecepatan mixer, tambahkan bahan C dan D. Aduk hingga merata.
4. Siapkan 3 loyang diameter 24cm tinggi 7 cm, oleskan dengan margarin. Alasi dengan kertas roti dan olesi lagi dengan margarin. Bagi 3 adonan dan tuang ke masing-masing loyang
5. Panggang dengan suhu 180 derajat C selama 40 menit, hingga matang. Biarkan dingin.
6. Olesi 1 bagian dengan butter cream dan puree lidah buaya, tumpung dengan lapisan   lainnya dan seterusnya. Olesi bagian luar cake dengan sisa butter cream dan hias dengan coklat serut dan buah-buahan.

Kesimpulan

Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian. Lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal.

Dalam menggolah lidah buaya sebaiknya kandungan gula pasir sedikit saja yaitu 20 gram gula pasir. Olahan lidah buaya sebaiknya di minum 2 sampai 3 kali dalam sehari.Hasil sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi lidah buaya selama tiga bulan berturut-turut akan mengalami penurunan kadar gula darah.

Daftar Pustaka

Liu, Herwanto.2009.Lidah Buaya sebagai obat DM.http://new-vision2009.blogspot.com/

2009/09/lidah buaya-obat-dm_30.html//.Diakses tanggal 1 Juni 2011

Masenchipz.2011.Manfaat Alpukat. http://masenchipz.com/manfaat-lidah buaya//Diakses

Tanggal 1 Juni 2011

Natasha.2008.[AFU] Manfaat Lidah Buaya.http://www.mail-archive.com/alumnifisipunpar

@yahoogroups.com/msg01406.html//.Diakses tanggal 1 Juni 2011

Taufik, Aris Moh.2010.Manfaat dan Kandungan Lidah Buaya.

http://ariesclub17.blogspot.com/2009/06/manfaat-dan-kandungan-lidahbuaya.html// Diakses

tanggal 1 Juni 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: