Olahan Mengkudu ( Morinda citrifolia.L ) sebagai Diet Therapi Penyakit Jantung

Pendahuluan 

 

Saat ini penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi pembunuh no.1 di Indonesia dan jumlah penderitanya terus bertambah. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa penyakit kardiovaskular akan menjadi penyebab terbesar kasus kematian di seluruh dunia pada tahun 2020.

Makan (diet) sehat sangat erat kaitannya dengan diet jantung sehat. Hal itu barangkali disebabkan karena masalah jantung dan isu penyakit CVD (Cardio Vascular Disease), merupakan penyebab kematian nomor 2 di Indonesia, dan mungkin juga hal ini berlaku di berbagai negara berkembang lainnya dan di negara maju.

Pertama segolongan masyarakat menjadi lebih waspada untuk menjaga kesehatan jantungnya. Kedua golongan ini yang bersikap masa bodoh karena merasa bahwa merasa stiap orang akhirnya akan meninggal dunia. Jantung adalah organ tubuh yang bekerja paling kuat. Setiap harinya organ tubuh ini memompa ±16.000 liter darah keseluruh tubuh melalui pembuluh darah sepanjang sekitar 90.000 km. Walaupun relatif kecil namun organ ini bekerja dua kali lebih keras dari pada betis pelari sprint atau otot lengan petinju kelas berat. Tidak ada otot kecuali otot rahim wanita yang bekerja siang dan malam selama 70 tahun atau lebih seperti jantung.

Penyakit jantung banyak kaitannya dengan pangan yang kita konsumsi. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah, tingginya kadar kolesterol dalam darah, khususnya LDL (low density lipoprotein) jenis kolesterol jahat, karena menjadi penyebab terjadinya penyempitan pembuluh darah, dan HDL (high density lipoprotein) yang disebut kolesterol yang baik, karena besarnya peranan dalam meningkatkan daya kekebalan (imunitas) tubuh.

 

Jantung

 Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Jantung adalah salah satu organ yang berperan dalam sistem peredaran darah. Ukuran jantung manusia kurang lebih sebesar kepalan tangan seorang laki-laki dewasa. Jantung adalah satu otot tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium. Jantung terletak di dalam rongga thoracic, di balik tulang dada/sternum. Struktur jantung berbelok ke bawah dan sedikit ke arah kiri.

Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma. Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair, untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung. Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar, seperti di dasar dan di samping. Dua garis pembelah (terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan dimana dinding pemisah di antara sebelah kiri dan kanan serambi (atrium) & bilik (ventrikel).

Secara internal, jantung dipisahkan oleh sebuah lapisan otot menjadi dua belah bagian, dari atas ke bawah, menjadi dua pompa. Kedua pompa ini sejak lahir tidak pernah tersambung. Belahan ini terdiri dari dua rongga yang dipisahkan oleh dinding jantung. Maka dapat disimpulkan bahwa jantung terdiri dari empat rongga, serambi kanan & kiri dan bilik kanan & kiri. Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik karena bilik harus melawan gaya gravitasi bumi untuk memompa dari bawah ke atas, khususnya di aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah. Dua pasang rongga (bilik dan serambi bersamaan) di masing-masing belahan jantung disambungkan oleh sebuah katup. Katup di antara serambi kanan dan bilik kanan disebut katup trikuspidalis atau katup berdaun tiga. Sedangkan katup yang ada di antara serambi kiri dan bilik kiri disebut katup mitralis atau katup berdaun dua.

Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena terbesar (vena kava) menuju ke dalam serambi kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam bilik kanan. Darah dari bilik kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan.

Darah yang kaya akan oksigen (darah bersih) mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke serambi kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Darah dalam serambi kiri akan didorong menuju bilik kiri, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru.

Jantung Koroner

Pengertian koroner adalah pembuluh darah pada jantung yang berfungsi memberikan darah kepada jantung. Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara aliran darah arteri dengan kebutuhan otot jantung.

Penyakit jantung koroner dapat dibedakan atas beberapa macam penyakit, ialah:

  1. Atherosklerosis, merupakan penyakit pembuluh darah. Pada penyakit ini terjadi penyimpangan sedikit demi sedikit pembuluh darah nadi, sebagai akibat penimbunan lemak, fibri dan kalsium pada dinding pembuluh darah dari pembuluh darah nadi.
  2. Angina Pektoris, gejala utama pada Angina Pektoris adalah rasa nyeri pada dada secara mendadak, yang timbul akibat aliran darah ke otot jantung kurang cukup. Akibatnya terjadi penumpukan asam laktat pada otot jantung yang kekurangan oksigen. Keadaan ini merangsang ujung saraf, sehingga mengakibatkan rasa nyeri di dada. Angina Pektori dapat pula disebabkan karena Atherosklerosis.
  3. Myocardium Infark, disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh darah koroner yang sudah mengalami penyempitan karena Atherosklerosis. Apabila pembuluh darah tersumbat seluruhnya, maka pemberian oksigen dalam zat makanan ke jantung tidak dapat berlangsung. Keadaan ini dinamakan Infark jantung atau kekakuan jantung dan bagian otot yang terkena akan mati (Budiyanto, 2002).

Buah Mengkudu

Siapa yang tidak kenal mengkudu? Jenis buah ini umumnya dihindari banyak orang karena memiliki bau yang kurang sedap. Namun dibalik itu, mengkudu memiliki khasiat kesehatan. Mengkudu juga dikenal dengan nama Pace, Lengkudu, Noni, Bangkudu, Cangkudu, dan Magic Plant. Buah mengkudu yang telah matang berwarna putih dan lunak. Tanaman mengkudu termasuk tumbuhan dari keluarga kopi-kopian (Rubiceae) merupakan tanaman daerah yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Salah satu khasiat buah mengkudu yang sampai sekarang masih dimanfaatkan orang sebagai jamu tradisional ialah mengobati radang tenggorokan yang menimbulkan demam dan tekanan darah tinggi. Juga radang usus yang menimbulkan efek yang sama dapat diturunkan dengan buah ini. Mengkudu (Morinda tinctoria; Morinda citrifolia) boleh dijadikan jus untuk diminum.

Ilmu pengetahuan menyebutnya sebagai Morinda citrifolia. Buah mengkudu yang telah dewasa dapat mencapai ketinggian 20 kaki (sekitar 6 meter). Mengkudu sering dikonsumsi sebagai  makanan, hampir semua bagian tanaman mengkudu dapat digunakan untuk jamu juamuan selama ribuan tahun yang lalu mulai dari kepulaun Polinesia dan berbagai wilayah tropis dan sub tropis lainnya.Para “tabib” Bangsa tradisional Polynesian telah menggunakan mengkudu selama ratusan tahun untuk menolong penyembuhan banyak penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, jantung koroner, arthritis/penyakit tulang, penyakit karena pencernaan, bruises,sprains, skin afflictions, kram menstruasi, kondisi aging, dan banyak lagi. Diyakini buah mengkudu sebagai pembersih darah dari bakteri yang berbahaya.

Berikut ini deskripsi buah mengkudu:

Pokok Mengkudu ialah pokok malar hijau dengan silara berbentuk kun, tumbuh setinggi 7 m.
Daun Daun tersusun dalam pasangan yang bertentangan, dan berbentuk bujur-tirus. Daun berwarma hijau tua berkilat, licin dan hujungnya runcing.  Rata rata ukuran daun ialah 30-35 cm panjang dan 13-15 cm lebar. Di setiap pangkal tangkai daun terdapat ketumbuhan berbentuk seperti lidah berwarna hijau berukuran lebih kurang 1.5 cm panjang.
Batang Kulit batang pokok berwarna kelabu dan mempunyai dahan empat segi.
Bunga Bentuk bunga tumbuh pada batang yang bentuknya menyerupai ketuat. Bunga adalah bisexual dan berbau wangi.
Buah Buahnya berisi, jenis biji yang sangat banyak dan berbentuk bujur.  Apabila masak
buahnya berubah warna menjadi krim keputih-putihan.
Bagian yang digunakan Buah, daun dan akar

Kasiat buah mengkudu

Saat ini buah paling laris untuk pengobatan adalah buah mengkudu. Konon, mengkudu memiliki khasiat untuk menyembuhkan bermacam-macam penyakit, di antaranya adalah penyakit darah rendah, darah tinggi, arthritis, alergi, kanker, diabetes, stroke, jantung koroner, dan lain-lain. Buah ini biasa bertekstur padat dan keras, berwarna putih kekuningan saat masih mentah, dan akan berubah menjadi kekuningan saat sudah mulai tua. Semakin tua, buah ini akan menimbulkan aroma tidak sedap yang tajam yang disebabkan oleh campuran antara bau asam kaproat dan bau asam kaprik. Karena itulah banyak orang merasa enggan untuk mengkonsumsinya karena baunya yang tidak enak.

Untuk mengurangi bau yang tidak enak saat dibuat jus, pilihlah buah mengkudu yang sudah masak tetapi masih berwarna hijau. Buah mengkudu yang seperti itu memiliki kandungan bioaktif yang paling tinggi, namun baunya yang tidak enak berada dalam kadar yang terendah. Saat membuat jus, Anda dapat mencampurnya dengan buah-buahan yang lain seperti anggur atau apel sehingga aromanya yang tidak sedap ini dapat berkurang. Yang perlu diingat adalah jangan mengkonsumsi jus mengkudu bersama dengan air kopi, teh, atau minuman berakohol. Selain itu Anda perlu juga menghindari merokok. Khasiat jus mengkudu akan mulai tampak setelah Anda mengkonsumsinya selama beberapa hari.

Hasil Penelitian buah mengkudu

Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian dan universitas. Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas), dan kemudian menemukan bahwa buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah besar. Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein spesifik sel-sel tubuh manusia.

Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah mengkudu dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa sari buah mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain : kanker, penyakit jantung, gangguan pencernaan, diabetes, stroke, dan sejumlah penyakit lain. Melalui riset intensif yang dilakukan oleh para ilmuwan di laboratorium, mengkudu menunjukkan keunggulan yang luar biasa.Tanaman ini mengandung berbagai vitamin, mineral dan enzim, alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah. Selain itu, daun dan akar Mengkudu mengandung asam amino utuh yang merupakan sumber protein utama. Kadar air buah mengkudu sekitar 52 persen. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui elemen apa Baja yang terdapat di dalam mengkudu. Studi dan penelitian tersebut telah menunjukkan adanya zat-zat menarik di dalam sari buah mengkudu, meskipun belum semuanya teridentifikasi. Baru pada tahun 1993, seorang peneliti (Helen Sim), dalam tesis masternya yang berjudul The Isolation and Characterization of A Fluorescent Compound From The Fruit of Morinda citrifolia: Studies on 5-ht Receptor System melaporkan adanya zat-zat di dalam buah mengkudu yang tidak dikenal oleh dia maupun teman-temannya. Sebagian besar zat-zat tersebut berhubungan dengan kesehatan dan telah dibuktikan hanya terdapat di dalam buah mengkudu.

Berdasarkan penelitian, ada sekitar 61 lebih senyawa berkhasiat yang dikandung mengkudu. Mereka bekerja secara sinergis dan misterius. Contohnya, beberapa senyawa yang berperan aktif dalam pengobatan penyakit tertentu, bukan berarti hanya senyawa itu yang berkontribusi. Tapi disokong juga oleh senyawa lainnya. Itulah sebabnya mengkonsumsi hasil ekstraksi satu senyawa bakal berbeda khasiatnya dibandingkan dengan kalau kita menenggak sari buah mengkudu secara keseluruhan. Katakanlah dalam mengobati tekanan darah. Sari buah mengkudu bisa meningkatkan tekanan darah bagi penderita darah rendah tapi di lain sisi bisa menurunkan tensi darah bagi penderita hipertensi. Fenomena itu tidak akan terjadi pada buah mengkudu yang diekstrak.

Menurut penelitian dr. Mona Harrison dari fakultas Kedokteran Universitas Bolton, konsumsi sari buah megkudu akan membantu penyediaan hormone xeronine. Xeronine dari mengkudu bekerja secara kontradiktif. Pada penderita tekanan darah tinggi, xeronin menurunkan tekanan darah menjadi normal. Pada penderita tekanan darah rendah, mengkudu meningkatkan tekanan darah darah. Dengan kata lain, sari buah mengkudu berfungsi sebagai adaptogen, penyeimbang fungsi sel-sel tubuh. Efek kontradiktif buah mengkudu juga telah diteliti oleh Y. Murati (1981) dari fakultas Kedokteran UGM. Perasan daging buah mengkudu memberikan perubahan sangat berarti pada jantung, yaitu menurunkan kekuatan kontraksi otot jantung, menurunkan kecepatan denyut jantung dan menaikkan jumlah aliran darah koroner jantung setiap menitnya.

Uji praklinis pada tungkai bawah kucing menunjukkan pengaruh hipotensif, yaitu menurunkan tahanan aliran darah (vasodilatasi) pembuluh darah tungkai bawah kucing tapi juga mempunyai efek hipertensif. penelitian oleh A.M. Djojosugito dkk. (1975-1976) itu menunjukkan, dalam sari buah mengkudu setidaknya terdapat dua komponen yang bersifat berlawanan. Dalam penelusuran Luki yang pernah mengenyam pendidikan farmasi di Bandung, sari mengkudu juga mengandung scopoletin. Salah satu fungsinya, membersihkan endapan penyebab arteroklerosis dalam pembuluh darah. Dengan demikian, pembuluh darah menjadi lentur sehingga kerja jantung memompa darah tidak begitu berat. Hasil penelitian F.H.A Dwiyanto (1996) dari Fakultas Biologi UGM, Hadinoto dkk. (1993) dari Jurusan Farmasi UNHAS dan I. Jumiati (1997) dari Fakultas Kedokteran UGM, buah pace mempunyai efek menurunkan kadar glukosa darah tikus putih. Mekanisme kerja hipoglikemik melalui hambatan absorbsi glukosa pada usus dan meningkatkan sekresi insulin.

Jadi kerja buah mengkudu tidak langsung menurunkan kadar gula dalam darah. Melainkan meningkatkan insulin yang mengatur keberadaan gula dalam darah. Pace juga mengandung antiseptic dan antibakteri pathogen yaitu Eschericia colli, Salmonella dan Staphylococcus aureus. Hal ini diperkuat oleh penelitian Ester (1992) dari Fakultas Farmasi UGM.

Kasiat Mengkudu terhadap  Penyakit Jantung

Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan bahwa buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.

Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).

Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union College of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus. Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu, dan kembali normal bila mengkonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Pengobatan Penyakit Jantung Koroner dengan Buah Mengkudu

Berikut resep tradisional racikan dari Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma:

  1. 1-3 buah mengkudu/pace/noni yang matang di cuci dan dipotong-potong, kemudian diblender dengan air secukupnya dan direbus hingga mendidih. Tambahkan madu secukupnya, lalu diminum.
  2. 2-3 buah mengkudu/pace/noni yang matang dicuci bersih dan dipotong-potong + 10 butir angco, dibuang bijinya. Semua bahan diblender dengan air secukupnya, tambahkan 10 gram bubuk umbi daun dewa (thien chi). Aduk rata, lalu diminum.
  3. 2 buah mengkudu/pace/noni yang matang, dicuci dan dipotong-potong + 30 gram daun dewa direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, tambahkan madu secukupnya. Aduk rata lalu diminum.

Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Resep tersebut untuk membantu proses penyembuhan. Tetaplah konsultasi ke dokter.

Menu Olahan Mengkudu

  1. Jus Mengkudu

Cara menggunakan :

Satu hari 2 buah mengkudu dan di minum di ulangi dua kali sehari

2. Minuman kopi mengkudu

Bahan

  • Mengkudu yang muda
  •  Pisau
  • Wadah pengeringan
  • Sinar matahari/pemanas lain
  •  Air
  •  Alu/tempat tumbuk lain
  • Wajan tanah liat
  • Filter / penyaring

Cara Membuatnya

ü  Petik mengkudu yang masih mudaCuci kemudian iris tipis-tipis

ü  Dijemur sampai kering, kira-kira 2-3 hari

ü  Disangrai diwajan yang terbuar dari tanah liat, kurang lebih 15mt

ü  Hasil penyanggraian ditumbuk

ü  Untuk menghasilkan bubuk kopi yang baik, setelah ditumbuk bubuk mengkudu kering tersebut ayak/disaring sampai menghasilkan bubuk mengkudu yang halus

ü  Jika sudah menghasilkan bubuk kopi mengkudu yang bagus, barulah diseduh, beri campuran gula/madu secukupnya agar tidak pahit

Cara penggunaan :
Satu hari 2 buah mengkudu dan di minum di ulangi dua kali sehari. Dan menggunakan kopi tanpa cafe in.

3.     Nasi goreng mengkudu

Bahan-bahan nasi goreng  mengkudu :

  • 2 piring nasi
  • 2 btr telur, bikin orak-arik
  • 1 bh wortel, potong dadu kecil-kecil
  • 2 buah mengkudu, iris tipis-tipis
  • 1 sdm mentega

Bumbu-bumbu yang dihaluskan :

  • 3 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 bh cabai rawit
  • 3 btr kemiri
  • 1 sdt garam
  • sedikit bumbu penyedap

Cara membuat nasi goreng   mengkudu :

  1. Tumis bumbu halus dengan mentega sampai berbau harum. Kemudian masukkan teri, aduk sampai teri agak matang.
  2. Tambahkan telur dan wortel, aduk kembali sampai  wortel layu.
  3. Masukkan nasi dan potongan daun mengkudu tersebut. Kemudian duk hingga rata dan daun mengkudu layu. Sajikan hangat.

Cara menggunakan :

Satu hari 2 buah mengkudu dan di makan dua kali sehari.

Kesimpulan

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa jantung merupakan sebuah rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang dan jantung merupakan salah satu organ yang berperan dalam sistem peredaran darah.

Pengertian koroner adalah pembuluh darah pada jantung yang berfungsi memberikan darah kepada jantung. Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara aliran darah arteri dengan kebutuhan otot jantung.

Kita dapat menggunakan  Mengkudu ( Morinda citrifolia.L ) sebagai alternatif diet therapy karena Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.

DAFTAR PUSTAKA

Anonymous. 2010. 78% Korban Penyakit Jantung Kelas Menengah ke Bawah.

http://www.jurnalnet.com. diakses tanggal 19 Mei 2011

Anonymous. 2011. Jantung. http://id.wikipedia.org. diakses tanggal 20 Mei 2011

Anonymous. 2010. Buah Mengkudu. http://id.wikipedia.org. diakses tanggal 20 Mei 2011

Gwaspada. 2006.  Alternatif Terapi Penyakit Jantung Koroner .

(http://www.suarapembaruan.com). Diakses pada tanggal 22 Mei 2011

Hull, Alison. 1993. Penyakit Jantung, Hipertensi, dan Nutrisi. PT Bumi Aksara. Jakarta

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: