Solusi Optimal Dalam Menyikapi Defisiensi Potasium Sebagai Penyakit Pengikat Komplikasi

Judul : Solusi Optimal Dalam Menyikapi Defisiensi Potasium Sebagai Penyakit Pengikat Komplikasi

Pendahuluan

Munculnya berbagai penyakit akibat defisiensi unsur mikro menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia. Aktifitas yang padat membuat seseorang lupa akan pola makan yang baik serta asupan gizi yang cukup. Hal- hal seperti ini membuat kerja tubuh semakin kacau apalagi kebutuhan tubuh akan unsur-unsur yang diperlukan tidak terpenuhi secara maksimal.

Kebutuhan unsur mikro sendiri kurang diperhatikan oleh kita sebagai manusia. Kini malnutrisi unsur mikro menjadi wadah penyakit mematikan bagi bangsa kita sendiri. Bahkan awal mulanya penyakit kronis dimula pada defisiensi unsur mikro seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal dan sebagainya.

Berbicara mengenai penyakit yang ditimbulkan kekurangan unsur mikro, “potasium” menjadi keyword bagi pengamat kesehatan. Potasium yang dikenal dengan nama kalium ini sering terlupakan peranannya dikarenakan kebutuhan potasium dapat dipenuhi melalui mengkonsumsi makanan-makanan yang mudah ditemukan seperti alpukat, tomat, pisang, kentang,jeruk,, alpukat, bayam, tomat, daging, susu, dan kacang-kacangan.Meskipun demikian, masih saja ditemukan malnutrisi atas unsur mikro tersebut.

“The National Academy of Science” mengutarakan bahwa di Amerika 1 dari 4 orang, mengalami defisiensi potasium. Melihat pola makan kehidupan orang Indonesia yang meniru pola makan orang Amerika, tidak bisa terelakkan lagi bahwa kita juga akan mengalami hal yang sama, jika kita masih membiasakan diri mengikuti pola makan fastfood juga junkfood.

Isi

Sekilas Tentang Potasium

Potasium merupakan nama lain dari kalium adalah unsur kimia dengan (kalium Neo-Latin) lambang K dan nomor atom 19. Unsur kalium adalah perak-putih lembut alkali logam yang mengoksidasi dengan cepat di udara dan sangat reaktif dengan air, menghasilkan panas yang cukup untuk membakar hidrogen dalam reaksi yang dipancarkan.(Anonymous,2010)
Kalium dan natrium adalah logam alkali dan kimia sangat mirip. Untuk alasan ini, secara historis garam mereka tidak dibedakan. Mereka akhirnya dicurigai sebagai unsur-unsur yang berbeda dalam garam setelah 1702, dan ini akhirnya terbukti pada tahun 1807 ketika kalium dan natrium secara individual terisolasi dari garam berbeda dengan elektrolisis. Kalium di alam terjadi hanya sebagai garam ionik. Dengan demikian, ditemukan dilarutkan dalam air laut (yang merupakan 0,04% kalium dengan berat), dan sebagai bagian dari banyak mineral (Anonymous,2010).

Ion Kalium diperlukan untuk fungsi semua sel hidup. Difusi ion Kalium adalah mekanisme kunci dalam transmisi saraf, dan deplesi kalium pada hewan, termasuk manusia, hasil dalam berbagai disfungsi neurologis. Kalium ditemukan dalam konsentrasi sangat tinggi dalam sel tanaman, dan dalam pakan campuran, maka sebagian besar terkonsentrasi dalam buah-buahan. Konsentrasi tinggi kalium dalam tanaman, berhubungan dengan jumlah relatif rendah natrium di sana, sejarah menghasilkan kalium pertama yang terisolasi dari potas, abu tanaman, memberi elemen namanya. Produksi tanaman berat dengan cepat menghabiskannya tanah kalium, dan pupuk pertanian mengkonsumsi 95% dari produksi kimia kalium global.
(Anonymous, 2010)

(sumber : wikipedia.com)

Fungsi Potasium / Kalium

Bersama kalsium, potassium bertanggung jawab dalam menjaga kestabilan denyut saraf pada jantung dan sistem saraf, serta kontraksi otot. Potassium penting untuk pertumbuhan sel, membentuk otot, dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Beberapa studi menunjukkan, konsumsi potassium yang cukup dapat menurunkan risiko stroke. Potassium bersama sodium bekerja sama dalam mengatur keseimbangan cairan antar sel. Potassium di dalam sel dan sodium di cairan sekeliling sel (Anonymous, 2011)
Dampak Defisiensi Potasium serta komplikasi terhadap penyakit lain

Defisiensi Potasium /Hipokalemia (K+ serum < 3,5 mEq/L) merupakan salah satu kelainan elektrolit yang ditemukan pada pasien rawat inap. Di Amerika, samap 20% pasien rawat-inap didapatkan hipokalemia (Zwanger), namun hipokalemia yang bermakna klinik hanya terjadi pada 4-5% dari pasien pasien ini. kekerapan pada pasien-pasien rawat jalan yang mendapat diuretik adalah 40% (Cohn). Walaupun kadar Kalium dalam serum hanya sebesar 2% dari total kalium tubuh dan pada banyak kasus tidak mencerminkan status kalium tubuh, hipokalemia perlu dipahami karena semua intervensi medis untuk mengatasi hipokalemia berpatokan pada kadar kalium serum (Santoso,2011)

Patofisiologi:

a. Perpindahan trans-seluler:
Hipokalemia bisa terjadi tanpa perubahan cadangan kalium sel, ini disebabkan faktor-faktor yang merangsang berpindahnya kalium dari intravaskular ke intraselular, antara lain :beban glukosa, insulin, obat adrenergik, bikarbonat dst. Pasien asma yang dinebulisasi dengan albuterol akan mengalami penurunan kadar K serum sebesar 0,2-0,4 mmol/L (Gennari, Cohen), sedangkan dosis kedua yang diberikan dalam waktu satu jam akan mengurangi sampai 1 mmol/L (Gennari). Ritodrin dan terbutalin yakni obat penghambat kontraksi uterus bisa menurunkan kalium serum sampai serendah 2,5 mmol/L setelah pemberian intravena selama 6 jam. Teofilin dan cafein bukan merupakan obat simpatomimetik tetapi bisa merangsang pelepasan amina simpatomimetik dan meningkatkan aktivitas Na+/K+ ATP-ase. Hipokalemia berat hampir selalu merupakan gambaran khas dari keracunan akut teofilin.
Kafein dalam beberapa cangkir kopi bisa menurunkan kalium serum sebesar 0,4 mmol/L.Karena insulin mendorong kalium ke dalam sel, pemberian hormon ini selalu menyebabkan penurunan sementara dari kalium serum. namun ini jarang merupakan masalah klinik, kecuali pada kasus overdosis insulin atau selama penatalaksanaan ketoasidosis diabetes. (Santoso, 2011)

b. Deplesi kalium:
Hipokalemia juga bisa merupakan manifestasi cadangan kalium tubuh. Dalam keadaan normal kalium total tubuh diperkirakan 50 mEq/KgBB, dan kalium plasma 3,5-5 mEq/L. Asupan K+ yang sangat kurang dalam diet, menghasilkan cadangan kalium tubuh.Asupan K+ yang sangat kurang dalam diet, menghasilkan deplesi cadangan kalium tubuh. Walaupun ginjal memberi tanggapan sesuai dengan mengurangi ekskresi K+ melalui urine, mekanisme regulasi ini HANYA cukup untuk mencegah terjadinya deplesi kalium berat. Pada umumnya, jika asupa kalium hanya berkurang , derajat deplesi kalium bersifat moderat. berkurangnya asupan sampai <10 mEq/hari menghasilkan defisit kumulatif sebesar 250 s/d 300 mEq (kira-kira 7-8% kalium total tubuh) dalam 7-10 hari (Koko Tanen). setalah periode tersebut kehilnagan lebih lanjut dari ginjal adalah minimal. Orang dewasa muda bisa mengkonsumsi sampai 85 mmol kalium perhari, sedangkan lansia yang tinggal sendirian atau lemah mungkin tidak mendapat cukup kalium dalam diet mereka (Cohn).

c. Kehilangan K+ melalui jalur ekstra-renal:

Kehilangan melalui feces (diare) dan keringat bisa terjadi bermakna. Pencahar bisa menyebabkan kehilangan kalium berlebihan dari tinja. Ini perlu dicurigai pada pasien-pasien yang ingin menurunkan berat badan. beberapa keadaan lain yang bisa mengakibatkan deplesi kalium adalah drainase lambung(suction), muntah-muntah, fistula, transfusi eritrosit.

d. Kehilangan K+ melalui ginjal:

Tidak mengherankan bahwa deplesi kalium sering terlihat pada pasien dengan CHF.Semakin bertambah bukti yang memberi kesan bahwa peningkatan asupan bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke. Hipokalemia terjadi pada pasien hipertensi non-komplikasi yang diberi diuretik, namun tidak sesering pada pasien gagal jantung bendungan(gagal jantung kongestif), sindrom nefrotik atau sirhosis hepatis. Efek proteksi kalium terhadap tekanan darah mengurangi risiko stroke.

Deplesi kalium telah dikaitkan dalam patogenesis dan menetapnya hipertensi esensial.Sering terjadi salah tafsir tentang terapi ACE-Inhibitor (misal Captopril), dimana karena obat ini meningkatkan retensi kalium, dokter enggan menambah kalium atau diuretik hemat kalium pada terapi ACE-Inhibitor. Pada banyak kasus gagal jantung bendungan yang diterapi dengan ACE-Inhibitor, dosis obat tersebut tidak cukup untuk memberi perlindungan terhadap kehilangan kalium. Potensi digoxin untuk menyebabka aritmia jantung bertambah jika ada hipokalemia pada pasien gagal jantung. Pada pasien ini dianjurkan mempertahankan kadar kalium dalam kisaran 4,5-5,0 mmol/L. Nolan dkk. mendapatkan kadar kalium serum yang rendah berkaitan dengan kematian kardiak mendadak di dalam uji klinik pada 433 pasien di UK. Hipokalemia ringan bisa meningkatkan kecenderungan aritmia jantung pada pasien iskemia jantung, gagal jantung atau hipertrofi ventrikel kanan. Implikasinya: seharusnya internist lebih ”care” terhadap konsekuensi-konsekuesnsi hipokalemia.Asupan kalium harus dipikirkan untuk ditambah jika kadar kalium serum antara 3,5-4,0 mmol/L (Santoso, 2011)

Defisiensi potasium (Hipokalemia) yang ringan biasanya tidak menyebabkan gejala sama sekali. Kondisi yang lebih berat dapat mengakibatkan kelemahan fungsi otot dan tubuh mudah lelah. Kelemahan otot biasanya terjadi pada otot kaki dan tangan, tetapi kadang juga mengenai otot mata, otot pernapasan, dan otot untuk menelan. Kedua keadaan terakhir ini dapat berakibat fatal.
Otot jantung juga membutuhkan kalium untuk mengatur tekanan darah.Jika asupan potassium kurang, kontraksi pada jantung akan terganggu, jika hal ini terjadi tubuh akan labil, ketidakseimbangan denyut jantung juga akan mempengaruhi sistem kerja organ lain.(Anonymous, 2011). Beberapa penelitian menyebutkan, orang yang kekurangan potasium lebih berisiko terkena penyakit hipertensi, yang merupakan faktor pemicu penyakit jantung dan stroke (Anonymous,2008).

Kekurangan potassium dapat mengakibatkan kelelahan, kram kaki, lemah otot, refleks lambat, jerawat, kulit kering, perubahan suasana hati (mood) dan denyut jantung tidak teratur (arrhythmia). Namun kekurangan potassium jarang ditemui pada orang yang punya pola makan normal. Artinya orang yang pola makannya tidak teratur dapat dimungkinkan mengalami defisiensi potasium. Selain itu, Jika pemasukan sodium terlalu tinggi sementara potassium terlalu rendah, cairan di dalam sel akan tertarik keluar sel sehingga terjadi penumpukan cairan sehingga anggota tubuh menjadi bengkak, yang biasa disebut edema (Anonymous, 2010)


Ginjal yang normal dapat menahan kalium dengan baik. Jika konsentrasi kalium darah terlalu rendah, biasanya karena ginjal tidak berfungsi normal atau terlalu banyak kalium yang hilang melalui saluran pencernaan akibat diare, muntah, penggunaan obat pencahar dalam waktu lama, atau polip di usus besar. Ginjal juga mengeluarkan banyak kalium pada orang yang mengonsumsi sejumlah besar kayu manis atau mengunyah tembakau. Kalium bisa hilang lewat air kemih karena beberapa alasan. Yang paling sering adalah akibat penggunaan obat diuretik yang menyebabkan ginjal membuang natrium, air, dan kalium dalam jumlah berlebihan.
Obat-obatan seperti insulin dan obat asma jenis albuterol, terbutalin, dan teofilin bisa meningkatkan perpindahan kalium ke dalam sel dan mengakibatkan hipokalemia. Namun pemakaian obat-obatan ini jarang menjadi penyebab tunggal terjadinya hipokalemia.(Anonymous,2008)

Kebutuhan Potasium / Kalium

Olahragawan membutuhkan asupan kalium lebih banyak karena banyak mengeluarkan keringat. Pengguna obat pencahar juga butuh asupan kalium lebih untuk menggantikan kalium yang keluar akibat proses diuretik. Sebaliknya, orang yang mempunyai penyakit diabetes dan gagal ginjal disarankan tidak mengasup kalium terlalu banyak. Ini karena tubuh mereka tidak dapat lagi secara normal memetabolisme mineral ini (Anonymous,2008).
Di Inggris dan Amerika Serikat telah ditetapkan seberapa besar kadar yang direkomendasikan daily allowance (RDA), untuk potassium/kalium adalah 3500mg bagi laki-laki dan perempuan yang mesti dipenuhi setiap harinya.(Anonymous,2010)

Pengobatan Defisiensi Potasium/Kalium

Kurangnya asupan kalium dapat digantikan dengan mengonsumsi makanan sumber kalium atau garam kalium (kalium klorida) dengan cara ditelan (oral). Pengobatan oral ini lebih mudah, tetapi karena kalium dapat mengiritasi saluran pencernaan, hanya diberikan dalam dosis kecil. Pemberian 40-60 mEq dapat menaikkan kadar kalium sebesar 1-1,5 mEq/L, sedangkan 135-160 mEq dapat menaikkan kalium 2,5-3,5 mEq/L.

Pada hipokalemia berat, kalium bisa diberikan secara intravena. Hal ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan hanya di rumah sakit, untuk menghindari kenaikan kadar kalium yang terlalu tinggi. Konsentrasi kalium dalam darah orang dengan hipokalemia berat ini mesti diperiksa ulang secara periodik. Bila kondisi membaik, jenis pengobatan dapat diubah.

TIPS Pengkonsumsian Potasium Secara Efektif

Tingkat kalium normal adalah 3,5-5,0 mEq / L (mEq / L berdiri untuk miliekuivalen per liter darah dan ini merupakan ukuran yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat). Kalium rendah didefinisikan sebagai tingkat potasium di bawah 3,5 mEq / L.

Pemenuhan potasium di dalam tubuh memang harus pas!. Bila kebutuhan ini selalu terpenuhi, potasium juga akan mencegah tubuh dari stres dan diabetes, serta membantu fungsi sel-sel otot, saraf dan kelenjar adrenal (kelenjar endokrin di atas ginjal yang menghasilkan hormon).Menurut National Academy of Sciences di AS, kebutuhan minimum potassium untuk pria dan wanita di atas 18 tahun adalah 2.000 miligram per hari. Namun ada juga yang menyebutkan 3.500 miligram per hari. Tapi tak masalah, karena umumnya kedua jumlah ini bisa dipenuhi dari makanan.

Potassium mudah diserap saluran pencernaan, namun tidak bisa disimpan dalam jumlah banyak di dalam tubuh. Potassium ini sebaiknya dikonsumsi dengan makanan yang mengandung vitamin B6. Bahan pangan disebut sumber potassium yang bagus jika mengandung sekurangnya 200 miligram potassium per porsi. Sekitar sepertiga potassium dalam makanan kita berasal dari buah dan sayuran.

Potassium hilang selama proses pemasakan, bahkan dalam kondisi terbaik. Juga hilang atau rusak jika makanan dikalengkan. Untuk meminimalkan kehilangan, masaklah makanan dengan jumlah air yang minimal dan masak sesingkat mungkin.
Jika rentan mengalami batu ginjal, akan bermanfaat jika kita meningkatkan pemasukan potassium dari makanan, sebab potassium berguna dalam mencegah batu ginjal. Namun jika ginjal kurang bagus atau mengalami diabetes, jangan minum suplemen potassium kecuali diresepkan dokter.

Suplemen potassium direkomendasikan jika kurang cukup memperoleh potassium karena kondisi kesehatan atau obat-obatan tertentu. Sebagai contoh, sebagian obat penurun tekanan darah bisa juga meningkatkan frekuensi buang air kecil (diuretik) yang bisa menyebabkan kekurangan potassium. Namun suplemen potassium juga menimbulkan efek samping mual, muntah, sakit perut, diare, kembung, bingung, dan tidak teraturnya degup jantung.

Pencegahan Dan Pengobatan Defisiensi Potasium Melalui Kajian Islam

Al-Qur`an menyebutkan sejumlah buah-buahan yang oleh ilmu pengetahuan modern ditegaskan memiliki khasiat untuk mencegah beberapa jenis penyakit. Buah-buahan yang memberikan manfaat pada tubuh manusia dalam berbagai cara, juga enak rasanya. Di dalam ayat-ayat Al-Qur`an, Allah menyuruh manusia supaya memperhatikan keberagaman dan keindahan disertai seruan agar merenungkan ciptaan-ciptaan-Nya yang amat menakjubkan,

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuhan-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan Kami keluarkan pula zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pula) kematangannya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (al-An’aam [6]: 99)
Allah menciptakan beragam jenis buah, setiap jenis memiliki rasa dan harum tersendiri meskipun semuanya tumbuh di tanah yang sama dan diairi dengan air yang sama.

1. Pisang


Al-Qur`an juga menyebut pisang sebagai salah satu buah-buahan surga,”Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon-pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya.” (al-Waaqi’ah [56]: 28-33)

Pisang, buah yang sangat bergizi, terdiri atas air (75%), protein (1.3%) dan lemak (0.6%). Tiap buah pisang juga mengandung karbohidrat dan potassium dalam jumlah cukup. Di samping menolong menyembuhkan banyak penyakit, pisang sangat dianjurkan untuk penyembuhan demam, gangguan sistem kerja pencernaan, kejang-kejang, dan terkilir. Tingginya jumlah potassium yang dikandungnya (0.24%) memfasilitasi pembuangan ampas dari tubuh.

Pisang menurunkan tekanan darah dan digunakan untuk penyembuhan beragam alergi. Potassium berfungsi bersama sodium, meningkatkan pertumbuhan sel dan otot, dan mengatur ekuilibrium air dan detak jantung. Setiap perubahan pada keseimbangan sodium-potassium dapat mandatangkan ketidakteraturan pada sistem kerja saraf dan otot. Itu sebabnya, orang harus menjaga ekuilibrium potassium tubuh. Di samping itu, kekurangan potassium dapat berakibat pada edema (penumpukan air berlebihan di suatu organ tubuh) dan menurunkan jumlah sirkulasi gula di dalam darah, maka keseimbangan ini perlu tetap dijaga.

Pisang, yang kaya vitamin B6, juga memainkan peran penting dalam menggugah reaksi-reaksi unsur kimia dari protein dan asam amino, dan merupakan alat penting untuk menjaga otak berfungsi normal. Unsur-unsur kimiawi ini meningkatkan produksi sel darah merah, menjaga keseimbangan kimia dalam cairan tubuh, membantu produksi energi, dan memberikan kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Karbohidrat berfungsi sebagai enzim penolong dalam proses metabolisme lemak dan protein. Selain itu, pisang menyembuhkan banyak jenis penyakit anemia (kekurangan sel darah merah dalam darah atau dalam kadar hemoglobin penderita), adalah instrumental dalam pembangunan sel dan otot, memelihara keseimbangan cairan tubuh, dan menyembuhkan penyakit-penyakit pada jantung. Sebaliknya, kekurangan vitamin B6 dapat mengakibatkan letih, mempengaruhi kemampuan berkonsentrasi seseorang, insomnia, anemia, penyakit kulit, dan lain-lain.

Sang pencipta manusia telah menciptakan buah bermanfaat ini dan menjuruskan perhatian kita pada manfaatnya. Allah menegaskan bahwa Dia sudah memberikan kepada manusia apa saja yang diinginkan dan perlukan, dan telah mengingatkan mereka agar tidak bersekutu dengan mereka yang tidak bersyukur,”Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (Ibrahim [14]: 34)

2. Anggur


“Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari buah-buahan itu kamu makan.” (al-Mu`minuun [23]: 19)

Anggur, yang bergizi tinggi dan kaya dengan beragam vitamin dan bahan-bahan metalik, merupakan satu jenis makanan penting. Sekitar 20-25% isinya adalah gula, yang dapat dengan cepat masuk ke dalam aliran darah. Karena itu, anggur baik untuk mereka yang banyak menggunakan kegiatan fisik dan mental, sebab ia menghilangkan rasa penat dan menggempur anemia. Banyak sekali kandungan besi dan gula di dalam buah anggur yang juga mempergiat produksi darah dan menjadi obat untuk untuk penderita-penderita liver, ginjal, dan sistem pencernaan. Anggur merangsang berfungsinya ginjal dan membantu mengeluarkan ampas-ampas tubuh seperti urea. Dengan mengeluarkan air yang berlebihan dari tubuh, anggur menurunkan tekanan darah.
Para penderita bisul (ulcer) perut, sakit mag, radang persendian, radang usus kecil, rematik, dan mereka yang keracunan, dianjurkan minum jus buah anggur.
Anggur juga menguatkan organ jantung, befaedah dalam menyembuhkan bronchitis dan batuk, serta meningkatkan kecantikan kulit karena anggur membersihkan darah.
Karena anggur meningkatkan produksi air susu, ibu-ibu yang menyusui dianjurkan minum jus buah anggur. Sejumlah unsur kimia yang terdapat dalam buah anggur dapat mengurangi kemungkinan terjangkit kanker kulit.

3. Delima


“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma. Tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya);dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (al-An’aam [6]: 141)
Delima, sejenis buah lain yang disebutkan di dalam Al-Qur`an, mengandung potassium yang besar volumenya, selain dari mineral-mineral lain seperti fosfor, kalsium, besi, dan sodium, dan vitaman-vitamin A, B1, B2, B3, dan C. Bereaksi bersama sodium, potassium mengatur ekuilibrium air tubuh dan menjaga detak jantung agar tetap normal. Dengan memelihara keseimbangan kadar potassium-sodium, buah ini juga menunjang kepekaan saraf dan otot agar berfungsi secara teratur, mencegah edema, dan mengurangi kadar gula yang beredar di dalam darah. Delima menghilangkan rasa letih otot dan memungkinkannya bergerak dengan mudah, dan juga menguatkan jantung.

4. Kurma


“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” (ar-Ra’d [13]: 4)

Kurma, buah-buahan yang disebut dalam surah Maryam, pohonnya tumbuh di padang gersang bersuhu panas dan banyak manfaatnya. Allah mengindentifikasikan khasiat penyembuhan dari buah ini dengan menceritakan pada Maryam, yang sedang menghadapi persalinan, supaya makan daging buah kurma,

“Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: ‘Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum, dan bersenang hatilah….” (Maryam [19]: 24-26)
Allah mempunyai maksud tertentu dengan menyeru kita untuk memperhatikan kurma. Dengan meneliti isi kandungan buah ini akan membuat kita lebih paham tentang maksud Ilahi itu. Kurma, dengan kandungan 50% gula, sungguh sangat bergizi karena daging buahnya terdiri atas fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan mudah serta cepat dicerna. Kandungan gulanya menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada kejiwaan. Sudah pasti tiap persalinan selalu mengeluarkan banyak darah, yang dengan sendirinya jumlah gula darah yang tertumpah karenanya cukup banyak. Karena gula yang lenyap itu harus diganti, keterlibatan kurma, seperti pada persalinan Maryam, nyata benar manfaatnya sebagai tambahan. Kurma juga mengurangi tekanan darah. Meskipun daging sangat besar manfaatnya, tapi tidaklah sebanding dengan lebih besarnya manfaat kurma segar dalam segala hal. Mengonsumsi terlalu banyak daging, yang tak terbantahkan mengandung banyak protein, tidaklah mustahil pada saat yang sama dapat mengakibatkan keracunan. Jadi, makanan-makanan ringan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, yang tentu saja mudah dicerna, hendaknya lebih menjadi pilihan.

Dalam cahaya ayat tadi, kita melihat kurma, khususnya, sungguh bermanfaat bagi wanita hamil dan ibu-ibu yang menyusui secara alami. Daging buah kurma meningkatkan kesehatan janin di dalam perut ibu, mencegah ibu dari rasa lemah, dan memperbanyak air susu bergizi tinggi.
Di saat yang sama, kurma segar memberikan manfaat besar kepada otak. Kurma, dengan kandungan 2.2% protein, juga berisi banyak jenis vitamin A, B1, dan B2. Protein-protein ini melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi, menunjang sel-sel tubuh memperbaharui diri, dan menyeimbangkan cairan-cairan tubuh. Vitamin A meningkatkan kemampuan pandangan mata dan kekuatan badan, juga kekuatan tulang dan gigi. Vitamin B1 memfasilitasi jaringan saraf berfungsi sehat sempurna, menunjang tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi, mengatur selera makan dan pencernaan, serta memberdayakan metabolisme berasal dari protein dan lemak. Vitamin B2 memfasilitasi pembakaran protein-protein yang disebutkan tadi, karbohidrat, dan lemak yang diperlukan untuk penyedian energ dan pembaharuan sel.

Di samping semua ini, kurma juga mengandung banyak mineral yang esensial bagi tubuh (seperti potassium, sodium, kalsium, besi, mangan, dan tembaga). Bila potassium dan sodium bekerja bersamaan, mereka bertindak selaku pengatur ritme detak jantung. Dengan menfasillitasi pengalihan oksigen ke otak, potassium dapat memberdayakan pikiran jernih. Lebih jauh lagi, ia menyediakan kandungan alkali secukupnya pda cairan tubuh, merangsang ginjal mengeluarkan sampah-sampah racun metabolis, membantu menurunkan tekanan darah tinggi, dan menunjang pembentukan kulit sehat.

Makanan lainnya yang kaya akan potasium :
Kentang, 1 buah mengandung sekitar 900mg potassium. Sebaiknya dikonsumsi dengan cara dimasak dengan kulitnya
Prune, ½ cup mengandung sekitar 630 mg potassium
Kismis, ½ cup mengandung sekitar 600 mg potassium
Jus jeruk, 1 gelas sedang (180ml) – 450 mg potassium
Bayam, ½ cup matang – 420 mg potassium
Tomat, 1 buah – 290 mg potassium
Pisang, 1 buah – 420 mg potassium
Biji bunga matahari, 1 ons – 241 mg potassium
Almond, 1 ons – 200 mg potassium
Porsi di atas untuk memenuhi angka kecukupan gizi 4.700 mg potassium. (Anonymous,2010)

5 Menu Olahan Bahan Kaya Potasium

Cara yang terbaik untuk mendapatkan nutrisi apapun yang Anda butuhkan adalah dari makanan segar. Untuk potasium yang paling mudah adalah pisang. Sedangkan makanan lain yang juga mengandung potasium adalah: sayuran berdaun hijau, apricot, ikan, ayam, daging rendah lemak dan buah kiwi.

Trail Mix


Trail mix merupakan produk olahan dari campuran berbagai macam buah, kacang, dan coklat. Dengan berbagai macam campuran ini kebutuhan akan mineral, vitamin sesorang akan terpenuhi. Trail mix dapat dibeli di toko ataupun dibuat sendiri dari aprikot kering, kismis, kacang kulit, irisan almon, oat dan buah-buah yang diinginkan.Konsmsi trail mix setiap hari akan memberikan asupan vitamin C, E, lemak baik dan potasium.

Bahan-bahan :

• 1 cangkir gandum dimasak
• 2 / 3 cup ceri kering, cincang
• 1 / 4 cangkir almond belah
• 1 / 4 sendok teh garam meja
• 1 sendok makan mentega , atau produk sejenis
• 1 / 4 cangkir madu

Cara Pembuatan:

• Panaskan oven sampai 350.
• Kombinasikan berguling gandum, ceri, almond dan garam dalam mangkuk besar.
• Tambahkan mentega dan madu perlahan.
• Mix.
• Line cookie sheet dengan kertas roti.
• Oleskan campuran keluar pada cookie sheet.
• Panggang dua puluh menit, aduk secara berkala bahkan untuk memasak.
• Biarkan dingin.
• Nikmati

Tumisan sayuran hijau/campuran

Sayuran hijau mengandung banyak sekali hal baik, termasuk potasium.
Masaklah hidangan sampingan yang lezat dengan memotong dan memasak daun daun hijau (lobak, kangkung, bayam). Sementara itu, tumislah bawang segar di wajan. Tambahkan dedaunan hijau dan membiarkan bawang merasuk kedalamnya. Hidangkan dengan dada ayam panggang rendah lemak.(Anonymous 2011)
Bahan :

• Brokoli 1 buah
• Wortel 1 buah
• Jagung manis 1 buah (serut)
• Jamur kancing 6 buah, belah jadi 2.
• Baby buncis 8 batang.
• Paprika 1 buah.
• Sawi 1 ikat.
• Baso 6 buah, potong jadi 2, Sosis 2 buah, potong serong.
• Margarin 3 sdm, Minyak wijen 2 sdm, Garam 1/2 sdm, Gula 1/2 sdm, Merica 1/4 sdm, Kaldu sapi 250 cc, Bawang bombay 1 buah, Bawang Putih 3 buah

Cara Membuat :

• Cincang bawang putih dan bawang bombay kasar.sisihkan
• Potong semua sayuran sesuai selera, cuci dan sisihkan.
• Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay, tunggu harum.
• Masukkan Baso dan sosis selanjutnya merica, garam , gula dan minyak wijen.
• Tambahkan sayuran dan masukkan kaldu, masak selama 5 menit. Angkat.

Jus pisang


Jus dapat mengisi perut Anda dan bisa digunakan sebagai menu sarapan atau hidangan manis penutup. Kombinasikan irisan pisang, stoberi, blueberry, yogurt vanilla, dan sedikit jus aple serta bongkahan es. Campurkan dengan baik. Jika Anda ingin menambah rasa manis, tambahkan sebungkus truvia atau pemanis kesukaan Anda.
Bahan-bahan

• 1 pisang ambon atau pisang raja yang masak
• 1 buah peach
• 200 ml susu bayi bubuk
• 2 sdt gula pasir

Cara membuat :

• Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk/ gelas,siap dihidangkan

Manisan wortel


Daripada menyajikan biji – bijian hijau, buatlah keluarga Anda terkesan ketika makan malam dengan manisan wortel yang diiris tipis. Pertama, irislah tipis wortel. Tumis sayuran dan sedikit mentega dalam sebuah wajan. Tambahkan gula merah. Masak hingga lunak.
Bahan :
6 buah wortel, air secukupnya, 1 cup gulamerah, 2 sendok mentega
Cara membuat :
Sesuai keterangan diatas

Variasi olahan Tomat

Sari buah tomat mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap. Dari 100 gram jus tomat akan diperoleh kalsium 7 mg, fosfor 15 mg, zat besi 0,9 mg, natrium 230 mg, dan kalium 230 mg. Vitamin yang terdapat dalam 100 gram sari buah tomat adalah vitamin A (1.050 IU), vitamin B1 (0,05 mg), vitamin B2 (0,03 mg), dan vitamin C (16 mg).

Dalam bentuk olahan, tomat dapat dibuat menjadi berbagai macam produk kalengan, seperti tomat utuh, potongan tomat, saus, dan puree. Selain itu, dapat dibuat sari buah dan dipekatkan untuk menghasilkan pasta tomat. Selama ini hasil olahan tomat yang telah dikenal luas oleh masyarakat adalah sari buah dan saus tomat. Sari buah (fruit juice) adalah cairan yang tidak mengalami proses fermentasi, tetapi diperoleh dari proses pengepresan buah yang masih segar dan telah masak. Pengolahan buah tomat menjadi sari buah, selain dapat menghasilkan produk yang lebih awet, juga merupakan minuman yang praktis, rasanya enak dan menyegarkan, juga bermanfaat bagi kesehatan. (Anonymous, 2010)
Bahan :

• 6 buah tomat merah ukuran sedang
• 2 batang seledri besar potong-potong
• 20 buah anggur hijau buang bijinya
• Es batu secukupnya

Cara membuat :

• Seduh tomat dengan air mendidih,tiriskan.kupas kulitnya
• Proses daging buah tomat bersama seledri dengan anggur dalam blender hingga halus .
• Angkat kemudian Saring dan tuang ke dalam gelas berisi es batu
• Sajikan segera

Kesimpulan

Hipokalemia merupakan penyakit yang timbul dari defisiensi potasium, bahayanya kekurangan unsur justru melibatkan fungsi dari organ vital seperti jantung, ginjal dan sebagainya. Denyut jantung yang tak beraturan merupakan indikasi yang tampak dari penderita penyakit ini. Defisiensi dapat terjadi karena kurangnya asupan potasium / kalium yang cukup dan pola makan yang tak teratur.
Asupan potasium juga harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, jika berlebih akan dibuang melalui organ ginjal, tetapi jika kurang justru mengakibatkan organ ginjal tidak bekerja secara optimal. Menurut National Academy of Sciences di AS, kebutuhan minimum potassium untuk pria dan wanita di atas 18 tahun adalah 2.000 miligram per hari. Tapi akan berbeda jika yang bersangkutan adalah seorang olahragawan, tentunya akan membutuhkan jumlah yang lebih besar.
Berdasarkan sumber dari kajian Islam, Allah sesungguhnya telah memberikan solusi bagi setiap permasalahan melalui buah-buahan yang sebenarnya sangat membantu dalam pencukupan gizi tertutama unsur mikro seperti pisang,anggur,kurma,delima dan buah-buah lainnya.

Daftar Pustaka

Anonymous.2008. Kalium Atur Keseimbangan Elektrolit Tubuh. http://nasional.kompas.com.Diakses pada 6 juni 2011

Anonymous.2010.Cegah Edema dengan Potasium http://cybermed.cbn.net.id/. Diakses pada 6 Juni 2011

Anonymous,2010.Kandungan gizi buah tomat. http://kadri-blog.blogspot.com. Diakses pada 13 Juni 2011

Anonymous,2010. Makanan Yang Kaya Kalium. http://tipsehat.net/. Diakses pada 6 Juni 2011

Aonymous,2010.Makanan Kaya Potasium.www.dennysantoso.com. Diakses pada 13 Juni 2011

Anonymous.2010. Potasium. http://moodpro.tripod.com. Diakses pada 6 Juni 2011

Anonymous.2011. Potasium Mineral Penting untuk Kesehatan. http://id.shvoong.com/medicine-and-health. Diakses pada 6 Juni 2011

Anonymous,2011.Resep Kaya Potasium.www.doktermu.com. Diakses pada 13Juni2011

Santoso, Budhi.2011.Hipokalemia. Bimbingan Tenaga Alumni ASTROSIT. blogspot. com. Diakses pada 6 Juni 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: