ALPUKAT ( Persea Americana Mill.,Percea Gratissima Gaetn ) SEBAGAI DIET THERAPY PADA PENYAKIT JANTUNG

Pendahuluan

Saat ini penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi pembunuh no.1 di Indonesia dan jumlah penderitanya terus bertambah. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa penyakit kardiovaskular akan menjadi penyebab terbesar kasus kematian di seluruh dunia pada tahun 2020. Makan (diet) sehat sangat erat kaitannya dengan diet jantung sehat. Hal itu barangkali disebabkan karena masalah jantung dan isu penyakit CVD (Cardio Vascular Disease), merupakan penyebab kematian nomor 2 di Indonesia, dan mungkin juga hal ini berlaku di berbagai negara berkembang lainnya dan di negara maju.

Pertama segolongan masyarakat menjadi lebih waspada untuk menjaga kesehatan jantungnya. Kedua golongan ini yang bersikap masa bodoh karena merasa bahwa merasa stiap orang akhirnya akan meninggal dunia. Jantung adalah organ tubuh yang bekerja paling kuat. Setiap harinya organ tubuh ini memompa ±16.000 liter darah keseluruh tubuh melalui pembuluh darah sepanjang sekitar 90.000 km. Walaupun relatif kecil namun organ ini bekerja dua kali lebih keras dari pada betis pelari sprint atau otot lengan petinju kelas berat. Tidak ada otot kecuali otot rahim wanita yang bekerja siang dan malam selama 70 tahun atau lebih seperti jantung.

Penyakit jantung banyak kaitannya dengan pangan yang kita konsumsi. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah, tingginya kadar kolesterol dalam darah, khususnya LDL (low density lipoprotein) jenis kolesterol jahat, karena menjadi penyebab terjadinya penyempitan pembuluh darah, dan rendahnya HDL (high density lipoprotein) yang disebut kolesterol yang baik, karena besarnya peranan dalam meningkatkan daya kekebalan (imunitas) tubuh.

Pada bagian pembahasan terdapat beberapa anjuran yang akan berguna bagi pemeliharaan kesehatan jantung.

11 Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan

Selama bertahun-tahun kita di anjurkan untuk menghindari alpukat karena banyak mengandung kalori dan lemak. Buah alpukat mengandung 731 kalori dan lebih dari 30 gram lemak. Meski begitu, para ahli nutrisi mengatakan bahwa dengan menambahkan sedikit alpukat ke dalam diet sehari-hari, akan memberikan kita lebih banyak keuntungan di banding kerugian.

Itu antara lain karena alpukat juga banyak mengandung folate, potassium, lemak monosaturated dan kaya akan serat.

Lemak monosaturated (tak jenuh) yang terdapat di dalam alpukat mengandung aleic acid yang terbukti mampu meningkatkan kadar lemak sehat dalam tubuh, dan mengontrol diabetes.

Dengan menggunakan alpukat sebagai sumber lemak, penderita diabetes dapat menurunkan kadar triglycerides sampai 20%.

Selain itu, lemak tak jenuh ini juga sangat baik untuk mengurangi kadar kolesterol. Diet rendah lemak yang menyertakan alpukat telah terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol jahat, dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah.

Alpukat juga banyak mengandung serat yang sangat bermanfaat untuk mencegah tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

Alpukat juga mengandung potassium 30% lebih banyak di banding nenas. Potassium sangat bermanfaat bagi tubuh untuk mengurangi resiko terkena penyakit tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan kanker. Selain itu, alpukat juga sangat sempurna jika di jadikan sebagai makanan untuk wanita yang sedang hamil. Itu karena follate yang terdapat dalam alpukat, dapat mengurangi resiko terhadap ancaman penyakit birth defect.

Seperti yang kita lihat, ada banyak manfaat buah alpukat, masih khawatir terhadap kandungan lemak-nya?

Berikut ini beberapa manfaat alpukat yang sudah di akui oleh para pakar kesehatan:

  1. Melindungi tubuh dari penyakit yang berhubungan dengan kolesterol, tekanan darah dan jantung.
  2. Di gunakan dalam pencegahan dan pengobatan kanker prostat dan kanker payudata. Para peneliti telah membuktikan bahwa racun yang terdapat di dalam alpukat mampu membunuh sel penyebab kanker. Di sebut racun karena memberi dampak yang besar terhadap jaringan dan otot jantung.
  3. Banyak mengandung mineral, misalnya potassium, calcium, vitamin C dan K, folic acid, copper, sodium dan serat untuk diet. Menurut para ahli, mereka yang hidup di lingkungan tropis memiliki keuntungan karena mudah mendapatkan mineral tapi mudah kehilangan cairan. Jadi, alpukat sangat di ajurkan sebagai pengobatan.
  4. Oleic acid yang terdapat di dalam alpukat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
  5. Potassium di dalam alpukat bermanfaat menurunkan tekanan darah.
  6. Sodium berfungsi untuk mengurangi resiko tekanan darah tinggi dan stroke.
  7. Meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap carotenoid.
  8. Di gunakan untuk membantu mereka yang punya masalah sexual.
  9. Sangat baik jika di gunakan sebagai antioxidant.
  10. Dapat di gunakan untuk mengobati penyakit kulit.
  11. Di gunakan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan pencernaan dan peredaran darah.

Jangan lupa, memakan alpukat setiap hari akan menjauhkan kita dari rumah sakit.

ALPUKAT SEBAGAI JANTUNG SEHAT


Tak ada yang salah dengan buah alpukat. Dibalik rasanya yang lezat terkandung beragam zat gizi. Sayangnya, masih ada anggapan keliru kalau alpukat tidak baik untuk kesehatan.Kalau Anda termasuk orang yang “memusuhi” alpukat, kini saatnya berubah pikiran. Nilai gizi alpukat tak kalah dengan buah lainnya. Jangan khawatir dengan lemak yang hadir di dalamnya. Sebab, lemak itu kebanyakan jenis lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan.Dalam alpukat terkandung lemak yang sangat tinggi, yaitu berkisar 71-88 persen dari kalori totalnya atau sekitar 20 kali dari rata-rata buah lain. Prof. DR. Made Astawan, MS, ahli teknologi pangan dan gizi dari IPB menyebutkan, setidaknya ada 14,66 g lemak per 100 g buah alpukat. Lemak tersebut sebagian besar dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids). Kadarnya mencapai 9,8 g per 100 g. Kandungan lemak jenuhnya hanya 2,13 g per 100 g. Dan juga terdapat lemak tak jenuh ganda sebesar 1,82 g per 100 g.

 

Naikkan HDL

Alpukat mengandung asam oleat, salah satu komponen dalam lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Sebuah penelitian dilakukan terhadap mereka yang kadar kolesterolnya cukup tinggi. Setelah tujuh hari diet yang memasukkan alpukat, mereka mengalami penurunan kolesterol total dan LDL secara bermakna, sementara kolesterol baik HDL naik 11 persen.Selain asam lemak tak jenuh, alpukat juga menjadi sumber baik untuk potasium atau kalium, mineral yang membantu mengatur tekanan darah. Kandungan potasium pada alpukat lebih tinggi daripada pisang berukuran sedang. Asupan potasium yang adekuat dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

 

Tinggi Folat

Nutrisi lain yang terdapat pada alpukat adalah folat. Secangkir alpukat setidaknya memiliki 23 persen dari kecukupan harian untuk folat, nutrisi yang penting bagi kesehatan jantung dan bagi perempuan yang merencanakan kehamilan.Untuk menentukan hubungan antara asupan folat dan penyakit jantung, para peneliti menyertakan lebih dari 80 ribu wanita selama 14 tahun dengan menggunakan kuesioner diet. Dijumpai bahwa perempuan yang mengonsumsi diet folat lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah 55 persen untuk mengalami sakit jantung atau penyakit jantung yang fatal.Penelitian lainnya menunjukkan, seseorang yang mengonsumsi makanan kaya folat berisiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular atau stroke dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi nutrisi penting ini.Alpukat juga menjadi sumber vitamin A, C, E, K, vitamin B6, tiamin, riboflavin, niasin, serat, magnesium, dan tembaga. Dengan serentetan zat gizi yang dikandung alpukat, rasanya sayang untuk melewatkan buah ini. Anda bisa memasukkan alpukat dalam kudapan, salad, maupun makanan penutup.Jadi, tambahkan satu buah alpukat dalam menu makanan Anda setiap hari.

 

Manfaat Alpukat

Kita semua pasti mengenal alpukat, buah yang dagingnya hijau lunak, dengan rasa yang yummy .. hmmmm buah yang satu ini memang pas untuk segala hidangan sehat sehari-hari. Bukan hanya untuk jus, campuran es campur, puding namun ia bisa juga untuk campuran salad. Dimakan biasa pun OK.

Meski kulitnya yang tidak terlalu sempurna dibandingkan apel atau pear dan harganya murah, namun alpukat tak kalah ‘sakti’ dengan buah lainnya. Ia mampu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung, karena alpukat merupakan satu-satunya buah yang kaya lemak, bahkan kadarnya lebih dari dua kali kandungan lemak dalam durian.

Walaupun demikian, kita tak perlu takut karena lemak alpukat termasuk lemak sehat, karena didominasikan asam lemak tak jenuh tunggal oleat yang bersifat antioksidan kuat. Lemak alpukat membantu menurunkan kadar “kolesterol jahat” LDL sambil menaikkan “kolesterol Baik” HDL, sehingga secara nyata menekan risiko stroke dan serangan jantung.

Kemampuan ini diperkuat oleh kandungan betakaroten, klorofil, vitamin E, dan vitamin B-kompleks yang berlimpah dalam alpukat. Pelaku vegetarian umumnya kurang optimal mendapatkan asupan lemak, karena mereka pantang daging (yang selalu kaya lemak). Selain mengharapkan kecukupan asupan lemak dari minyak goreng, alpukat bisa menjadi pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan lemak.

Lemak alpukat merupakan lemak sehat, sebagaimana yang terdapat dalam minyak zaitun. Selain mampu mengendalikan hipertensi, alpukat juga kaya mineral kalium, tapi rendah kandungan natriumnya. Perbandingan ini mendorong suasana basa di dalam tubuh kita.

Berkurangnya keasaman tubuh (darah dan jaringan) akan menekan munculnya penyakit akibat kondisi tubuh terlalu asam, seperti alergi, pusing, panik, gangguan pernapasan, gangguan pencernaan. Karena kadar asam folat dan vitamin E-nya juga tinggi kalium alpukat lebih efektif dalam merendam hipertensi dan dapat membantu memperlancar aliran darah.

Berbeda dari buah-buahan lain, alpukat hampir tidak mengandung pati, sedikit mengandung gula buah, tapi berlimpah serat selulose. Faktor ini menjadikan alpukat dianjurkan sebagai bagian dari menu untuk mengendalikan diabetes. Nah yang utama, alpukat ternyata bagus banget buat kulit dan rambut.

Zat besi dan zat tembaga yang berlimpah membuat alpukat penting dalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan anemia gizi. Paduan antara vitamin C, vitamin E, zat besi, kalium dan manganya menjadikan alpukat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Dengan adanya asam folat dan vitamin B, serta vitamin-vitamin B lainnya, alpukat ideal untuk merangsang pembentukan jaringan kolagen.

Perlu anda tahu, bahwa kebiasaan menyantap alpukat segar tanpa dimasak sangat menguntungkan, karena zat gizi dan senyawa fitokimiawinya menjadi tetap utuh. Namun tetap harus diingat bahwa alpukat mengandung lemak yang bisa membuat berat badan tubuh kian bertambah.

Alpukat Sebagai Diet Therapay

Meski banyak mengandung lemak, alpukat justru menurunkan kadar kolesterol, serta mencegah kanker, penyakit jantung, dan gangguan hati.Buah ini juga mambuat kulit dan rambut lebih indah, serta meningkatkan libido.

Alpukat (Persea Americana Mill) termasuk ke dalam famili tumbuhan lauraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama asing advocaat atau avocado pear. Tanaman alpukat berasal dari Amerika Tengah (Meksiko, Peru,Venezuela) dan diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18.Tanaman ini berupa pohon yang tingginya dapat mencapai lebih dari 20 meter. Pohon alpukat sangat cocok tumbuh pada ketinggian antara 200-1.000 m di atas permukaan laut. Curah hujan yang diperlukan tumbuhan ini antara 1.500-3.000 mm per tahun.Negara-negara penghasil alpukat dalam skala besar adalah Amerika (Florida, California, Hawaii), Meksiko, Brasil, Peru, Australia, kuba,Argentina, dan Afrika Selatan.

Di Indonesia, tanaman alpukat masih merupakan tanaman pekarangan, belum dibudidayakan dalam skala usaha tani. Walaupun bisa ditanam di seluruh wilayah Indonesia, daerah sentral produksi alpukat masih terbatas di Pulau Jawa, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bali, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Tinggi Lemak

Alpukat dikenal sebagai sumber lemak yang sangat tinggi, yaitu 14,66g per 100g. Kandungan lemak alpukat melebihi durian, yaitu mencapai dua kali lipatnya. Hal itu yang menyebabkan sebagian masyarakat menjadi khawatir untuk mengonsumsinya, terutama kaum wanita, karena alasan takut menjadi gemuk.

Pendapat bahwa alpukat adalah buah yang banyak mengandung lemak dan karena itu tidak sehat, memang sudah lama sekali beredar di masyarakat.Faktanya, alpukat memang mengandung lemak yang tinggi, tetapi umumnya terdapat dalam bentuk lemak tidak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids = MUFA).

Kandungan asam lemak jenuh pada alpukat adalah 2,13g/100g, sedangkan lemak tidak jenuh tunggalnya (MUFA) mencapai 9,8g/100g. Konsumsi asam lemak dalam bentuk MUFA, seperti yang ada dalam alpukat, justru dapat memperbaiki kadar kolesterol dan memproteksi kenisakan arteri (pembuluh darah).

Lemak alpukat juga mengandung asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA) dengan kadar 1,82g/100g daging buah. Manfaat PUFA pada alpukat sama dengan yang ada pada ikan laut. Konsumsi MUFA dan PUFA dalam jumlah yang cukup akan memberikan manfaat kesehatan yang optimal bagi tubuh. Asam lemak MUFA yang banyak terkandung dalam alpukat adalah asam oleat (seperti asam lemak yang terdapat dalam almond dan minyak zaitun). Asam oleat merupakan asam lemak omega-9 yang dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat), tetapi sebaliknya meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Hasil sebuah penelitian, pria yang mengonsumsi alpukat selama tiga bulan berturut-turut akan mengalami penurunan kadar kolesterol LDL sebesar 12 persen. Hal tersebut dapat melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat aterosklerosis. Penelitian yang dilakukan para kardiolog di Queensland, Australia, menemukan bahwa konsumsi alpukat (1 buah per hari) dapat menggantikan diet rendah lemak untuk menurunkan kolesterol. Penelitian tersebut

dilakukan dengan membandingkan wanita yang diberi diet tinggi karbohidrat tetapi rendah lemak dengan wanita lain yang diberi diet tinggi alpukat selama 3 minggu. Alpukat dimakan atau dioleskan pada roti atau biskuit.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan kolesterol turun rata-rata sebesar 4,9 persen pada kelompok pertama dan 8,2 persen pada kelompok kedua. Diet rendah lemak ternyata tidak menurunkan kadar kolesterol LDL dan malah menurunkan kadar kolesterol HDL sampai 14 persen. Hal ini terutama terjadi pada diet sangat rendah lemak. Sebaliknya, makan alpukat dapat menurunkan kolesterol LDL.

Manfaat dan Kandungan Gizi Alpukat

 

Alpukat merupakan buah yang kandungan gizinya tak kalah dengan buah lainnya. Jangan khawatir dengan lemak yang ada di dalamnya. Sebab lemak itu kebanyakan jenis lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan.Dalam alpukat terkandung lemak yang sangat tinggi, yaitu berkisar 71-88 % dari kalori totalnya atau sekitar 20 kali dari rata-rata buah lain.

.Prof. DR. Made Astawan, MS, ahli teknologi pangan dan gizi dari IPB menyebutkan, setidaknya ada 14,66 gr lemak per 100 gr buah alpukat. Lemak tersebut sebagian besar dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids). Kadarnya mencapai 9,8 gr per 100 gr. Kandungan lemak jenuhnya hanya 2,13 gr per 100 gr. Dan juga terdapat lemak tak jenuh ganda sebesar 1,82 gr per 100 gr.

Alpukat mengandung asam oleat, salah satu komponen dalam lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Selain asam lemak tak jenuh, alpukat juga menjadi sumber baik untuk potasium atau kalium, mineral yang membantu mengatur tekanan darah. Kandungan potasium dalam alpukat lebih tinggi dari pada pisang berukuran sedang. Asupan potasium yang adekuat dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke.
Nutrisi lain yang terdapat pada alpukat adalah folat. Secangkir alpukat setidaknya memiliki 23% dari kecukupan harian untuk folat, nutrisi yang penting bagi kesehatan jantung dan bagi perempuan yang merencanakan kehamilan. Selain itu, seseorang yang mengkonsumsi makanan kaya folat beresiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular atau stroke dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi nutrisi penting ini.
Kendati tidak banyak, alpukat cukup mengandung vitamin A dan klorofil. Di dalam lemaknya tersimpan banyak vitamin E. Kombinasi vitamin A, klorofil dan vitamin E sebagai antioksidan terbukti menjaga kulit tampak kenyal dan segar meski telah berumur. Jarang pula terserang kangker.

Kandungan Kaliumnya yang tinggi menjadikan alpukat buah pembentuk basa. Dalam teori Food Combining, makanan pembentuk basa melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas, sehingga tidak mudah rusak. Dampak paling nyata dari sel yang terjaga adalah wajah tampak awet muda.

Mata sering berkunang-kunang dan kepala pening? Jika benar kita menderita kurang darah (Hb rendah), jangan ragu makan alpukat. Di dalam alpukat terdapat zat besi dan zat tembaga, yang berperan penting dalam pembentukan darah segar dan mencegah anemia, akibat kurang zat besi. Magnesium dan Kalsiumnya membantu menjaga kesehatan tulang.
Alpukat tidak ada yang matang di pohon. Biasanya perlu waktu 2-5 hari untuk mematangkan buah alpukat. Menyatukan alpukat dengan apel atau pisang dalam kantong akan mempercepat proses, karena buah ini mengeluarkan gas etilen yang menjadi bahan untuk mematangkan.

Kesimpulan

Buah Alpukat atau Apokat dengan nama latinnya Persea americana. Buah Alpukat memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah alpukat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Buah alpukat termasuk buah yang istimewa karena kandungan lemaknya 20-30 kali lebih banyak dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Kandungan lemak ini dapat memberikan energi yang cukup tinggi ketika dikonsumsi. Jenis lemak yang dikandung alpukat termasuk lemak tak jenuh, sehingga mudah dicerna dan berguna bagi tubuh. Kandungan lemak ini memberikan energi yang cukup tinggi dengan rasa yang gurih dan lezat serta tidak pahit.

Kandungan nutrisi dalam satu buah Alpukat sebagai berikut :

1)      95 fosfor

2)      23 mg kalsium

3)      1,4 mg zat besi

4)      9 mg sodium

5)      1,3 mg potasium

6)      8,6 mg niacin

7)      660 I.U. vitamin A

8)      82 mg Vitamin C

Buah alpukat banyak mengandung mineral yang kesemuannya berguna untuk mengatur fungsi tubuh dan menstimulasi pertumbuhannya. Zat besi dan tembaga yang terkandung di dalamnya membantu proses regenerasi darah merah dan mencegah anemia.
Buah alpukat juga merupakan sumber Vitamin E dan beberapa Vitamin B. Kandungan serat buah alpukat secara simultan juga dapat membantu proses pencernaan. Buah alpukat juga dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi karena mengandung karbohidrat dan lemak tak jenuh.

Jadi Kesimpulannya manfaat dari buah alpukat bagi kesehatan adalah :

1)      Sumber Vitamin E dan B.

2)      Menurunkan kolesterol dalam darah.

3)      Melembabkan kulit.

4)      Membantu regenerasi darah merah.

5)      Mencegah anemia.

6)      Mencegah konstipasi.

7)      Mencegah Mlnutrisi.

8)      Sumber kandungan lemat tak jenuh.

Buah Alpukat kaya akan lemak yang baik atau yang disebut dengan LDL yaitu kholesterol yang cukup dan yang justru kalau terlalu rendah yidak baik buat kesehatan. Jadi kolesterol tidak selamanya jahat. Jenis kolesterol inilah yang buat menyeimbangkan sama kolesterol jahat.

Menu olahan Alpukat dan cara penggunaannya

 

a)      Di buat jus alpukat.

Satu hari satu buah alpukat dan diminum setiap hari

a)      Buahnya di aluskan

Satu hari satu buah alpukat

a)      Alpukat di selai dalam roti.Dengan cara alpukat di haluskan terus di oleskan pada roti.

Satu hari satu buah alpukat

b)      Alpukat siram saus coklat

bahan

  • 2 buah alpukat,di belah menjadi 2 bagian,20 gr tepung maizena,200 ml susu,20 gram gula pasir,10 gram cokelat bubuk ( di masak hingga mengental )

Cara membuat

  • Alpukat yang telha di belah 2,ambil 1 bagian belahan tadi lalu potong dadu.Masukkan ke dalam1 bagian utuh , atasnya siram saus coklat
  • Hidangkan dingin

 

 

Untuk 2 porsi (1 porsi = 470 kalori)

 

Dalam menggolah alpukat sebaiknya kandungan gula pasir sedikit saja yaitu 20 gram gula pasir.Olahan alpukat sebaiknya di makan setiap hari dan satu hari satu buah alpukat. Hasil sebuah penelitian, pria yang mengonsumsi alpukat selama tiga bulan berturut-turut akan mengalami penurunan kadar kolesterol LDL sebesar 12 persen. Hal tersebut dapat melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat aterosklerosis. Penelitian yang dilakukan para kardiolog di Queensland, Australia, menemukan bahwa konsumsi alpukat (1 buah per hari) dapat menggantikan diet rendah lemak untuk menurunkan kolesterol. Penelitian tersebut

dilakukan dengan membandingkan wanita yang diberi diet tinggi karbohidrat tetapi rendah lemak dengan wanita lain yang diberi diet tinggi alpukat selama 3 minggu. Alpukat dimakan atau dioleskan pada roti atau biskuit.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan kolesterol turun rata-rata sebesar 4,9 persen pada kelompok pertama dan 8,2 persen pada kelompok kedua. Diet rendah lemak ternyata tidak menurunkan kadar kolesterol LDL dan malah menurunkan kadar kolesterol HDL sampai 14 persen. Hal ini terutama terjadi pada diet sangat rendah lemak. Sebaliknya, makan alpukat dapat menurunkan kolesterol LDL.

 

 

Daftar Pustaka

http://capc.us/qZlnr

Liu, Herwanto.2009.Alpukat Sebagai Jantung Sehat.http://new-vision2009.blogspot.com/

2009/09/alpukat-buat-jantung-sehat_30.html//.Diakses tanggal 30 september 2009

Masenchipz.2011.Manfaat Alpukat. http://masenchipz.com/manfaat-alpukat//Diakses

tanggal 30 september 2008

Natasha.2008.[AFU] Manfaat Alpukat.http://www.mail-archive.com/alumnifisipunpar

@yahoogroups.com/msg01406.html//.Diakses tanggal 13 Mei 2008

Taufik, Aris Moh.2010.Manfaat dan Kandungan Nutrisi Buah Alpukat (avocado). http://ariesclub17.blogspot.com/2009/06/manfaat-dan-kandungan-nutrisi-buah.html//

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: