Produksi Asam Laktat

Jagung, pati, mollase dapat digunakan sebagai substrat penghasil asam laktat. Pati harus dihidrolisakan menjadi glukosa terlebih dahulu oleh perlakuan enzim atau asam. Salah satu contoh ialah penggunaan Lactobacillus bulgaricus untuk menghasilkan asam laktat. Substrat yang merupakan hasil sampingan produksi susu mengandung karbohidrat laktosa, nitrogen, vitamin, dan garam. Bakteri ini bersifat homofermentatif, sehingga fermentasi substrat hanya menghasilkan satu produk akhir yaitu asam laktat.

Biakan bakteri disimpan dalam skim milk. Untuk inokulum, bakteri diinkubasikan dalam susu skim yang secara bertahap ditingkatkan konsentrasi susunya dan pada tahap terakhir menggunakan whey. Inokulum yang digunakan sekitar 10% dari bahan yang difermentasikan. Selama fermentasi, Ca(OH)2 ditambahkan untuk menetralisasikan suasana asam. Setelah 2 hari dalam fermentor, dilakukan perebusan untuk mengkoagulasikan protein yang kemudian difiltrasikan dan digunakan sebagai suplemen pakan hewan. Filtrate yang mengandung asam laktat ini kemudian dipadatkan dengan mengeluarkan cairan dengan vakum ditambah perlakuan lainnya untuk pemurnian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: