PEMANFAATAN PRODUKSI BAKTERI BAIK “ PROBIOTIK “ UNTUK SALURAN PENCERNAAN ( MENCENGAH DAN MENGURANGI DIARE )

  • Pendahuluan

Gambar

Bakteri umumnya uniseluler (sel tunggal), tidak mempunyai klorofil, berkembang biak dengan pembelahan sel secara transversal atau biner. Hidup bebas secara kosmopolitan di mana-mana, khususnya di udara, tanah, di dalam air, pada bahan makanan, pada tubuh manusia, hewan ataupun tanaman. Sifat hidupnya secara umum adalah saprofitik pada sisa / buangan hewan ataupun tanaman yang sudah mati, tetapi banyak juga yang parasitik pada hewan, manusia, dan tanaman dengan menyebabkan jenis penyakit.

Penyakit diare merupakan penyakit kedua terbanyak di seluruh dunia setelah infeksi saluran pernapasan akut. Di Asia, Afrika, dan  Amerika Latin  selain merupakan penyebab utama morbiditas, diperkirakan 1 (satu) miliar kasus per tahun,  setiap tahunnya 500 juta kasus diare akut terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 (lima) tahun, dan juga merupakan penyebab utama mortalitas pada anak-anak (5 juta diantaranya) .

 

  • Probiotik Bakteri Baik

 

 

Banyak yang mengira bahwa bakteri adalah kuman yang yang merusak makanan, mengakibatkan keracunan, atau yang membuat sakit. Akan tetapi, bakteri yang berbahaya yang disebut bakteri patogen, hanyalah satu sisi dari kehidupan bakteri ini. Karena selain bakteri patogen, banyak bakteri di dalam tubuh yang tidak berbahaya. Sebaliknya, ada beberapa bakteri yang bermanfaat bahkan ada yang memegang peranan penting bagi kesehatan. “Bakteri baik” inilah yang disebut dengan probiotik.

 Gambar

Tidaklah heran bila akhir-akhir ini sering kita dengar istilah probiotik dalam beberapa produk makanan/minuman. Beberapa produsen bahkan menjadikan probiotik sebagi bahan promosi bagi produknya. Produk ini biasanya tampil berupa makanan/minuman fermentasi ataupun suplemen, yang dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak sampai orang dewasa dan orang tua sekalipun. Konon, bakteri inilah yang bisa membuat tubuh sehat dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Probiotik berasal dari kata probios, yang dalam ilmu biologi berarti untuk kehidupan. Menurut Fuller (1989), probiotik adalah pangan yang mengandung mikroorganisme hidup yang secara aktif meningkatkan kesehatan dengan cara memperbaiki keseimbangan flora usus jika dikonsumsi dalam keadaan hidup dalam jumlah yang memadai.

Probiotik yang mengandung Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Achidophilus telah digunakan sejak berabad-abad lalu untuk kesehatan manusia. Probiotik pertama kali ditemukan oleh seorang peneliti Rusia bernama Metchnikoff. Atas penemuan itu, ia memenangkan hadiah Nobel. Teorinya dikenal dengan intoxication theory atau eternal youth theory, yang antara lain menyebut, konsumsi yogourt dapat mencegah penuaan.

Menurut Prof. Juergen Schrezenmeir ahli probiotik Jerman, syarat-syarat probiotik yang baik adalah probiotik harus tetap dalam keadaan hidup, daya untuk bertahan hidup ketika melalui saluran pencernaan, dan manfaat kesehatan yang dapat dibuktikan.

  • Probiotik bagi saluran pencernaan

 

Probiotik sebagai komponen nutrisi yang mengandung bakteri yang mampu memproduksi asam laktat dan asam asetat di usus dapat menekan pertumbuhan bakteri E. coli dan Clostridium perfringes penyebab radang usus dan bakteri patogen lainnya, serta mengurangi penyerapan amonia dan amina. Bila bahan-bahan tersebut terserap dalam jumlah besar akan dapat meningkatkan tekanan darah, kolesterol dan kanker yang disebabkan nitrosamin.

Selain itu, strain probiotik juga dapat menghalangi pertumbuhan dan aktifitas metabolis pelekatan sel saluran pencernaan oleh bakteri enteropathogenic seperti Salmonella, Shigella, atau Vibrio cholerae, sehingga memiliki efek positif melawan bakteri yang menyebabkan diare pada manusia. Ini akan menurunkan risiko kontak kuman patogen dalam saluran cerna. Dengan mengkonsumsi makanan probiotik, bakteri negatif dalam usus dapat tersingkir. Oleh karena itu, sangatlah penting dipastikan probiotik dapat mencapai saluran pencernaan dalam jumlah yang memadai.

  • Probiotik dan Anak – Anak

 Gambar

Kajian mengenai manfaat probiotik terus dilakukan para ahli. para ilmuwan menemukan manfaat bakteri baik ini pada anak-anak, yakni mengurangi lamanya penyakit diare dan mencegah diare akibat penggunaan antibiotik. Kendati demikian para ahli mengatakan belum ada bukti kuat untuk menyarankan penggunaan susu formula yang mengandung probiotik. Probiotik juga tidak disarankan untuk anak yang menderita penyakit berat. Selama ini produsen makanan dan minuman probiotik selalu mengklaim produk mereka menyehatkan sistem pencernaan dan meningkatkan sistem imun. Padahal, belum ada riset yang bisa membuktikan secara akurat klaim-klaim tersebut.

Probiotik juga bisa mencegah diare pada anak-anak yang minum antibiotik. Akan tetapi anak-anak yang menderita penyakit gangguan kekebalan tubuh atau memakai kateter tidak disarankan mengonsumsi probiotik karena bisa menimbulkan infeksi serius. Dalam penelitian yang dilakukannya, produk makanan dan minuman probitok untuk anak hanya mengandung 7-21 persen probiotik dari jumlah yang disebut dalam label. Agar bakteri tetap hidup, produk harus disimpan di tempat yang terlindung dari panas, cahaya dan kelembaban.

  • Manfaat Probiotik terhadap Penanganan Diare Pada Anak

 

DIARE masih merupakan penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang. Statistik menunjukkan bahwa lebih dari 70% kematian balita disebabkan diare, pneumonia, dan malnutrisi. Penyebab diare bersifat mutifakorial, di samping adanya agen penyebab, unsur kerentanan dan perilaku manusia serta faktor lingkungan sangat berpengaruh, oleh karenanya program pencegahan dan pemberantasan diare diarahkan untuk memperkuat daya tahan tubuh pejamu, mengubah lingkungan dan perilaku ke arah yang kondusif untuk kesehatan.

Probiotik merupakan salah satu suplementasi pada pengelolaan diare selain rehidrasi, nutrisi, vitamin A dan pemberian preparat seng. Probiotik banyak disebut sebagai suatu bakteri yang tidak patogen, penghuni normal usus manusia dan binatang. Keberadaan bakteri tersebut memberikan keuntungan terutama dalam hal proteksi usus terhadap serangan bakteri patogen. Bakteri probiotik yang sering digunakan untuk memperpendek durasi diare adalah Lactobacillus GG, Lactobacillus, Bifidobacterium bifidum dan Enterococcus faecium. Efek probiotik pada saluran pencernaan mempunyai peran dalam menghambat adhesi patogen (perletakan bakteri jahat) dan imuno modulasi (meningkatkan sistem imun). Probiotik didefinisikan sebagai bakteri hidup yang diberikan sebagai suplemen makanan yang mempunyai pengaruh yang menguntungkan terhadap kesehatan, dengan memperbaiki keseimbangan mikroflora intestinal (saluran pencernaan). Efek yang menguntungkan dari bakteri tersebut dapat mencegah dan mengobati kondisi patologik usus bila bakteri tersebut diberikan secara oral.

Probiotik dapat meningkatkan produksi musim mukosa usus sehingga meningkatkan respons imunitas alami (innate immunity). Probiotik menghasilkan ion hidrogen yang akan menurunkan pH usus dengan memproduksi asam laktat sehingga menciptakan suasana yang tidak menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri patogen. Produk bakteri dengan sifat imunomodulator termasuk lipopolisakarida (LPD), peptidoglikan dan lipoteichoic acid (LTA) yang dimiliki oleh Bifidobakteria dapat mengaktivasi makrofag untuk membangkitkan respon imun. Konsumsi probiotik menstimulasi respon antibodi lokal (mukosa) dan sistemik terhadap antigen. Probiotik dipercaya menstimulasi sistem imunitas, salah satu cara probiotik dapat membantu mengurangi respon inflamasi seperti terlihat pada Crohn’ disease dan alergi makanan adalah dengan meningkatkan produksi sitokin antiinflamasi dan mengurangi produksi sitokin proinflamasi sehingga memperkuat barier mukosa usus.

  • Probiotik
  • Gambar

    Probiotik telah dibuktikan melalui penelitian efektif untuk pencegahan dan pengobatan terhadap berbagai kelainan gastrointestinal, misalnya diare oleh karena pemakaian antibiotik yang berlebihan, diare oleh karena infeksi bakteri maupun virus, intoleransi laktosa dan traveller diarrhea. Probiotik mempunyai keuntungan dalam terapi penyakit diare pada anak melalui stimulasi sistem imunitas terutama infeksi Rotavirus pada bayi, dimana suplementasi probiotik mengurangi durasi penyebaran virus, menurunkan peningkatan permeabilitas usus (yang secara normal berhubungan dengan infeksi Rotavirus) dan mengurangi durasi diare dan lama rawat rumah sakit. Mekanisme pribiotik untuk meningkatkan ketanana mukosa usus antara lain melalui merangsang imunitas mukosa usus, kompetisi untuk nutrien tertentu, mencegah perlekatan ( adhesi ) mukosa dan epitel oleh bakteri patogen.

    Mekanisme kerja probiotik untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen dalam mukosa usus diduga dengan cara kompetisi untuk mengadakan perlekatan dengan enterosit. Jadi dengan adanya bakteri probiotik didalam mukosa usus dapat mencegah kolonisasi bakteri patogen. Kemampuan adhesi bakteri probiotik dapat mengurangi atau menghambat adhesi bakteri jahat pada usus misalnya E. Coli dan Salmonella sehingga tak terjadi kolonisasi. Epitel mukosa usus dan mikroflora usus normal merupakan barier mukosa terhadap bakteri patogen, antigen dan bahan yang merusak lumen usus. Dalam keadaan normal barier ini utuh (intak), bila epitel sel atau mikroflora normal terganggu, terjadi peningkatan permeabilitas dengan akibat invasi/ translokasi patogen, antigen asing dan bahan yang membahayakan. Pemberian bakteri probiotik akan menekan reaksi inflamasi intestinal dan normalisasi permeabilitas mukosa usus dan flora usus serta dapat memperbaiki barier imunologik.

    Lactobacillus banyak digunakan sebagai probiotik karena bakteri ini lebih stabil sehingga proses penyimpanannya lebih mudah dan stabilitasnya selama penyimpanan lebih terjamin. Belum ada rekomendasi dari WHO tentang dosis dan lama suplementasi probiotik pada diare akut. Lama pemberian untuk terapi rata-rata 5 hari dan untuk pencegahan diare diberikan selama minimal 6 hari.

    Prebiotik juga bisa mempertahankan keseimbangan probiotik di dalam usus. Prebiotik merupakan karbohidrat yang tidak bisa dicerna dan berfungsi menstimulus pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Probiotik ini bisa ditemukan padafructo-oligosaccharides (FOS) and inulin, bawang merah, asparagus, chicory, serta pisang. FOS juga tersedia dalam bentuk suplemen dan kadang-kadang dipadukan dengan suplemen diet probiotik.

    • ·         Cara kerja pencernaanGambar

      Untuk memahami bagaimana probiotik menguntungkan kita, pemahaman mengenai sistem pencernaan akan membantu.Saluran pencernaan berisi ekosistem mikroba yang beragam dan kompleks.Manusia adalah tuan rumah bagi lebih dari 500 jenis bakteri usus yang memiliki cara hidup dan perilaku berbeda-beda. Mereka memiliki potensi untuk bertindak positif, negatif atau netral.Jumlah dan jenis bakteri bervariasi tergantung lokasinya di saluran pencernaan. Pada individu sehat, bagian atas dari usus kecil dan lambung mengandung sedikit mikroba karena aksi bakterisida asam lambung. Berbeda dengan usus kecil, usus besar adalah “markas PBB”-nya bakteri. Di antara kedua ekstrim itu terdapat zona transisi yang berisi bakteri dalam jumlah moderat.

      Proses pencernaan dimulai segera setelah makanan masuk mulut. Pengunyahan memperluas permukaan partikel makanan yang membuatnya lebih mudah diurai menjadi partikel-partikel lebih kecil oleh enzim air ludah. Di dalam perut, makanan bercampur dengan cairan lambung yang mengandung enzim pencernaan dan asam klorida. Campuran ini, yang disebut cairan lambung, menghancurkan makanan yang kemudian dipompa keluar dari lambung menuju usus kecil. Di sana, enzim lain dan empedu dicampur dengan cairan lambung untuk melanjutkan proses pencernaan dengan mengurai lemak, protein dan karbohidrat. Beberapa karbohidrat tidak tercerna oleh enzim dan akan lolos ke usus besar, namun sebagian besar nutrisi terserap di usus kecil.

      Dalam waktu sekitar 4-6 jam setelah makan, apa yang tersisa dari makanan akan melewati usus besar. Usus besar memiliki jumlah bakteri terbesar (hingga 100 triliun) dari berbagai jenis. Bagian atas usus besar melakukan fermentasi karbohidrat. Kotoran sisa pencernaan dikeluarkan melalui dubur setiap 24-48 jam.

       

      • Penelitian Probiotik
      • Gambar

        Lebih dari satu dekade, telah dilakukan identifikasi peran menguntungkan probiotik terhadap kesehatan manusia. FAO/WHO mendefinisikan probiotik adalah mikroorganisme hidup yang apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan manfaat kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Probiotik yang banyak digunakan saat ini adalah dari genus Bifidobacteria dan Lactobacillus. Kata probiotik sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya untuk hidup. Selama 10 tahun terakhir ini penelitian mengenai probiotik ini meningkat dengan pesat, dengan diisolasinya strain-strain baru bakteri asam laktat yang berpotensi sebagai probiotik.

        Ketertarikan terhadap fungsi kesehatan probiotik ini berawal dari awal abad 20-an ketika ilmuwan Rusia peraih Nobel, Ellie Metchnikoff, mengaitkan antara kesehatan dan umur panjang orang Bulgaria dengan kebiasaan mengkonsumsi susu fermentasi yang berisi mikroorganisme penghasil bakteri asam laktat. Teori yang dikemukakan adalah bakteri hidup pada susu fermentasi tersebut menggantikan mikroorganisme patogen atau yang tidak diinginkan pada saluran pencernaan.

        Saluran pencernaan manusia mengandung mikroorganisme yang sangat kompleks dan beragam dengan lebih dari 400 species bakteri. Mayoritas bakteri yang ada dalam pencernaan manusia tidak bersifat patogen, namun beberapa bersifat patogen. Pada manusia yang sehat, terdapat keseimbangan antara mikroba yang menguntungkan dan mikroba patogen. Dominansi mikroba menguntungkan dalam saluran pencernaan berkontribusi terhadap kesehatan inangnya dengan memberi efek perlindungan terhadap invasi oleh bakteri patogen, menstimulir respon imun dan membantu pencernaan. Gangguan terhadap keseimbangan ini, misalnya karena stres, atau pengobatan dengan antibiotik, dapat menyebabkan meningkatnya bakteri patogen sehingga meningkatkan risiko sakit.

        Perkembangan mikroba dalam saluran pencernaan terjadi secara bertahap dimulai pada saat dilahirkan, dari lingkungan dan dari asupan makanan setelah bayi lahir. Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa kolonisasi bifidobakteria dan laktobasili pada saluran pencernaan bayi yang dilahirkan secara normal lebih cepat dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar. Pemberian air susu ibu juga mendukung perkembangan bakteri menguntungkan tersebut pada bayi yang baru dilahirkan, sehingga terdapat perbedaan antara profil mikroba dan kandungan bifidobakteria serta laktobasili pada feses bayi yang diberi ASI dan yang diberi susu formula. ASI telah diketahui mengandung oligosakarida yang dapat mendukung pertumbuhan bifidobakteria dan laktobasili pada kolon. Penelitian yang dilakukan di beberapa negara antara lain Jepang, Korea, Spanyol, Finlandia, Swedia, Denmark, dan Indonesia menunjukkan bahwa pada ASI terdapat kelompok Bifidobakteria dan Laktobasili. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kolonisasi bifidobakteria dan laktobasili pada saluran pencernaan penting untuk kesehatan bayi.

        • Persyaratan Dalam Pengembangan Probiotik
        • Gambar

          Untuk bisa menjadi mikroorganisme probiotik, beberapa persyaratan harus dipenuhi, yaitu dapat bertahan dalam kondisi ekstrim saluran pencernaan (pH rendah, asam empedu dan enzim-enzim pencernaan), mampu menempel pada sel epitel sehingga mampu mengkolonisasi saluran pencernaan, mampu menekan pertumbuhan bakteri patogen, tidak bersifat patogen dan memiliki efek menguntungkan terhadap inang (manusia yang mengkonsumsinya). Untuk dapat memberikan manfaat kesehatan maka probiotik harus dikonsumsi dalam keadaan hidup.

          Sifat fungsional yang dimiliki oleh bakteri probiotik dan efikasinya pada percobaan terhadap manusia bersifat strain specific, artinya sifat fungsional yang dimiliki oleh satu strain dapat berbeda dengan strain yang lainnya. Oleh karena itu, sifat-sifat dan karakteristik masing-masing bakteri probiotik harus diidentifikasi dengan jelas. Ekstrapolasi sifat dan karakteristik dari mikroba yang berkerabat dekat, misalnya satu species akan tetapi strainnya berbeda, tidak dapat digunakan. Selain itu, efikasi probiotik juga tergantung pada jumlah bakteri probiotik yang dapat mencapai usus dalam keadaan hidup.

          Bakteri asam laktat memiliki jejak yang panjang dalam penggunaannya untuk fermentasi pangan, sehingga aman untuk dikonsumsi. Keberadaannya sebagai mikroflora normal dan menguntungkan pada saluran pencernaan juga mendukung keamanan bifidobakteria dan laktobasili. Namun demikian, kajian mengenai keamanan perlu dilakukan apabila pemberian probiotik ditujukan untuk kelompok populasi immunocompromised dan penderita pendarahan usus (Reid, et al., 2003). FAO/WHO (2002) merekomendasikan untuk pengembangan probiotik dilakukan pengujian yang terkait dengan keamanannya mencakup resistensi terhadap antibiotik, aktivitas metabolisme, produksi toksin, efektivitas pada immunocompromised dengan menggunakan hewan percobaan, efek samping terhadap manusia dan kemungkinan terjadinya insiden yang merugikan pada manusia. FAO/WHO juga mensyaratkan dilakukannya kajian klinis pada manusia untuk melihat efikasi dan efektivitasnya. Salminen, et al., (2004) menyarankan dilakukannya konfirmasi hasil oleh kelompok-kelompok peneliti yang berbeda dan independen. Hal pertama yang penting dilakukan dalam mengembangkan bakteri probiotik adalah melakukan identifikasi mikroorganisme sampai pada species dengan menggunakan metode yang secara internasional dapat diterima, misalnya hibridisasi DNA-DNA dan sekuensing DNA dari 16s rRNA.

           

          • Perkembangan riset terkini dalam pengembangan probiotik
          • Gambar
          • Probiotik yang telah digunakan secara komersial pada umumnya diisolasi dari feses bayi yang sehat. Namun setelah diketahui bahwa ASI juga mengandung bakteri asam laktat yang mengkolonisasi saluran pencernaan bayi, sejak lima tahun terakhir mulai dilakukan kajian penggunaan bakteri asam laktat yang berasal dari ASI sebagai probiotik. Peneliti di Finlandia secara intensif melakukan karakterisasi sifat fungsional strain-strain Bifidobacterium yang berasal dari ASI, sementara peneliti Spanyol melakukan hal yang sama untuk Lactobacillus gasseri dan L. fermentum yang juga diisolasi dari ASI. SEAFAST Center IPB juga telah memiliki isolat-isolat bifidobakteria dan laktobasili yang berasal dari ASI lokal yang berpotensi sebagai probiotik, termasuk potensinya untuk meningkatkan respon imun. Produk fermentasi juga merupakan sumber bakteri asam laktat yang mungkin berpotensi sebagai probiotik. Isolat-isolat yang berasal dari dadih, susu kerbau fermentasi yang berasal dari Sumatera Barat, juga telah dikaji sifat fungsionalnya sebagai probiotik oleh peneliti dari Seameo Tropmed, UI bekerjasama dengan peneliti dari Finlandia dan Jepang

            Saat ini, fokus pengembangan probiotik tidak hanya terbatas untuk mengatasi masalah atau mencegah terjadinya diare, baik karena virus maupun bakteri, dan mengatasi lactose intolerance, namun juga sifat fungsional yang lain, seperti pencegahan penyakit atopic, misalnya atopic eczema pada anak-anak, mengurangi risiko terjadinya kanker kantung kemih dan kanker kolon, mencegah terjadinya infeksi urogenital, mengatasi simpton irritable bowel diseases/syndrome, Crohn?s diseases, mengurangi risiko diare karena Clostridium difficile yang biasanya terjadi di rumah sakit akibat pengobatan dengan antibiotika, mengatasi infeksi Helicobacter pyroli, mengontrol atau menurunkan kolesterol pada darah, mengurangi risiko infeksi saluran pernafasan pada anak-anak, dan stimulasi respon imun pada bayi dan anak-anak.

            Pemberian probiotik telah diketahui dapat mengurangi insiden diare dan memperpendek waktu diare. Bukti-bukti efikasi penggunaan probiotik untuk mengatasi diare akut pada anak-anak antara lain dengan menggunakan Lactobacillus rhamnosus GG, Bifidobacterium lactis BB-12 dan L reuteri SD2222 ( Reid, et al, 2003 )

            Penelitian-penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolonisasi bifidobakteria dan laktobasili pada bayi membantu pembentukan respon imun pada bayi. Kaliomaki, et al. (2001) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara komposisi mikroba pada saluran pencernaan bayi yang sehat dan bayi yang alergi. Pengaruh bakteri probiotik terhadap regulasi imunitas berbeda antar strain. Penelitian-penelitian yang berkaitan dengan pengaruh probiotik terhadap imunitas menunjukkan bahwa mekanisme yang terkait dengan imunitas antara lain adalah pencegahan peningkatan permeabilitas sel, meningkatkan produksi IgA dan IgE serta meregulasi respon imun (Reid, et al., 2003). Penelitian-penelitan yang terkait dengan fungsi probiotik dalam pembentukan respon imun pada bayi dan anak-anak, terus dilakukan dengan menggunakan strain-strain probiotik baru dan studi efikasinya pada manusia.

             

            • Sumber – Sumber Probiotik

             Gambar

          • Probiotik bisa ditemukan dalam bentuk kapsul, cairan, tepung, ataupun tablet. Probiotik juga tersedia dalam produk-produk susu yang telah dikultur seperti yogurt atau kefir. Akan tetapi, jumlah mikroorganisme hidup, berbeda dari satu produk dengan produk lainnya bergantung pada metode pengolahannya

            Setelah dicerna, probiotik akan membentuk koloni di dalam usus serta di bagian tubuh lainnya. Probiotik ini bisa tumbuh dan mempertahankan diri mereka jika tidak dirusak dengan antibiotik atau faktor – faktor lainnya.Meskipun probiotik sangat penting bagi kesehatan, tapi tidak ada jumlah asupan harian yang dianjurkan. Hal ini karena dalam kondisi normal, mereka bisa mempertahan diri.

            • ·         Beda Probiotik dan AntibiotikGambar
            • Terdapat perbedaan mendasar antara antibiotik dan probiotik, walaupun  pada dasarnya keduanya sama-sama berasal dari mikroorganisme yang dapat menghambat dan membunuh mikroorganisme lain.Antibiotik merupakan penyelamat jiwa karena digunakan sebagai terapi bila terkena infeksi bakteri. Namun, jika dalam penggunaannya tidak dibatasi dan tidak sesuai indikasi, justru akan berakibat fatal dan menjadi ancaman bagi kesehatan. Antibiotik akan menyebabkan resistensi bakteri dan bakteri yang bermanfaat bagi tubuhpun akan ikut dimatikan sehingga dapat menyebabkan kekebalan tubuh turun. Dengan demikian, jangan dianggap semua gangguan kesehatan bisa dan harus diatasi dengan antibiotik.

              Sedangkan probiotik lebih banyak bersifat preventif, yaitu untuk meningkatkan peran dan sistem kekebalan yang berguna untuk menyingkirkan berbagai patogen sebelum terjadinya infeksi karena bakteri. Probiotik tidak dapat menyebabkan resistensi bakteri seperti antibiotik dan tidak akan mematikan “bakteri baik”. Probiotik didapatkan dari luar tubuh dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung “bakteri baik”, seperti Lactobacillus, Bifidobacterium dan Achidophillus.

              Oleh karena itu, untuk mengatasi ancaman antibiotik harus semakin ditekankan penggunaan antibiotik secara rasional.  Walaupun antibiotik dianggap mampu menyelamatkan jiwa, namun jangan dianggap semua gangguan kesehatan bisa dan harus diatasi dengan antibiotik. Sedangkan pengobatan preventif dengan pemberian probiotik atau dalam bahasa umumnya disebut “bakteri baik” sangatlah diperlukan.

               

              • Rekayasa Genetika Pada Probiotik

               

              Rekayasa Genetika adalahb tehnik yang dilakukan manusia mentransfer (memindahkan) gen (DNA)  yang dianggap menguntungkan dari satu organism kepada susunan gen (DNA) dari organisme lain.

                          Adapun langkah – langkah yang dilakukan dalam rekayasa genetika,genetika sederhana urutannya sebagai berikut :

              1. Mengindentifikasikan gen dan mengisolasi gen yang diinginkan.
              2. Membuat gen dan mengisolasi gen yang diinginkan.
              3. Pemasangan cDNA pada cincin plasmid.
              4. Penyisipan DNA rekombinan kedalam tubuh/srl \bakteri.
              5. Membuat klon bakteri yang mengandung DNA rekombinan.
              6. Pemanenan produk.

              Teknologi rekayasa genetika yang berkembang selama 30 tahun ini juga diterapkan pada

              sel probiotik oleh para peneliti di berbagai negara. Informasi genetik berbagai strain probiotik saat ini telah berkembang dengan pesat sehingga potensi untuk mengaplikasikan informasi ini dengan tujuan mendesain strain agar memiliki sifat yang lebih baik sangat terbuka. Setidaknya ada tiga tujuan yang telah dikemukakan mengapa rekayasa genetika juga diterapkan pada sel probiotik, yaitu (1) untuk meningkatkan fungsionalitas sel probiotik; (2) memperbaiki sifat sel agar tepat stabil selama aplikasi proses: (3) pengembangan molekul (antigen) untuk vektor vaksin. Berbagai teknologi telah dikembangkan baik secara konvensional dengan mutasi maupun dengan kloning dan transformasi, yang kesemuanya menggunakan bahan yang food grade. Dengan mengetahui sifat fisiologis dan genetika sel probiotik maka seleksi dan pemanfaatan sel probiotik akan lebih tepat.

               

              • Proses Produksi Probiotik

               

              Pembuatan Minuman Probiotik Sari Ubi Jalar Kuning

            • Gambar
            • Pemotongan
            • Gambar
            • Ubi jalar yang sudah dikupas dan dicuci kemudian dipotong kecil-kecil untuk memudahkan dalam penghancuran pada tahapan selanjutnya serta berguna pada saat proses blanching.

               

               

              •Blanching

              Blanching adalah pemanasan awal bahan baku yang bertujuan membunuh mikroba ikutan yang umumnya ada di permukaan bahan. Dilakukan pada suhu ±60-80°C selama 10 menit supaya tidak merusak kandungan beta karoten serta pati yang terdapat pada sari ubi jalar tidak mengalami pegendapan, hal ini kemungkinan terjadi gelatinisasi pati. Suhu gelatinisasi adalah suhu pada saat granula pati pecah (Winarno, 1991) serta dapat mencegah terjadinya browning.

              •Penghancuran

              Dilakukan menggunakan blender untuk mendapatkan sari ubi jalar dengan perbandingan ubi jalar : air = 1 : 2 agar mempermudah penyaringan.

              •Penyaringan

               

              Penyaringan dilakukan menggunakan kain saring untuk memisahkan ampas dengan sarinya.

              •Pengendapan

               

              Sari yang sudah didapatkan diendapkan menggunakan sentrifugator yang dapat memisahkan pati, supaya tidak merusak kualitas minuman probiotik yang dihasilkan, sehingga didapatkan filtrate / sari yang jernih.

              •Pemanasan

              Melalui pemanasan pada suhu ±80°C selama 10 menit, tujuannya untuk membunuh mikroba yang terikut selama proses sehingga dapat menjaga keawetan sari ubi jalar oranye.

               

               

              • Penambahan bahan-bahan lain

              Filtrat yang sudah diperoleh dari penyaringan ditambah bahan lainnya yaitu susu skim dan glukosa sesuai perlakuan. Penambahan bahan-bahan ini bertujuan untuk membentuk aroma dan cita rasa, memberi tambahan nutrisi bagi bakteri probiotik dan memperbaiki kualitas akhir.

              • Pencampuran
              • Gambar
              • Gambar
              • Pencampuran dilakukan pada suhu 650C selama 5 menit agar bahan-bahan dapat larut dengan baik dan tidak menggumpal sehingga mampu memperbaiki kualitas akhir dan kenampakan produk.

                Pada proses ini ditambahkan bahan tambahan seperti susu skim ke dalam sari ubi jalar oranye sebagai tambahan nutrisi bagi Bifidobacterium bifidum dan untuk menambah total padatan, membentuk tekstur yang bagus, membentuk aroma dan cita rasa, serta memperbaiki kualitas akhir produk probiotik yang dihasilkan. Pencampuran bertujuan agar bahan-bahan dapat larut dengan baik dan tidak menggumpal sehingga dapat memperbaiki kualitas akhir dan kenampakan produk.

                 

                • Pendinginan

                 

                Pendinginan dilakukan pada suhu ruang sampai suhu produk mencapai ±40°C agar sesuai untuk pertumbuhan Bifidobacterium bifidum.

                 

                • Pengenceran

                 

                Pengenceran dilakukan dengan tujuan menurunkan kandungan pati yang tidak dapat dipisahkan dengan cara disentrifugasi yang dapat merusak kualitas minuman probiotik seperti yang telah dijelaskan di atas. Pengenceran yaitu 0,5; 1; 1,5; 0,29 dan 0,71 (v/v air yang ditambahkan ke dalam sari ubi jalar oranye).

                 

                • Inokulasi

                 

                Inokulasi dilakukan dengan penambahan kultur starter sebanyak 2% (v/v) yang dilakukan secara aseptis, setelah itu dilakukan perhitungan jumlah Bifidobacterium bifidum dengan menggunakan haemacytometer sebagai jumlah bakteri awal yaitu sebanyak 103 log cfu/ml sebagai batas syarat tumbuh maksimal.Gambar

                • Inkubasi

                Inkubasi dilakukan dalam inkubator pada suhu 370C selama 72 jam untuk menumbuhkan bakteri dan terjadinya proses fermentasi.

                • Penyimpanan

                          Minuman probiotik sari ubi jalar kuning disimpan pada refrigerator (suhu 2-50C) selama 4 minggu. Pendinginan dilakukan untuk menghentikan proses fermentasi, menghambat reaksi-reaksi kimia, proses enzimatis, dan pertumbuhan mikroorganisme

                 

                • Kajian islam terhadap pemanfaatan Probiotik

                 

                Surat ar raid ayat 13:

                            زَلَ مِنَ السَّمَاء مَاء فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَداً رَّابِياً وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِأَن فِي النَّارِ ابْتِغَاء حِلْيَةٍ أَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهُ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللّهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاء وَأَمَّا مَا يَنفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الأَرْضِ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللّهُ الأَمْثَالَ

                Artinya:

                Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan .

                 

                Dari ayat diatas dapat kita ketahui bahwa Allah SWT  telah menciptakan berbagai makhluk hidup yang beraneka ragam dari benda yang bisa dilihat oleh mata secara langsung ataupun benda-benda keci seperti halnya mikroorganisme. Salah satu contoh mikroorganisme yaitu kelompok mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk merubah sesuatu yang tidak bermanfaat menjadi bermanfaat. Hal ini menunjukkan kekuasaan Allah yang begitu besar untuk menciptakan segala sesuatu yang dikehendaki. Semua yang telah diciptakan-Nya tiada yang sia-sia karena semua ada manfaatnya tergantung manusia bagaimana mengolahnya. Namun, sejauh ini manusia telah menerapkan ilmu pengetahuan untuk memanfaatkan apa yang telah Allah berikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Zaman sekarang telah banyak inofasi baru yang dapat menguntungkan manusia.

                 

                Ash shura ayat 29

                وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَابَّةٍ وَهُوَ عَلَى جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاءُ قَدِيرٌ

                Artinya:

                Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.

                Dalam ayat diatas kita dapat mengetahui bahwa Alloh SWT telah menciptakan sesuatu yang ia inginkan dan apapun yang ia kehendaki atas makhluk-makhluk yang ia ciptakan ia dapat menjadikannya bermakna dari masing-masing penciptaannya. Begitu juga dalam proses fermentasi ini terjadilah makhluk mikroorganisme yang tidak kasat mata mampu mengubah hal yang takbermanfaat menjadi bermanfaat.

                Kesimpulan

              • Gambar
              • Probiotik adalah mikro-organisme yang dirancang untuk membantu mengelola kesehatan pencernaan. Banyak produsen makanan dan minuman yang memasukkan probiotik ke dalam berbagai macam makanan dan minuman mulai dari susu, yoghurt dan lainnya.
                Meski berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu mereka yang mengalami beragam masalah pencernaan, namun manfaat probiotik ini belum terbukti pada mereka yang mengalami masalah dengan sistem kekebalan tubuhnya.

                Untuk itu, kita harus tahu bahwa tidak semua kondisi kesehatan dapat mengambil manfaat dari probiotik.

                Beberapa kondisi yang dapat terbantu oleh probiotik :

                • Irritable bowel syndrome ( IBS )
                • Radang usus ( IBD )
                • Diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri virus atau parasit
                • Diare yang disebabka oleh minum antibiotik

                 

                 

                 

                 

                 

                • Daftar Pustaka

                 

                http://ptp2007.wordpress.com/2007/11/01/cpembuatan-minuman-probiotik-sari-ubi-jalar-kuning/

                http://www.ibu-anak.com/balita-3-5-tahun/probiotik-mencegah-diare-pada-anak.html

                http://www.go4healthylife.com/articles/2691/1/Mengintip-Manfaat-Probiotik-untuk-Kesehatan/Page1.html

                http://majalahkesehatan.com/spesies-bakteri-probiotik-dan-manfaatnya/

                Admin.2011.Makalah Bakteri Penyebab Diare.http://www.peutuah.com/makalah-bakteri-pen

                            yebab-diare//Diakses tanggal 26 Mei 2011

                Dewi,Surya Ketut Ayu dr.2011.Manfaat Probiotik Terhadap Penanganan Diare pada Anak

                            http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=10&id=53245//

                            Diakses tanggal 26 Juni 2011-10-14

                Nuraida Lilis. http://www.foodreview.biz/preview.php?view2&id=111

                Tarigan,Ikarowina.2009.Probiotik Atasi Diare.http://www.mediaindonesia.com/mediahidupse

                            hat/index.php/read/2009/05/06/1139/0/Probioik-Atasi-Diare//Diakses tanggal 6 Mei

                            2009

                 

                 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: