PEMANFAATAN BAKTERI Lactobacillus casei DALAM UPAYA MENJAGA KESEHATAN PENCERNAAN MANUSIA

Dalam keadaan sehat dalam tubuh termasuk usus terdapat bakteri baik dan jahat yang seimbang. Namun, racun dan parasit yang menumpuk mampu memicu meningkatkan bakteri jahat dalam usus. Akibatnya dapat menghalangi penyerapan nutrisi. Selain itu, juga membuat daya tahan tubuh menurun sehingga mudah terserang penyakit dan alergi.

Sistem pencernaan adalah satu tempat mengolah dan mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh. Di sistem inilah usus memegang peranan penting untuk membuang kotoran dan racun dalam tubuh serta menyerap nutrisi dari makanan yang diasup. Proses detoksifikasi dapat terjadi secara alamiah  di dalam tubuh kita. Hal ini dilakukan oleh sistem pencernaan dengan hasil buangan berupa feses, urine, dan keringat. Oleh karena itu, melihat pentingnya usus maka kesehatan organ ini perlu diperhatikan dan dijaga dengan benar. Seiring berkembangnya kehidupan modern, pola makan pun kerap terganggu. Di zaman serba cepat dan tuntutan pekerjaan yang tinggi, makan pun jadi sembarangan sehingga keseimbangan nutrisi dan hiegenitas sering terabaikan. Kerap yang terjadi hanya memilih makanan yang mengenyangkan dan lezat saja. Disisi lain, paparan polusi dari linkungan, stres, kurang olahraga pun dapat memicu menurunnya kesehatan. Akibatnya, usus tidak dapat bekerja normal untuk membuang racun dan parasit yang masuk ke dalam tubuh dan terus menumpuk. Oleh sebab itu, berbagai penyakit yang bersinggungan dengan sistem pencernaan siap menyerang. Contohnya saja diare yang merupakan penyakit umum yang pernah dialami hampir semua orang.

Untuk mencegah penyakit yang banyak menyerang pencernaan, peran bakteri baik dalam usus perlu dimaksimalkan. Dari beberapa penelitian ditemukan bakteri asam laktat yang baik dan berguna bagi kesehatan. Bakteri itu dinamakan Lactobacillus casei. Ada beberapa manfaat bakteri ini bagi tubuh yaitu, bakteri ini mampu memproduksi asam laktat yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dan menurunkan bakteri jahat, mencegah gangguan pencernaan terutama konstipasi dan diare serta mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh. Komposisi bakteri baik di perut yang ideal tak hanya melindungi tubuh dari diare dan sembelit, tetapi juga meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol, dan mencegah kanker.

Lactobacillus casei adalah bakteri Gram-positif, anaerob, tidak memiliki alat gerak, tidak menghasilkan spora, berbentuk batang dan menjadi salah satu bakteri yang berperan penting. Lactobacillus adalah bakteri yang bisa memecah protein, karbohidrat, dan lemak dalam makanan, dan menolong penyerapan elemen penting dan nutrisi seperti mineral, asam amino, dan vitamin yang dibutuhkan manusia dan hewan untuk bertahan hidup (Damika, 2006).

 

 

 

 

 

 

http://www.ayunbadan.blogspot.com/

Lactobacillus casei adalah genus bakteri gram-positif, anaerobik fakultatif atau mikroaerofilik. Genus bakteri ini membentuk sebagian besar dari kelompok bakteri asam laktat, dinamakan demikian karena kebanyakan anggotanya dapat merubah laktosa dan gula lainnya menjadi asam laktat. Kebanyakan dari bakteri ini umum dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Dalam manusia, bakteri ini dapat ditemukan di dalam vagina dan sistem pencernaan, dimana mereka bersimbiosis dan merupakan sebagian kecil dari flora usus. Banyak spesies dari Lactobacillus memiliki kemampuan membusukkan materi tanaman yang sangat baik. Produksi asam laktatnya membuat lingkungannya bersifat asam dan mengganggu pertumbuhan beberapa bakteri merugikan. Beberapa anggota genus ini telah memiliki genom sendiri.

Bakteri ini berukuran 0,7 – 1,1 x 2,0 – 4,0 µm dan merupakan bakteri yang penting dalam pembentukan asam laktat. Seperti bakteri asam laktat lain, Lactobacillus casei toleran terhadap asam, tidak bisa mensintesis perfirin, dan melakukan fermentasi dengan asam laktat sebagai metabolit akhir yang utama. Bakteri ini membentuk gerombolan dan merupakan bagian dari spesies heterofermentatif fakultatif, dimana bakteri ini memproduksi asam laktat dari gula heksosa dengan jalur Emblen-Meyerlhof dan dari pentose dengan jalur 6-fosfoglukonat, fosfoketolase. pertumbuhan Lactobacillus casei pada suhu 15oC, dan membutuhkan riboflavin, asam folat, kalsium pantotenat, dan faktor pertumbuhan lain.

Lactobacillus casei adalah spesies yang mudah beradaptasi, dan bisa diisolasi dari produk ternak segar dan fermentasi, produk pangan segar dan fermentasi. Dari segi industrial, Lactobacillus casei mempunyai peran dalam probiotik manusia, kultur starter pemroduksi asam untuk fermentasi susu, dan kultur khas untuk intensifikasi dan akselerasi perkembangan rasa dalam varietas keju yang dibubuhi bakteri.

Lactobacillus casei diduga dapat mengontrol organisme yang dapat menimbulkan efek toksik di dalam saluran pencernaan manusia, diantaranya yaitu Escherichia coli. Lactobacillus casei adalah suatu jasad renik jenis temporer penghasil asam laktat, Lactobacillus casei dapat ditemukan di mulut dan di usus manusia. Selain itu bakteri Lactobacillus casei dapat menghalangi pertumbuhan H. pylori, dan membantu microflora di usus besar.

Menurut Margawani (1995) bakteri Lactobacillus casei Shirota strain adalah galur unggul yang mudah dan cocok untuk dikembangbiakkan dalam minuman dasar susu. Selain bakteri ini mampu bertahan dari pengaruh asam lambung, juga mampu bertahan dalam cairan empedu sehingga mampu bertahan hidup hingga usus halus. Peranan lain terhadap kesehatan manusia adalah untuk memperbaiki penyerapan kalsium pada usus, melancarkan buang air besar, penyerapan bahan karsinogenik, membunuh bakteri patogen dan bersifat anti tumor. Dijelaskan pula oleh Hull et. al. (1992) bahwa bersama dengan Bifidobacterium sp, dapat memberi efek menguntungkan pada induk semang dengan meningkatkan keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan.

Kecepatan pertumbuhan bakteri Lactobacillus casei Shirota strain berkisar 50 Dornic atau 0,5% asam laktat setelah 48 jam. Lactobacillus casei Shirota strain berbentuk batang tunggal dan termasuk golongan bakteri heterofermentatif, fakultatif, mesofilik, dan berukuran lebih kecil dari pada Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophillus, dan Lactobacillus helveticus. Lactobacillus casei Shirota strain akan merubah ribosa menjadi asam laktat dan asam asetat, perubahan ribosa diinduksi oleh faseketolase.

Probiotik akan membantu menjaga kesehatan usus yang lebih baik. Dengan probiotik pula, jumlah bakteri baik di dalam usus akan meningkat, sementara jumlah bakteri merugikan akan ditekan. Bakteri bisa masuk ke dalam tubuh melalui berbagai jalan, misalnya melalui makanan yang kita asup sehari-hari. Bakteri sendiri sebetulnya merupakan organisme bersel satu yang sangat kecil dan hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop. Seperti juga makhluk hidup lain, bakteri membutuhkan makanan, air, dan suhu yang sesuai untuk hidup dan berkembang biak. Terkadang, mereka hidup damai dengan sesamanya, tetapi terkadang juga berperang untuk memperebutkan makanan dan tempat hidup.
“Tempat yang paling nyaman buat bakteri adalah di dalam usus,”

Bakteri-bakteri ini hidup di membran mukosa, sebuah lapisan selembut beludru yang menempel di dinding usus. Setiap makanan yang dikonsumsi manusia akan dicerna mulai dari lambung dengan bantuan asam lambung lalu diserap ke usus halus dan usus besar. Di usus besar makanan akan diserap dan sisa ampas akan dibuang sebagai tinja. Dalam usus besar, bakteri ‘baik’ seperti Bifidobacteria dan Lactobacillius akan menghambat perkembangan bakteri merugikan seperti Staphylococcus dan beberapa bakteri E. coli.

Bakteri-bakteri tersebut terbagi ke dalam 3 kategori, yaitu kategori bakteri merugikan, bakteri oportunis, dan bakteri baik. Bifidobacteria adalah salah satu contoh bakteri baik di dalam usus. Mereka berperan membentuk ketahanan usus terhadap kolonisasi bakteri patogen/merugikan. Bakteri baik yang lain, adalah L.casei. Contoh bakteri merugikan antara lain Helicobacter pylori, yang sangat tahan terhadap asam. Bakteri ini banyak ditemukan hidup dalam lambung orang dewasa dan kini diketahui sebagai salah satu penyebab tukak lambung. Sementara bakteri oportunis cenderung mengikuti ke mana “arah” angin berhembus. Bila jumlah bakteri baik lebih banyak, ia akan ikut menjadi baik, sementara bila bakteri merugikan lebih banyak, ia pun akan berubah menjadi merugikan.

Perubahan keseimbangan antara bakteri ‘baik’ dan merugikan dalam tubuh akan menimbulkan gangguan kesehatan, seperti kembung, diare, konstipasi, dan lainnya. Penyebabnya, jumlah bakteri merugikan lebih banyak daripada bakteri baik di dalam usus, yang salah satunya bisa disebabkan oleh asupan yang tak terjaga higienitasnya sehingga tercemar bakteri.

Saluran cerna sangat penting sekali bagi kesehatan tubuh manusia. fungsi utama saluran cerna adalah mencerna dan mengabsorbsi nutrisi agar kebutuhan tubuh dapat terpenuhi sehingga pada saluran serna sehat mukosa usus mampu mengabsorbsi mikronutrien dan menolak toksin dan patogen. oleh karena itu, diperlukan dominasi bakteri baik di dalam usus dibandingkan dengan bakteri jahat. Bakteri tidak selalu merugikan dan menyebabkan penyakit, sebab ada bakteri baik yang justru dapat membantu manusia melawan penyakit, itulah yang dinamakan probiotik.

Probiotik berasal dari kata probios yang berarti kehidupan adalah pangan yang mengandung mikroorganisme hidup yang secara aktif  meningkatkan kesehatan dengan cara memperbaiki keseimbangan flora usus jika dikonsumsi dalam keadaan hidup dalam jumlah yang memadai. Menurut Fuller, probiotik adalah suplemen makanan berupa mikroba hidup yang dapat menguntungkan inangnya dan meningkatkan keseimbangan mikroba usus. Mikroba itu harus hidup pada saat dikonsumsi dan sampai ke usus halus. Mikroba yang baik untuk pencernaan manusia salah satunya adalah Lactobacillus casei.

Bakteri Lactobacillus casei yang terdapat atau digunakan dalam mengahasilkan produk probiotik “ Yakult” terbukti ampuh mengurangi terjadinya diare akut pada anak-anak kecil dan perbedaannya signifikan secara statistik. Dalam penelitian probiotik, yang mengacu pada mikro-organisme hidup yang memberi keuntungan pada tuan rumah (orang, dll) dengan memperbaiki keseimbangan flora usus. Strain probiotik adalah Lactobacillus casei strain Shirota (YIT9029), yang, di samping aksi regulasi usus, telah dibuktikan yang memiliki aksi immunoregulatory seperti membantu menekan kambuhnya kanker kandung kemih dangkal dan mengurangi gejala alergi.

Anak-anak berumur 5 tahun dan kurang yang meninggal setiap tahun di seluruh dunia berjumlah 8,80 juta, dan negara yang memiliki kematian terbanyak adalah India (kira-kira 1,83 juta anak per tahun). Penyakit diare dilaporkan menjadi penyebab 13 persen kematian pada anak-anak berumur 5 tahun dan kurang di India (Black RE et al, Lancet. 2010. 375: 1969-1987).

Uji coba terkontrol acak di lapangan yang hasilnya sama-sama tidak diketahui baik peneliti maupun yang diteliti (double-blind) dan melibatkan 3.585 anak berumur antara 1 dan 5 tahun dilakukan di Kolkata, India. Anak-anak yang berpartisipasi diberi produk “ Yakult “ atau minuman plasebo setiap hari selama 12 pekan guna mengamati terjadinya diare akut dan mikroba patogen dalam kotoran.

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa proporsi anak-anak yang menderita diare jauh lebih rendah pada kelompok produk “Yakult” (608 dari 1.802) dibandingkan dengan kelompok plasebo (674 dari 1.783). Selain itu, kejadian diare lebih rendah pada kelompok Yakult (0,88/anak/tahun) dibandingkan dengan kelompok plasebo (1,029/anak/tahun) dan perbedaannya signifikan secara statistik (p kurang dari 0,01).

Analisis bakteri patogen, virus, dan parasit pada anak-anak penderita diare menghasilkan tingkat deteksi yang lebih rendah Aeromonas spp dan Cryptosporidium spp pada kelompok produk “ Yakult “ dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Minuman plasebo tidak mengandung Lactobacillus casei strain Shirota. Rasa dan warna baik minuman plasebo maupun produk “ Yakult “ sama. Dengan membandingkan efek asupan masing-masing minuman, kemanjuran dari Yakult bisa diukur secara ilmiah.

PUSTAKA:

Anonimous 2010.(online). http://astanabagus.blogspot.com/2010/12/semua-bermula-dari-kesehatan-usus.html Diakses 28 Desember 2010

Anonious. 2008.(online).http://www.susukolostrum.com/berita-kesehatan/berita-kesehatan/membangun-benteng-kuat-di-perut.html Diakses 28 Desember 2010

Anonimous. 2010.(online).http://miracle.fullboards.com/gaya-hidup-f7/prebiotik-untuk-pencernaan-t228.htm Diakses 28 Desember 2010

Anonimous.2008.(online).http://shafamedica.wordpress.com/2008/02/01/menjaga-kesehatan-pencernaan-anda/ Diakses 28 Desember 2010

Anonimous. 2009.(online).http://apwardhanu.wordpress.com/2009/07/01/probiotik/ Diakses 28 Desember 2010

Anonimous.2010.(online).http://www.fk.unair.ac.id/scientific-papers.html Diakses 28 Desember 2010

Anonimous.2010.(online).http://iheartfoods.wordpress.com/2010/06/23/lactobacillus-casei/ Diakses 28 Desember 2010

Anonimous.2010.(online)http://id.wikipedia.org/wiki/Lactobacillus Diakses 28 Desember 2010

Anonimous.2010.(online).http://digilib.uns.ac.id/abstrak_12751_pengaruh-lactobacillus-casei-dalam-minuman-susu-fermentasi-terhadap-pertumbuhan-escherichia-coli-invitro.html Diakses 28 Desember 2010

Anonimous. 2010.(online).http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/science/ Diakses 28 Desember 2010

 

 

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 58 other followers

%d bloggers like this: